KlikMojok – Seorang sekretaris desa (sekdes) berinisial T di Kabupaten Probolinggo digerebek di sebuah hotel kawasan Kademangan saat bersama seorang wanita yang diduga kuat merupakan istri sah warga. Peristiwa ini menggemparkan warga setempat setelah video penggerebekannya viral di media sosial.
Oknum sekdes yang diidentifikasi berinisial T tersebut ditemukan berada di dalam satu kamar hotel yang terletak di kawasan Kademangan. Ia bersama seorang wanita yang kemudian diketahui sebagai istri sah dari seorang warga. Hingga kini, waktu pasti terjadinya penggerebekan tersebut belum dapat dipastikan secara detail.

Video yang merekam momen penggerebekan ini diunggah oleh akun TikTok @Jos dan segera menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet. Dalam kurun waktu singkat, tayangan video tersebut telah menembus angka lebih dari 100 ribu kali tontonan. Ribuan komentar dari netizen juga membanjiri unggahan tersebut.
Aksi penggerebekan ini bermula dari kecurigaan yang dirasakan oleh keluarga pihak wanita. Mereka kemudian memutuskan untuk memantau dan mengikuti pergerakan oknum sekdes dan wanita tersebut. Pemantauan ini berlanjut hingga keduanya tiba di hotel yang menjadi lokasi penggerebekan.
Suami sah dari wanita tersebut, ditemani oleh sejumlah kerabatnya, dan didampingi petugas keamanan, kemudian mendatangi kamar hotel yang menjadi tujuan. Ketika pintu kamar dibuka, oknum sekdes dan wanita itu ditemukan berada di dalam kamar yang sama. Momen inilah yang memicu terjadinya aksi penggerebekan.
Video penggerebekan yang telah viral tersebut sontak memicu beragam reaksi pedas di berbagai platform media sosial. Beberapa komentar dari netizen yang menonjol dan banyak mendapat perhatian antara lain:
Akun @mama nya azka menulis, “Ini mah pak carik desa ku, sih ceweknya ibu teman ku, gak nyangka.”
Sementara itu, pengguna akun @Cpl berkomentar singkat, “Pejabat desa ae koyok ngene.”
Akun @Eka Oyi’ juga menyoroti fenomena ini dengan mengatakan, “Hmmmm…. lagi-lagi kok perselingkuhan para perangkat desa… ASN… kok gak malu dg jabatannya… & seragam coklatnya… berpangkat kok berzina…”
Menanggapi kasus ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, menjelaskan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi terkait peristiwa tersebut.
“Saya belum tahu dan masih belum ada laporan,” ujar Ugas pada Minggu (23/8). Ia menambahkan, “Ya kita tunggu laporan dari kades dan camatnya. Dari laporan itu akan kita dalami sesuai aturan yang berlaku. Perangkat desa kewenangannya ada di Kadesnya, yang mengangkat dan yang memberhentikan, tetapi rekomendasi tetap dari Camatnya.”
Sementara itu, Camat Sumberasih, saat dihubungi melalui aplikasi pesan WhatsApp, juga mengaku belum mendapatkan informasi yang valid mengenai kejadian ini. “Mohon waktu, saya belum dapat info yang valid, karena baru keluar dari rumah sakit,” katanya singkat.









