Menu

Mode Gelap
Dorong Transformasi Digital, Bank Jatim Sidoarjo Sukseskan Gebyar UMKM 2026 dengan Inovasi Transaksi QRIS Bupati Sidoarjo Desak Penataan Tiang Provider di Proyek Jalan Tambak Cemandi Kemarahan Juru Parkir Surabaya: Tuntutan 70 Persen Hasil Parkir dan Sistem Non-Tunai yang Menyesakkan Harmoni di Balik Antrean: Spirit Berbagi dan Doa Arwah di Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung Lebih dari Sekadar Bantuan, SD Mugres Tanamkan Empati Lewat Doa dan Galang Dana Gempa Flores Siswa Kelas 1 SD Muhida Antusias Praktik Profesi dan Asah Kemandirian di KidZania Surabaya

Pendidikan

Lebih dari Sekadar Bantuan, SD Mugres Tanamkan Empati Lewat Doa dan Galang Dana Gempa Flores

badge-check


					Lebih dari Sekadar Bantuan, SD Mugres Tanamkan Empati Lewat Doa dan Galang Dana Gempa Flores Perbesar

KlikMojok – Keluarga besar SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus A baru-baru ini menggelar aksi kemanusiaan berupa doa bersama dan penggalangan dana untuk membantu korban gempa bumi yang melanda Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan yang menunjukkan kepedulian mendalam ini berhasil mengumpulkan total dana sebesar Rp13.214.000,00.

Inisiatif mulia ini diambil oleh seluruh elemen di SD Mugres Kampus A sebagai bentuk nyata kepedulian mereka terhadap saudara-saudara sebangsa yang sedang menghadapi musibah. Aksi ini menjadi jembatan bagi para siswa, guru, dan karyawan untuk menyalurkan empati dan dukungan.

Bertempat di AR Fachruddin Square SD Mugres Kampus A, seluruh murid, guru, dan karyawan bergotong royong berkumpul. Mereka bersama-sama mengikuti sesi doa bersama yang dilanjutkan dengan proses penggalangan dana bagi masyarakat yang terdampak bencana alam tersebut.

Acara diawali dengan sesi doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Andi Rahmat Hidayat, S.Pd., salah satu guru di SD Mugres. Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti area, di mana seluruh peserta, mulai dari murid hingga guru dan karyawan, menundukkan kepala mereka.

Dengan ketulusan hati yang mendalam, mereka memanjatkan doa. Harapannya adalah agar para korban gempa di Flores senantiasa mendapatkan perlindungan dari Tuhan, diberikan keselamatan, kekuatan, kesehatan, serta ketabahan yang luar biasa dalam menghadapi cobaan berat ini.

Setiap untaian doa yang dilantunkan terasa seperti manifestasi kasih sayang dan kepedulian yang tulus dari lubuk hati seluruh komunitas sekolah. Ini adalah dukungan moral bagi saudara-saudara mereka yang sedang berjuang melewati masa-masa sulit akibat bencana.

Momen khidmat ini juga berfungsi sebagai pengingat penting bahwa wujud kepedulian tidak selalu harus berupa tindakan yang besar atau masif. Sebaliknya, kepedulian sejati dapat bersemi dari sebuah doa yang tulus, harapan yang dipanjatkan dengan sungguh-sungguh, dan hati yang murni tergerak untuk berbagi sesama.

Setelah sesi doa bersama selesai, suasana berubah menjadi lebih hangat dan penuh kebersamaan. Guru, karyawan, dan seluruh murid SD Mugres secara bergantian maju untuk memberikan sumbangan. Dengan hati yang tulus dan ikhlas, mereka memasukkan sejumlah uang ke dalam kotak kardus yang telah disediakan.

Dari aksi penggalangan dana yang penuh semangat ini, keluarga besar SD Mugres sukses mengumpulkan total dana sebesar Rp13.214.000,00. Seluruh hasil donasi tersebut rencananya akan disalurkan kepada para korban gempa di Flores melalui lembaga amil zakat terpercaya, Lazismu.

Setiap donasi yang diberikan, tak peduli seberapa kecil nominalnya, merupakan cerminan kasih sayang dan perhatian mendalam bagi saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah. Di balik setiap sumbangan sederhana itu, tersimpan doa, harapan, dan keinginan tulus untuk meringankan beban penderitaan para korban.

Seringkali, kepedulian sejati justru lahir dari tindakan-tindakan yang sederhana. Dalam balutan kebersamaan keluarga besar SD Mugres ini, doa tulus dan uluran tangan dari setiap murid, guru, serta karyawan menjadi manifestasi konkret dari kasih sayang mereka kepada sesama yang sedang berjuang akibat gempa bumi.

Lebih dari sekadar menggalang bantuan materi, kegiatan ini juga memberikan pengalaman pembelajaran yang sangat bermakna bagi seluruh peserta didik. Murid-murid diajarkan dan memahami bahwa ketika ada orang lain yang mengalami kesulitan, mereka memiliki kemampuan untuk hadir dan membantu sesuai dengan kapasitas yang mereka miliki.

Ini meliputi memanjatkan doa, menyisihkan sebagian rezeki yang dimiliki, serta membagikan kepedulian dengan hati yang tulus dan ikhlas.

Salah seorang murid SD Mugres dari kelas 1, Abrizam Mauludin A., tidak dapat menyembunyikan rasa senangnya karena berkesempatan ikut berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan ini.

“Saya senang bisa ikut membantu, meskipun sumbangan saya tidak banyak. Saya berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi korban gempa dan membuat mereka lebih kuat,” ujar Izam, sapaan akrab Abrizam.

Selain itu, bagi para murid, kegiatan ini memiliki makna yang lebih dalam. Bukan hanya sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menjadi sarana untuk belajar merasakan dan memahami perasaan orang lain yang sedang tertimpa musibah.

Para guru dan karyawan turut mendampingi proses ini, memberikan teladan nyata bahwa kebaikan akan terasa jauh lebih bermakna dan kuat apabila dilakukan secara bersama-sama.

Dengan demikian, dari lingkungan sekolah, anak-anak memperoleh pelajaran berharga bahwa esensi menjadi pribadi yang peduli adalah kemauan untuk berbagi, mendoakan, dan senantiasa hadir bagi sesama yang membutuhkan.

Syahriyani, S.Pd., selaku Kepala Urusan Kehidupan Islami SD Mugres, menegaskan bahwa kegiatan semacam ini merupakan bagian fundamental dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian dan kemanusiaan kepada seluruh warga sekolah.

“Kami ingin mengajarkan kepada seluruh murid bahwa ketika ada saudara kita yang sedang mengalami musibah, kita tidak hanya mendoakan, tetapi juga berusaha membantu sesuai dengan kemampuan kita. Semoga dari kegiatan sederhana ini tumbuh rasa empati, kepedulian, dan semangat berbagi dalam diri anak-anak,” ungkap Syahriyani.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemarahan Juru Parkir Surabaya: Tuntutan 70 Persen Hasil Parkir dan Sistem Non-Tunai yang Menyesakkan

31 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Harmoni di Balik Antrean: Spirit Berbagi dan Doa Arwah di Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung

31 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Siswa Kelas 1 SD Muhida Antusias Praktik Profesi dan Asah Kemandirian di KidZania Surabaya

31 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Simpul Janji di Tambakberas: Kehadiran Prabowo dan Kartu Seumur Hidup di Muktamar NU ke-35

31 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Penghormatan Terakhir Kokam Cerme: Mengawal Pemakaman Ketua PCM Menganti Ustaz Nur Syamsi

31 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Trending di Pendidikan