Menu

Mode Gelap
GEGER! PGRI Murka Seragam Batik ‘Kusuma Bangsa’ Dipalsukan, Guru Wajib Tahu Ciri Aslinya! Bukan Hanya Sekolah! Kemendikdasmen Bongkar 4 Lingkungan Kunci Cegah Ekstremisme Anak, Orang Tua Wajib Paham! Menjelajah Cita Rasa Premium: American Lobster Eksklusif di Kurnia Seafood Surabaya Ketika Arus Perubahan Menderu: Generasi Indonesia Bertutur Mencari Kompas di Tengah Tantangan Teknologi, Korupsi, dan Jati Diri Ketika Harapan Berbentur Kenyataan Pahit: Jejak Pencurian Motor di Klinik Probolinggo yang Terekam CCTV SLB Muhammadiyah Padangan Tanamkan Nilai Peduli Sosial Lewat Aksi Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores

Pendidikan

SLB Muhammadiyah Padangan Tanamkan Nilai Peduli Sosial Lewat Aksi Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores

badge-check


					SLB Muhammadiyah Padangan Tanamkan Nilai Peduli Sosial Lewat Aksi Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores Perbesar

KlikMojok – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh keluarga besar Sekolah Luar Biasa (SLB) Muhammadiyah Padangan, yang berlokasi di Bojonegoro. Melalui sebuah gerakan donasi kemanusiaan, sekolah ini berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp1,250 juta yang ditujukan untuk membantu warga terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyaluran donasi ini dilakukan melalui Lazismu Bojonegoro, dengan penyerahan secara simbolis di SLB Muhammadiyah Padangan pada Rabu, 22 Februari 2026.

Gerakan penggalangan dana ini merupakan bagian integral dari upaya sekolah untuk menumbuhkan dan memperkuat nilai kepedulian sosial, sekaligus membangun budaya berbagi di kalangan seluruh warga sekolah. Kepala SLB Muhammadiyah Padangan, Kamisah, S.Pd., menjelaskan bahwa penggalangan donasi ini melibatkan seluruh keluarga besar sekolah sebagai manifestasi kepedulian terhadap sesama yang sedang menghadapi musibah.

“SLB Muhammadiyah Padangan mengajak seluruh keluarga besar sekolah untuk bersama-sama berbagi melalui donasi kemanusiaan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan di Nusa Tenggara Timur. Setiap bantuan, sekecil apa pun, memiliki arti besar bagi mereka,” ujar Kamisah. Ia menekankan bahwa besaran nominal donasi bukanlah ukuran utama kepedulian, melainkan ketulusan untuk membantu dan kehadiran bagi sesama yang sedang membutuhkan.

“Karena kepedulian bukan tentang seberapa banyak yang kita berikan, tetapi tentang ketulusan untuk membantu dan hadir bagi sesama. Sedikit dari kita, sangat berarti bagi mereka. Mari tumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi,” lanjutnya. Semangat ini, menurut Kamisah, adalah bagian dari karakter yang terus dikembangkan di lingkungan SLB Muhammadiyah Padangan. Pendidikan di sekolah ini tidak hanya fokus pada kemampuan akademik dan kemandirian siswa, tetapi juga sangat menekankan pembentukan pribadi yang memiliki empati, kepedulian, dan kepekaan terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Lazismu Bojonegoro, Sartono, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada keluarga besar SLB Muhammadiyah Padangan atas kepedulian yang telah ditunjukkan. “Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar SLB Muhammadiyah Padangan yang memiliki kepedulian tinggi kepada saudara-saudara kita yang tertimpa bencana di NTT. Semoga semangat kepedulian ini menjadi pilar penguat pendidikan sosial,” ungkap Sartono.

Sartono menambahkan bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan seperti SLB Muhammadiyah Padangan dan Lazismu merupakan langkah yang sangat positif dalam upaya membangun ekosistem kepedulian yang lebih luas. Donasi yang berhasil dikumpulkan dari lingkungan sekolah tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi para penerima bantuan, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi yang berharga bagi siswa, mengajarkan nilai-nilai penting seperti berbagi, solidaritas, dan kemanusiaan.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh SLB Muhammadiyah Padangan ini membuktikan bahwa gerakan kepedulian dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Kebaikan, sekecil apa pun, akan memiliki makna yang besar ketika didasari oleh keikhlasan dan dilakukan secara bersama-sama. Dari Padangan, Bojonegoro, kepedulian dikirimkan untuk saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur, memberikan pesan bahwa mereka yang sedang menghadapi musibah tidaklah sendirian.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketika Arus Perubahan Menderu: Generasi Indonesia Bertutur Mencari Kompas di Tengah Tantangan Teknologi, Korupsi, dan Jati Diri

5 September 2026 - 15:18 WIB

Ketika Harapan Berbentur Kenyataan Pahit: Jejak Pencurian Motor di Klinik Probolinggo yang Terekam CCTV

5 September 2026 - 15:17 WIB

Surabaya Urban Farming 2026: Komitmen DKPP Gerakkan 1.361 RW Wujudkan Ketahanan Pangan

5 September 2026 - 15:16 WIB

Di Bawah Terik Ngawi: Edukasi dan Pengawasan Hutan, Kunci Mencegah Karhutla di Musim Kemarau

5 September 2026 - 12:39 WIB

Mengukir Jejak Baru: ORADO Bojonegoro dan Mimpi Besar Atlet Domino Lokal

5 September 2026 - 12:38 WIB

Trending di Pendidikan