KlikMojok – Bagi para siswa SMA, menentukan jurusan pendidikan yang tepat merupakan sebuah tantangan besar. Keputusan ini tidak hanya mempertimbangkan minat pribadi, tetapi juga menuntut pemahaman mendalam tentang kemampuan dan potensi diri guna menghindari kesalahan dalam memilih jalur studi. Menjawab kebutuhan krusial ini, Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo kini hadir dengan layanan inovatif bernama Bascamp Juara. Program ini dirancang secara terpadu, mengintegrasikan pemeriksaan kesehatan menyeluruh, tes inteligensi (IQ), serta pemetaan bakat dan minat pelajar dalam satu paket layanan komprehensif.
Layanan Bascamp Juara ini merupakan salah satu program unggulan yang dikembangkan oleh RSI Siti Hajar. Tujuannya adalah untuk memberikan dukungan optimal kepada anak-anak dan remaja, khususnya para pelajar yang sedang mempersiapkan diri untuk menentukan jurusan pendidikan lanjutan atau mengikuti seleksi masuk sekolah kedinasan. Direktur Utama Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo, dr. Iqbal Faizin, menjelaskan bahwa Bascamp Juara mengombinasikan keahlian dari tiga bidang spesialisasi utama: dokter spesialis anak, dokter spesialis kesehatan jiwa atau psikiater, serta psikolog.
Integrasi keahlian multidisiplin ini memastikan bahwa pemeriksaan yang dilakukan tidak hanya terfokus pada aspek kemampuan intelektual semata, melainkan juga mempertimbangkan kondisi kesehatan fisik dan aspek psikologis anak secara menyeluruh. “Anak-anak dan remaja tidak hanya membutuhkan perhatian terhadap kesehatan fisik, tetapi juga aspek psikologis dan kesehatan mental. Melalui integrasi dokter spesialis anak, psikiater, dan psikolog, kami ingin membantu masyarakat memperoleh layanan yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang mereka,” tegas dr. Iqbal pada Minggu (18/10).
Dr. Iqbal menambahkan bahwa layanan Bascamp Juara sebelumnya telah mendapatkan respons yang sangat positif dari kalangan pelajar, terutama siswa SMA yang sedang berencana menentukan jurusan pendidikan mereka. Selain itu, program ini juga banyak dimanfaatkan oleh mereka yang tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti berbagai seleksi sekolah kedinasan. Dalam pelaksanaan program ini, setiap siswa akan menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan, tes IQ, serta penilaian mendalam terkait bakat dan minat. Hasil dari penilaian ini diharapkan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan penting bagi siswa untuk lebih mengenali potensi diri dan membuat pilihan pendidikan yang paling sesuai dengan profil mereka.
Selain layanan Bascamp Juara, RSI Siti Hajar juga menyediakan layanan ‘growing up’ yang dirancang khusus untuk memantau dan mendukung tumbuh kembang anak secara berkelanjutan. Kedua layanan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam memenuhi kebutuhan kesehatan anak dan remaja secara lebih holistik dan menyeluruh. Dr. Iqbal juga mengungkapkan bahwa RSI Siti Hajar terus berupaya mengembangkan layanan kesehatan umum dan spesialistiknya. Saat ini, rumah sakit tersebut didukung oleh sekitar 73 dokter spesialis yang siap melayani beragam kebutuhan kesehatan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, dr. Iqbal Faizin juga menegaskan keterbukaan RSI Siti Hajar untuk menjalin komunikasi dan kolaborasi yang erat dengan insan pers. Kolaborasi ini dianggap vital, terutama dalam upaya menyampaikan informasi akurat mengenai layanan kesehatan kepada masyarakat luas. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sidoarjo, Mustain, turut menyampaikan pandangannya bahwa sinergi antara rumah sakit dan media memegang peran krusial dalam menyebarluaskan informasi kesehatan yang benar dan bersifat edukatif. Menurut Mustain, media dapat berfungsi sebagai jembatan efektif bagi masyarakat untuk mengenal berbagai layanan kesehatan yang tersedia, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.
Senada dengan Mustain, Ketua Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas), M. Taufik, juga berharap agar komunikasi yang baik antara RSI Siti Hajar dan insan pers dapat terus terjalin secara terbuka dan berkelanjutan. Dengan akses informasi yang memadai dan transparan, media diharapkan mampu mengemban tugasnya untuk menyebarkan informasi mengenai berbagai program dan layanan kesehatan yang ditawarkan oleh rumah sakit kepada masyarakat secara lebih luas dan merata.












