Menu

Mode Gelap
Jejak Berdarah di Saluran Air: Mengurai Misteri Limbah Medis Surabaya yang Menjerat Nama Dokter Dari Biji Mentah ke Cangkir Juara: Menggebrak Pasar Kopi Bondowoso dengan Hilirisasi Inovatif Jejaring Lazismu: Medan Belajar Inovasi Program Unggulan dari Sidoarjo Cak Kin, Tukang Cukur Jember: Sedekah Lewat Gunting, Didukung Lazismu HEBOH! Danantara Protes Keras Soal Target Setoran Rp120 Triliun ke Negara, Klaim Tak Tahu Apa-Apa? Debat Panas Guru PJOK vs Camat Gara-gara Dompet Hilang di Malaka, Rekaman Viral!

Pendidikan

Cak Kin, Tukang Cukur Jember: Sedekah Lewat Gunting, Didukung Lazismu

badge-check


					Cak Kin, Tukang Cukur Jember: Sedekah Lewat Gunting, Didukung Lazismu Perbesar

KlikMojok – Di kota Jember, Jawa Timur, seorang tukang cukur sederhana bernama Solikin, atau akrab disapa Cak Kin, telah mengubah profesinya menjadi sarana untuk mencari nafkah sekaligus berbagi kebaikan. Sejak lama, Cak Kin rutin bersedekah kepada mahasiswa dan warga sekitar yang kesulitan ekonomi, seringkali dengan menawarkan jasa cukur gratis atau mempersilakan pelanggannya membayar seikhlasnya.

Pria bernama lengkap Solikin ini mengelola usaha pangkas rambutnya dari sebuah rumah sederhana yang berlokasi di Jl. Mastrip 4, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Jember.

Dari lokasi usahanya yang sederhana tersebut, Cak Kin tidak hanya berfokus pada penghasilan. Ia juga konsisten melakukan aksi sedekah, terutama menargetkan mahasiswa dan warga sekitar yang menghadapi kesulitan ekonomi. Apabila ada pelanggan yang ingin mencukur rambut namun terkendala biaya, ia sering mengucapkan kalimat yang menenangkan, “Bayar seikhlasnya saja, Mas.”

Bahkan, tidak jarang ia memberikan layanan cukur secara gratis. Baginya, tindakan membantu sesama tidak perlu menunggu hingga seseorang menjadi kaya raya, memiliki bisnis besar, atau mencapai kemapanan hidup.

Oleh karena itu, dengan peralatan cukur yang ia miliki, Cak Kin tetap memilih untuk menyisihkan rezekinya dan berbagi kepada sesama.

Semangat berbagi yang ditunjukkan oleh Cak Kin ini menarik perhatian Lazismu Jember, yang kemudian berinisiatif untuk mendukung dan memperkuat usahanya, sekaligus menciptakan peluang keberlanjutan dari aksi sosialnya.

Pada hari Rabu, 2 September 2026, Arief Nur Hartanto selaku Manajer Divisi Program Lazismu Jember secara langsung menyerahkan bantuan pentasyarufan kepada tukang cukur inspiratif ini.

Bantuan yang diberikan meliputi satu paket lengkap alat cukur. Paket tersebut berisi berbagai perlengkapan esensial seperti kain kap atau apron, clipper, gunting sasak, semprotan air, serta beberapa peralatan cukur lainnya yang menunjang pekerjaannya.

Meskipun tampak sederhana, bagi Cak Kin, perlengkapan ini sangat berarti karena menjadi tambahan modal yang signifikan untuk kelancaran operasional usahanya setiap hari.

Lazismu Jember menaruh harapan besar agar bantuan alat cukur ini tidak hanya meningkatkan semangat Cak Kin dalam mengembangkan usahanya, tetapi juga secara substansial memperkuat ikhtiar ekonominya ke depan.

Namun, inisiatif Lazismu Jember tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan berupa alat-alat usaha semata.

Lembaga filantropi tersebut juga mengundang Cak Kin untuk berpartisipasi dalam program cukur gratis yang secara rutin diselenggarakan oleh Lazismu. Tujuannya adalah agar keahliannya dapat memberikan dampak dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Kisah inspiratif Cak Kin ini menegaskan bahwa sedekah tidak selalu harus dalam bentuk materi atau uang. Seseorang dapat pula berbagi kebaikan melalui keahlian dan profesi yang dimilikinya, seperti halnya keahlian mencukur rambut.

Dengan menawarkan opsi pembayaran seikhlasnya kepada warga yang sedang mengalami kesulitan, Cak Kin sejatinya sedang membuka kesempatan bagi mereka untuk tetap memperoleh layanan esensial yang mereka butuhkan.

Meskipun nilai rupiahnya mungkin tidak terlalu besar, bagi individu yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, bantuan dan kemudahan seperti itu memiliki makna yang sangat mendalam.

Oleh karena itu, bantuan alat cukur yang disalurkan oleh Lazismu Jember bukan hanya sekadar paket berisi clipper, gunting sasak, kain kap, atau semprotan air.

Lebih jauh, bantuan tersebut merupakan sebuah upaya konkret untuk memastikan keberlangsungan usaha Cak Kin. Pada saat bersamaan, dukungan ini juga berfungsi untuk memperkuat semangat berbagi yang telah lama ia praktikkan.

Upaya kolaboratif ini selaras dengan salah satu pilar utama program Ekonomi Lazismu Jember, yaitu pemberdayaan mustahik. Program ini tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan penerima manfaat saat ini.

Sebaliknya, pemberdayaan ini juga bertujuan untuk mendorong para penerima manfaat agar memiliki kekuatan dan kemandirian untuk terus berkembang dan bergerak maju.

Cak Kin memang bukanlah seorang pengusaha dengan skala besar, dan tempat cukurnya pun jauh dari kesan barbershop mewah.

Namun, dari kesederhanaan tempat usahanya itu, terlahir sebuah pelajaran hidup yang sangat berharga.

Pelajaran itu adalah bahwa kebaikan tidak selalu berasal dari mereka yang memiliki kelebihan harta. Seringkali, kebaikan justru muncul dari individu yang sedang berjuang dalam hidupnya, namun tetap memilih untuk berbagi dengan sesama.

Kini, dari satu kursi cukur yang sederhana, gelombang kebaikan yang ditebarkan oleh Cak Kin memiliki potensi untuk menjangkau lebih banyak orang.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jejak Berdarah di Saluran Air: Mengurai Misteri Limbah Medis Surabaya yang Menjerat Nama Dokter

5 September 2026 - 09:46 WIB

Dari Biji Mentah ke Cangkir Juara: Menggebrak Pasar Kopi Bondowoso dengan Hilirisasi Inovatif

5 September 2026 - 09:45 WIB

Jejaring Lazismu: Medan Belajar Inovasi Program Unggulan dari Sidoarjo

5 September 2026 - 09:44 WIB

Kobaran Merah di Driyorejo: Enam Jam Penuh Peluh Memadamkan Kebakaran PT Wings Surya

5 September 2026 - 07:10 WIB

Vocatama Perkuat Pendidikan Vokasi: Dua Kepala Sekolah Baru Bawa Visi Peningkatan Kualitas dan Karakter

5 September 2026 - 07:09 WIB

Trending di Pendidikan