KlikMojok – Antonius Jimmy, seorang pelatih judo yang terdaftar di KONI Surabaya dan Jawa Timur, meninggal dunia pada Minggu (23/8/2026) di kawasan wisata Bukit Kingkong, Bromo, Pasuruan. Insiden tragis ini terjadi saat almarhum sedang menjalankan profesinya sebagai pengemudi taksi online, diduga akibat riwayat penyakit jantung yang dideritanya.
Kejadian mendadak ini menimbulkan keterkejutan di kalangan pengemudi lain serta para wisatawan yang sedang berada di destinasi populer tersebut. Korban, yang kala itu tengah bertugas sebagai pengemudi taksi online, tiba-tiba mengalami kondisi darurat kesehatan hingga mengembuskan napas terakhirnya.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, mengonfirmasi bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung. “Korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan sudah terpasang sebanyak 9 ring di tubuhnya. Jenazah korban saat ini telah dievakuasi ke Puskesmas Tutur dan pihak keluarga dilaporkan sudah tiba di lokasi,” kata Iptu Joko Suseno.
Petugas gabungan bersama warga sekitar segera bergerak cepat untuk mengevakuasi jenazah Antonius Jimmy dari area Bukit Kingkong menuju fasilitas kesehatan terdekat. Proses pengurusan jenazah kemudian dilakukan di Puskesmas Tutur, Kabupaten Pasuruan, sambil menunggu pendataan lebih lanjut dari pihak kepolisian.
Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan keluarga almarhum. Keluarga langsung menuju Puskesmas Tutur setelah menerima kabar duka tersebut untuk memastikan identitas serta riwayat medis korban yang menjadi pemicu insiden nahas itu.
Iptu Joko Suseno kembali menjelaskan identitas almarhum. “Almarhum Antonius Jimmy merupakan pelatih judo terdaftar di KONI Surabaya maupun Jatim yang saat kejadian sedang mengantar penumpang Grab ke kawasan Bromo. Petugas di lapangan telah menangani evakuasi bersama pihak medis Puskesmas Tutur,” terangnya.
Berita duka ini dengan cepat tersebar luas di kalangan insan olahraga, khususnya komunitas judo, serta komunitas pengemudi di Jawa Timur. Sejumlah rekan sejawat dan pengurus cabang olahraga judo turut mencari informasi untuk menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.
Jajaran Polres Pasuruan memastikan bahwa seluruh proses penanganan jenazah dan penyerahan kepada pihak keluarga berjalan lancar tanpa hambatan. Selanjutnya, jenazah Antonius Jimmy diserahkan kepada keluarga untuk dipulangkan ke rumah duka.









