Menu

Mode Gelap
Jejak Kebaikan DHIBRA Shiddiqiyyah: 22 Tahun Santuni Anak Yatim, Lampaui Batas Jombang Api Merajalela di Pamekasan: 109 Kebakaran Mengintai, Agustus Jadi Momok Terbesar Lebih dari Sekadar Piala: Santri LPA Al-Muttaqin Raih Juara 3 FASI HUT RI ke-81 IONATION 2026: Ruang Aman dan Me-Time Ibu Muda, Jennifer Bachdim & Amanda Manopo Berbagi Pengalaman Deru Angin dan Atap yang Terlepas: Situbondo dalam Pelukan Cuaca Ekstrem Ketika Palang Pintu Bercerita: KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Kereta Api di Blitar-Talun

Berita Terkini

Bansos: Mensos Minta Program Pemberdayaan Keluarga Penerima Disiapkan!

badge-check


					Bansos: Mensos Minta Program Pemberdayaan Keluarga Penerima Disiapkan! Perbesar

KlikMojok.com – Solo – Akhirnya terungkap! Pada Minggu, 23 Maret 2025 nanti, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, akan hadir bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Keduanya bakal nge-gas di acara dialog bareng keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) di Masjid Jami Baiturrahman, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jawa Tengah. Agendanya bukan cuma kumpul biasa, lho. Gus Ipul ini mau ngajak ratusan KPM buat bareng-bareng suksesin program pemerintah demi mengentaskan warga miskin dan miskin ekstrem. Seru, kan?

“Dengan bertemu mereka, kami jadi lebih tahu profilnya sekaligus ingin memotivasi agar mereka semangat, agar mereka bisa naik kelas,” ujar Gus Ipul saat ditemui awak media. Nggak cuma wacana, lho. Beliau ingin KPM bisa beranjak dari ketergantungan jadi mandiri. Tapi tenang, ada perlakuan khusus juga buat yang memang butuh dukungan lebih.

Gus Ipul menjelaskan, lansia atau penyandang disabilitas itu tetap bakal terus diberi dukungan penuh dalam perlindungan dan jaminan sosial. Nah, kalau KPM usia produktif, beda cerita. Mereka ini justru didorong keras biar mau ikutan program pemberdayaan, misalnya dalam pengembangan usaha. “Atau misalnya mereka usia produktif ingin bekerja ya kita carikan, atau Pak Wali Kota Solo, Respari Ardi, nanti yang membawa ke perusahaan-perusahaan di sekitar sini (Solo),” jelasnya, memberikan sinyal kolaborasi apik.

Tak hanya itu, Gus Ipul juga mewanti-wanti para KPM agar bansos yang diterima itu dimanfaatkan sesuai peruntukan, yaitu buat memenuhi kebutuhan dasar keluarga. Bayangin aja, dalam satu tahun, Kementerian Sosial menggelontorkan dana fantastis sebesar Rp 153,337 miliar untuk 42.561 KPM di Kota Solo! Harapannya jelas, pemanfaatan bansos yang tepat sasaran ini bisa mendongkrak kesejahteraan masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun sosial. “Jadi ekonominya bisa meningkatkan, tapi juga guyub rukun, semangat kebersamaannya tinggi, dan yang terakhir semakin dekat ke Gusti Allah,” imbuhnya, bikin adem hati.

Mendengar arahan langsung dari Mensos, Wali Kota Solo, Respari Ardi, langsung menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti. Pemerintah Kota Solo nggak pake lama, bakal segera memetakan ulang data KPM yang sudah masuk usia produktif. “Segera kita rapatkan dengan para pendamping. Keluarga yang anaknya masih sekolah, kita bantu pendidikan. Yang sudah usia produktif, kita carikan kerja atau pelatihan,” katanya, menunjukkan komitmen konkret.

Nggak cuma itu, Pemkot Solo juga lagi ngebut mengintensifkan program pemberdayaan ekonomi demi mempercepat proses kemandirian para KPM. Jadi, impian ‘naik kelas’ itu bukan cuma jadi jargon belaka, tapi beneran diwujudkan bareng-bareng. Gas terus, biar KPM Solo makin mantap!

Ringkasan

Menteri Sosial Saifullah Yusuf akan berdialog dengan keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) di Solo pada 23 Maret 2025. Agenda utama adalah memotivasi KPM agar mandiri dan berpartisipasi dalam program pemberdayaan, terutama bagi KPM usia produktif yang akan difasilitasi untuk bekerja atau mengikuti pelatihan.

Mensos menekankan pentingnya pemanfaatan bansos untuk kebutuhan dasar keluarga. Pemerintah Kota Solo akan memetakan ulang data KPM usia produktif dan mengintensifkan program pemberdayaan ekonomi untuk mempercepat kemandirian mereka, dengan fokus pada pendidikan anak dan pencarian kerja atau pelatihan bagi KPM usia produktif.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agustus 2026 - 10:54 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

23 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU

23 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Sekdes di Probolinggo Digerebek di Hotel Bersama Istri Warga, Pemkab Tunggu Laporan Resmi

23 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Trending di Berita Terkini