KlikMojok – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik berhasil mengevakuasi seekor ular piton sepanjang 3,5 meter yang bersembunyi di gorong-gorong depan sebuah taman kanak-kanak (TK) di Jalan KH. Kholil, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, pada Minggu (23/8/2026). Keberadaan ular ini sempat menggegerkan lingkungan sekitar sekolah.
Reptil berukuran besar itu pertama kali ditemukan oleh seorang guru yang melintas di area tersebut. Guru yang panik melihat ular di dalam gorong-gorong segera menghubungi layanan darurat 112 untuk meminta bantuan.

Laporan tersebut langsung diteruskan kepada petugas piket Pos Kota Damkar Gresik. Tim penyelamat (rescue) segera merespons dengan bergerak menuju lokasi penemuan ular, lengkap dengan membawa perlengkapan keselamatan dan alat khusus penangkap ular.
Setibanya di lokasi kejadian, personel Damkar Gresik terlebih dahulu melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi sekitar guna memastikan proses evakuasi dapat berjalan aman. Untuk membuka akses ke persembunyian ular, petugas terpaksa membongkar penutup gorong-gorong yang telah dicor menggunakan linggis.
“Ularnya bersembunyi di gorong-gorong sempat menyulitkan anggota kami saat hendak dievakuasi,” ungkap Rizal Sulistyo Nugroho, salah satu petugas Damkar Gresik, pada Minggu (23/8/2026).
Rizal menambahkan, setelah penutup gorong-gorong berhasil dibongkar, petugas menemukan ular piton tersebut berada di dalamnya. Dengan menggunakan alat penjepit khusus ular, personel Damkar dengan hati-hati berhasil menarik reptil tersebut keluar dari persembunyiannya.
Ular piton yang diperkirakan memiliki panjang 3,5 meter itu akhirnya berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa atau luka. Setelah berhasil ditangkap, ular tersebut dimasukkan ke dalam karung untuk dievakuasi dan diamankan jauh dari area sekolah.
Seluruh proses penanganan dan evakuasi berlangsung hingga kondisi di sekitar lokasi dinyatakan benar-benar aman. Setelah mengumpulkan keterangan dari pihak pelapor, petugas kemudian merapikan kembali semua perlengkapan yang telah digunakan selama proses evakuasi.
Setelah seluruh rangkaian penanganan ular selesai, personel Damkar Gresik meninggalkan lokasi kejadian dan kembali ke pos kota mereka.









