Menu

Mode Gelap
GEGER! PGRI Murka Seragam Batik ‘Kusuma Bangsa’ Dipalsukan, Guru Wajib Tahu Ciri Aslinya! Bukan Hanya Sekolah! Kemendikdasmen Bongkar 4 Lingkungan Kunci Cegah Ekstremisme Anak, Orang Tua Wajib Paham! Menjelajah Cita Rasa Premium: American Lobster Eksklusif di Kurnia Seafood Surabaya Ketika Arus Perubahan Menderu: Generasi Indonesia Bertutur Mencari Kompas di Tengah Tantangan Teknologi, Korupsi, dan Jati Diri Ketika Harapan Berbentur Kenyataan Pahit: Jejak Pencurian Motor di Klinik Probolinggo yang Terekam CCTV SLB Muhammadiyah Padangan Tanamkan Nilai Peduli Sosial Lewat Aksi Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores

Pendidikan

Surabaya Urban Farming 2026: Komitmen DKPP Gerakkan 1.361 RW Wujudkan Ketahanan Pangan

badge-check


					Surabaya Urban Farming 2026: Komitmen DKPP Gerakkan 1.361 RW Wujudkan Ketahanan Pangan Perbesar

KlikMojok – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya secara resmi meluncurkan program Surabaya Urban Farming 2026 pada Jumat, 4 September 2026. Acara yang diselenggarakan di Graha Sawunggaling, Gedung Pemerintah Kota Surabaya, ini bertujuan untuk menggerakkan 1.361 Rukun Warga (RW) dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Peluncuran kompetisi akbar ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah langkah strategis DKPP untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam menjawab tantangan ketahanan pangan global. Program ini menekankan pemanfaatan lahan terbatas di wilayah perkotaan melalui konsep “tanam yang kita makan, makan yang kita tanam”.

Acara peluncuran dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Kota Surabaya, Anna Fajriatin, AP., M.Si., MM., yang hadir mewakili Wali Kota, didampingi oleh Kepala DKPP Kota Surabaya, Nanik Sukristina, S.KM., M.Kes. DKPP Kota Surabaya menegaskan komitmennya untuk mengintegrasikan kompetisi pertanian perkotaan ini dengan program Kampung Pancasila, di mana seluruh 1.361 RW kategori pemula di Surabaya diwajibkan berpartisipasi aktif.

Proyeksi utama dari program ini adalah menjadikan setiap wilayah sebagai lumbung pangan mandiri yang berkontribusi dalam menekan laju inflasi daerah. Komoditas yang menjadi fokus utama dalam gerakan ini adalah cabai dan bawang merah.

“Bismillah…,” ucap Anna Fajriatin saat meresmikan kompetisi tersebut, menandaskan bahwa kompetisi ini menjadi ruang inovasi pangan lokal “dari kita, oleh kita, dan untuk kita”.

Sesi pembekalan teknis turut memeriahkan acara, di mana Dinas secara simbolis menyerahkan sarana dan prasarana pertanian kepada perwakilan warga. Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Bulak, Charozim Ali Mohammad, mendampingi perwakilan RW 02 Sukolilo Baru saat menerima paket stimulan. Paket tersebut berisi tanaman cabai muda dalam pot, benih varietas rawit unggul, serta paket obat pembasmi hama.

Bagi warga RW 02 Sukolilo Baru, yang mayoritas menggantungkan hidup sebagai nelayan tradisional, program urban farming ini hadir sebagai solusi penguat ekonomi keluarga, terutama saat musim angin kencang yang mengharuskan mereka libur melaut.

Dalam peluncuran ini, kader pertanian juga mendapatkan bimbingan riset praktis dari tim ahli Petrokimia Gresik. Dukungan penyediaan benih berkualitas juga datang dari PT East West Seed Indonesia (Ewindo), yang turut hadir dalam acara tersebut. Para kader dibekali pengetahuan tentang pengelolaan benih hingga teknik pemotongan cabang atau pemiwilan untuk memaksimalkan hasil panen.

Melalui peluncuran Surabaya Urban Farming 2026, DKPP Kota Surabaya secara resmi menggerakkan sebuah kompetisi yang lebih dari sekadar perlombaan. Ini adalah gerakan untuk menyalakan semangat kemandirian di setiap sudut kampung, mengajak warga untuk aktif berkontribusi dalam menanam dan merawat tanaman di lingkungan masing-masing demi masa depan pangan yang lebih cerah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketika Arus Perubahan Menderu: Generasi Indonesia Bertutur Mencari Kompas di Tengah Tantangan Teknologi, Korupsi, dan Jati Diri

5 September 2026 - 15:18 WIB

Ketika Harapan Berbentur Kenyataan Pahit: Jejak Pencurian Motor di Klinik Probolinggo yang Terekam CCTV

5 September 2026 - 15:17 WIB

SLB Muhammadiyah Padangan Tanamkan Nilai Peduli Sosial Lewat Aksi Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores

5 September 2026 - 15:16 WIB

Di Bawah Terik Ngawi: Edukasi dan Pengawasan Hutan, Kunci Mencegah Karhutla di Musim Kemarau

5 September 2026 - 12:39 WIB

Mengukir Jejak Baru: ORADO Bojonegoro dan Mimpi Besar Atlet Domino Lokal

5 September 2026 - 12:38 WIB

Trending di Pendidikan