Menu

Mode Gelap
Simpul Janji di Tambakberas: Kehadiran Prabowo dan Kartu Seumur Hidup di Muktamar NU ke-35 Penghormatan Terakhir Kokam Cerme: Mengawal Pemakaman Ketua PCM Menganti Ustaz Nur Syamsi Siswa Kelas 6 SD Mugres Latih Jiwa Wirausaha di Zona Bisnis, Produk Ludes dalam Hitungan Menit Kafe Bromo Sheraton Surabaya: Angkat “Soul of East Java” Lewat 55 Menu Khas Lokal Senja di Bengawan Solo: Misteri Kematian Pria Gresik yang Terapung Sendirian Ketika Hutan Pacitan Menyimpan Bara: Edukasi dan Ancaman Pidana di Balik Kemarau Panjang

Pendidikan

Penghormatan Terakhir Kokam Cerme: Mengawal Pemakaman Ketua PCM Menganti Ustaz Nur Syamsi

badge-check


					Penghormatan Terakhir Kokam Cerme: Mengawal Pemakaman Ketua PCM Menganti Ustaz Nur Syamsi Perbesar

KlikMojok – Pada Ahad malam, 30 Agustus 2026, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Markas Cabang Cerme menunjukkan dedikasinya dengan mengawal prosesi pemakaman Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Menganti Gresik, Ustaz Nur Syamsi.

Ribuan pelayat turut hadir memberikan penghormatan terakhir. Mereka berasal dari berbagai kalangan, meliputi masyarakat umum, tokoh agama, hingga para kader persyarikatan Muhammadiyah.

Seluruh personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Markas Cabang Cerme terlibat aktif dalam mengawal seluruh prosesi hingga selesai pemakaman. Muhammad Syaifullah, yang akrab disapa Kang Ipul, selaku Komandan Kokam Cabang Cerme, memimpin langsung jalannya pengamanan dan pengawalan ini.

Sebelum rombongan iring-iringan jenazah bergerak menuju lokasi peristirahatan terakhir, Kang Ipul terlebih dahulu memimpin sebuah apel singkat. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan pengarahan kepada para personel, mengingatkan mereka akan makna mendalam dari kematian dan urgensi keikhlasan dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Malam ini kita melangkahkan kaki untuk mengusung keranda seorang panutan. Namun suatu hari nanti, giliran kita yang akan ditandu menuju tanah yang sama,” tutur Kang Ipul, menyampaikan pesan reflektif kepada anggotanya.

Menurutnya, peristiwa kematian merupakan sebuah pengingat esensial bagi setiap insan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh personel untuk menjalankan tugas pengawalan ini dengan niat yang tulus ikhlas, menjadikannya sebagai bagian dari amal kebaikan.

Setelah prosesi pemakaman selesai, Kang Ipul menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya Ustaz Nur Syamsi. Ia mengenang almarhum sebagai pribadi yang sangat rendah hati dan tak henti-hentinya aktif dalam menyebarkan syiar ajaran Islam.

“Ustaz Nur Syamsi adalah figur yang amat tawadu, rendah hati, serta tiada henti memancarkan semangat dalam mensyiarkan ajaran Islam,” ujarnya, menggambarkan sosok almarhum.

Kang Ipul sendiri memiliki hubungan kedekatan pribadi dengan almarhum Ustaz Nur Syamsi. Keduanya diketahui pernah bersama-sama mengabdi sebagai tenaga pengajar di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Cerme.

“Beliau bukan sekadar pimpinan, tetapi guru dan pembimbing hidup saya,” ungkap Kang Ipul penuh haru.

Kehadiran pasukan Kokam Cerme dalam jumlah personel yang signifikan menuai apresiasi tinggi dari jajaran Kokam Gresik. Riyo, selaku Komandan Kokam Markas Cabang Menganti, secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Kang Ipul dan seluruh personelnya atas dedikasi mereka.

“Saya menaruh rasa bangga dan apresiasi yang sangat besar kepada Kang Ipul. Beliau berhasil mengonsolidasikan pasukan Kokam Cerme dalam jumlah yang banyak,” kata Riyo, memuji kepemimpinan Kang Ipul.

Ia menambahkan bahwa pasukan Kokam Cerme telah menjalankan tugas pengawalan dengan sangat tertib dan penuh penghormatan hingga prosesi pemakaman selesai.

Di sisi lain, Muhammad Na’im, Kepala Staf Operasional (KSO) Kokam Markas Daerah Kabupaten Gresik, turut memberikan penilaian positif. Menurutnya, gaya kepemimpinan yang ditunjukkan oleh Kang Ipul sangat layak dijadikan teladan bagi kader-kader lainnya.

“Kang Ipul adalah tipe pemimpin yang betul-betul berjiwa sosial dan memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi,” ungkap Na’im.

Na’im juga mengapresiasi kemampuan Kang Ipul dalam menggerakkan personelnya secara efektif, khususnya ketika persyarikatan Muhammadiyah membutuhkan dukungan dan bantuan.

“Ini contoh konkret kepemimpinan yang patut diteladani oleh komandan-komandan cabang lainnya,” tegas Na’im, menekankan pentingnya kepemimpinan seperti itu.

Kepergian Ustaz Nur Syamsi memang meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan dan seluruh warga Muhammadiyah. Meski demikian, keteladanan yang ditunjukkan almarhum semasa hidupnya akan terus dikenang oleh setiap individu yang pernah berinteraksi dengannya.

Aksi pengawalan yang dilakukan oleh Kokam Cerme ini juga merupakan wujud penghormatan terakhir yang tulus kepada almarhum. Para kader menjalankan tugas mulia ini sebagai bentuk nyata kepedulian serta pelayanan kemanusiaan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Simpul Janji di Tambakberas: Kehadiran Prabowo dan Kartu Seumur Hidup di Muktamar NU ke-35

31 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Siswa Kelas 6 SD Mugres Latih Jiwa Wirausaha di Zona Bisnis, Produk Ludes dalam Hitungan Menit

31 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Senja di Bengawan Solo: Misteri Kematian Pria Gresik yang Terapung Sendirian

31 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Ketika Hutan Pacitan Menyimpan Bara: Edukasi dan Ancaman Pidana di Balik Kemarau Panjang

31 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Perubahan Mekanisme Pemilihan PBNU: Gus Kikin Terpilih Ketua Umum di Muktamar ke-35 NU

31 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Trending di Pendidikan