KlikMojok – Proyek betonisasi Jalan Tambak Cemandi-Tambakoso di Kecamatan Sedati, Sidoarjo, kini tengah berjalan. Namun, perhatian Bupati Sidoarjo, Subandi, tertuju pada deretan tiang provider yang berdiri bergerombol di sepanjang area proyek tersebut. Ia secara tegas meminta agar tiang-tiang yang dinilai tidak berizin dan merusak keindahan kawasan segera ditata ulang.
Subandi bahkan menginstruksikan agar jumlah tiang provider yang berdempetan, terkadang mencapai empat hingga lima tiang, dikurangi. Menurutnya, idealnya hanya disisakan dua tiang untuk menjaga tata lingkungan dan estetika kawasan. “Tiang yang banyak ya sudah. Kalau ada tiang empat atau lima, sisakan dua saja,” ujar Subandi pada Senin (31/8).

Ia menilai penumpukan tiang provider tanpa izin ini tidak hanya mengganggu kerapian lingkungan, tetapi juga berdampak buruk pada tata kota secara keseluruhan. “Ini kan enggak ada izin. Kalau seperti ini kan mengganggu lingkungan. Tata kotanya kurang bagus, tata tempatnya juga kurang bagus,” keluhnya.
Oleh karena itu, Bupati Subandi menginstruksikan kepada konsultan proyek untuk segera berkoordinasi dengan pihak penyedia layanan provider. Tujuannya adalah untuk melakukan penataan ulang tiang-tiang tersebut. Ia melihat momentum proyek betonisasi ini sebagai kesempatan emas untuk sekaligus merapikan infrastruktur provider yang ada di sepanjang ruas jalan tersebut. “Biarkan waktu betonisasi, tiang-tiang ini sekalian kita rapikan,” tuturnya.
Subandi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tidak ingin keberadaan tiang provider menghalangi upaya penataan kawasan yang sedang digalakkan. Jika pihak provider tidak kooperatif dan menolak melakukan penataan, ia tidak segan memerintahkan pemotongan tiang yang dianggap mengganggu. “Kalau enggak mau, suruh potong enggak apa-apa. Saya tanggung jawab sebagai pimpinan daerah. Karena saya butuh kerapian,” tegasnya.
Ia berharap konsultan proyek dapat segera menyampaikan pesan kepada para pemilik provider mengenai komitmen Pemkab Sidoarjo dalam melakukan pembenahan kawasan bersamaan dengan pembangunan infrastruktur jalan. “Harapan kita betonisasi ini betul-betul bagus, kelihatan bagus, penataan bagus, masyarakat bisa menikmati,” harapnya.
Sementara itu, proyek betonisasi yang meliputi ruas Jalan Tambak Cemandi-Tambakoso memiliki panjang sekitar 1,4 kilometer dengan lebar enam meter. Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp 10,96 miliar. Saat ini, progres pekerjaan telah memasuki tahap pengerjaan u-ditch. Guna mempercepat penyelesaian proyek, pihak kontraktor telah menambah dua unit ekskavator, menyusul ditemukannya deviasi pekerjaan sekitar empat persen sebelumnya. Ruas jalan ini merupakan salah satu akses vital bagi mobilitas masyarakat di wilayah pesisir Kecamatan Sedati, menghubungkan beberapa desa penting seperti Segorotambak, Banjar Kemuning, Gisik Cemandi, hingga Tambak Cemandi.













