Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

SLB Muhammadiyah Padangan Tanamkan Nilai Peduli Sosial Lewat Aksi Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores

badge-check

SLB Muhammadiyah Padangan Tanamkan Nilai Peduli Sosial Lewat Aksi Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores Perbesar

KlikMojok – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh keluarga besar Sekolah Luar Biasa (SLB) Muhammadiyah Padangan, yang berlokasi di Bojonegoro. Melalui sebuah gerakan donasi kemanusiaan, sekolah ini berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp1,250 juta yang ditujukan untuk membantu warga terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyaluran donasi ini dilakukan melalui Lazismu Bojonegoro, dengan penyerahan secara simbolis di SLB Muhammadiyah Padangan pada Rabu, 22 Februari 2026.

Gerakan penggalangan dana ini merupakan bagian integral dari upaya sekolah untuk menumbuhkan dan memperkuat nilai kepedulian sosial, sekaligus membangun budaya berbagi di kalangan seluruh warga sekolah. Kepala SLB Muhammadiyah Padangan, Kamisah, S.Pd., menjelaskan bahwa penggalangan donasi ini melibatkan seluruh keluarga besar sekolah sebagai manifestasi kepedulian terhadap sesama yang sedang menghadapi musibah.

“SLB Muhammadiyah Padangan mengajak seluruh keluarga besar sekolah untuk bersama-sama berbagi melalui donasi kemanusiaan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan di Nusa Tenggara Timur. Setiap bantuan, sekecil apa pun, memiliki arti besar bagi mereka,” ujar Kamisah. Ia menekankan bahwa besaran nominal donasi bukanlah ukuran utama kepedulian, melainkan ketulusan untuk membantu dan kehadiran bagi sesama yang sedang membutuhkan.

“Karena kepedulian bukan tentang seberapa banyak yang kita berikan, tetapi tentang ketulusan untuk membantu dan hadir bagi sesama. Sedikit dari kita, sangat berarti bagi mereka. Mari tumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi,” lanjutnya. Semangat ini, menurut Kamisah, adalah bagian dari karakter yang terus dikembangkan di lingkungan SLB Muhammadiyah Padangan. Pendidikan di sekolah ini tidak hanya fokus pada kemampuan akademik dan kemandirian siswa, tetapi juga sangat menekankan pembentukan pribadi yang memiliki empati, kepedulian, dan kepekaan terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Lazismu Bojonegoro, Sartono, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada keluarga besar SLB Muhammadiyah Padangan atas kepedulian yang telah ditunjukkan. “Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar SLB Muhammadiyah Padangan yang memiliki kepedulian tinggi kepada saudara-saudara kita yang tertimpa bencana di NTT. Semoga semangat kepedulian ini menjadi pilar penguat pendidikan sosial,” ungkap Sartono.

Sartono menambahkan bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan seperti SLB Muhammadiyah Padangan dan Lazismu merupakan langkah yang sangat positif dalam upaya membangun ekosistem kepedulian yang lebih luas. Donasi yang berhasil dikumpulkan dari lingkungan sekolah tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi para penerima bantuan, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi yang berharga bagi siswa, mengajarkan nilai-nilai penting seperti berbagi, solidaritas, dan kemanusiaan.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh SLB Muhammadiyah Padangan ini membuktikan bahwa gerakan kepedulian dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Kebaikan, sekecil apa pun, akan memiliki makna yang besar ketika didasari oleh keikhlasan dan dilakukan secara bersama-sama. Dari Padangan, Bojonegoro, kepedulian dikirimkan untuk saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur, memberikan pesan bahwa mereka yang sedang menghadapi musibah tidaklah sendirian.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bupati Bojonegoro Apresiasi Lazismu Salurkan Air Atasi Kekeringan

3 Nov 2026 - 21:07 WIB

Bupati Bojonegoro Apresiasi Lazismu Salurkan Air Atasi Kekeringan

Skandal Penyadapan Ilegal: Tiga Jenderal Polri Jadi Tersangka, Termasuk Dugaan Terhadap Presiden

3 Nov 2026 - 21:05 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal: Tiga Jenderal Polri Jadi Tersangka, Termasuk Dugaan Terhadap Presiden

Di Balik Kabut Jobolarangan: Pelajaran Kemanusiaan dari Evakuasi Wanita Tanpa Identitas di Magetan

3 Nov 2026 - 18:46 WIB

Di Balik Kabut Jobolarangan: Pelajaran Kemanusiaan dari Evakuasi Wanita Tanpa Identitas di Magetan

Nusantara di Layar Dunia: Merajut Kisah Leluhur dengan Teknologi AI dari Singhasari

3 Nov 2026 - 18:44 WIB

Nusantara di Layar Dunia: Merajut Kisah Leluhur dengan Teknologi AI dari Singhasari

Revolusi Senyap di Tambak Kerapu: Ketika IoT dan AI Merawat Harapan Baru Petambak Lamongan

3 Nov 2026 - 15:18 WIB

Revolusi Senyap di Tambak Kerapu: Ketika IoT dan AI Merawat Harapan Baru Petambak Lamongan
Trending di Pendidikan