Menu

Mode Gelap
HEBOH! Danantara Protes Keras Soal Target Setoran Rp120 Triliun ke Negara, Klaim Tak Tahu Apa-Apa? Debat Panas Guru PJOK vs Camat Gara-gara Dompet Hilang di Malaka, Rekaman Viral! Kobaran Merah di Driyorejo: Enam Jam Penuh Peluh Memadamkan Kebakaran PT Wings Surya Vocatama Perkuat Pendidikan Vokasi: Dua Kepala Sekolah Baru Bawa Visi Peningkatan Kualitas dan Karakter Bukan Sekadar Angka! Karakter Pemuda Jadi Sorotan Utama Penentu Kualitas Pembangunan Nasional Indonesia Bocah MTsN 5 Kebumen Sabet Emas POPDA Jateng 2026, Kepala Madrasah Bangga: Bukti Potensi Luar Biasa!

Pendidikan

Kobaran Merah di Driyorejo: Enam Jam Penuh Peluh Memadamkan Kebakaran PT Wings Surya

badge-check


					Kobaran Merah di Driyorejo: Enam Jam Penuh Peluh Memadamkan Kebakaran PT Wings Surya Perbesar

KlikMojok – Langit Gresik di atas Driyorejo pada suatu sore yang nahas, 4 September lalu, diwarnai kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi, mengabarkan sebuah tragedi yang nyaris tak terbayangkan. Bukan sekadar awan mendung, melainkan jelaga dari api yang melahap gudang bahan baku sabun raksasa PT Wings Surya di Jalan Raya Driyorejo KM 22,9, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo. Peristiwa kebakaran PT Wings Surya ini bukan hanya menguji kesigapan petugas, tetapi juga menjadi cermin kompleksitas penanganan darurat di jantung kawasan industri.

Kabar buruk itu pertama kali terendus oleh Agus, seorang petugas Jasa Marga Surabaya-Mojokerto, yang sigap melaporkan pemandangan mengerikan itu melalui Call Center 112. Laporan darurat tersebut dengan cepat diteruskan ke Pos Damkar Driyorejo Gresik. Tak butuh waktu lama, hanya berselang beberapa menit, sirine meraung dan petugas bergerak cepat menuju lokasi, menyadari urgensi situasi.

Setibanya di sana, pemandangan yang menyambut mereka adalah kobaran api yang telah melahap Gudang 2 dan Gudang 3 PT Wings Surya. Kedua gudang ini, sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Security PT Wings Surya, Yoyok, adalah tempat penyimpanan bahan baku krusial untuk pembuatan sabun, termasuk potasium dan sodium bikarbonat. Material-material inilah yang menjadi pemicu api membesar dengan cepat, menciptakan tantangan ganda bagi para pemadam: bukan hanya menjinakkan api, tetapi juga memastikan keamanan di tengah bahan kimia yang berpotensi berbahaya.

Melihat skala bencana, satu per satu armada pemadam dikerahkan. Ini bukan lagi tugas satu unit, melainkan sebuah operasi gabungan besar. Petugas Damkar Kabupaten Gresik dari Pos Driyorejo, Pos Menganti, dan Pos Kota bersinergi dengan Damkar Kota Surabaya Unit Wiyung serta Warugunung. Dukungan tak hanya datang dari instansi pemerintah; pemadam kebakaran dari sejumlah perusahaan, seperti PMK PT KAS Wings, PT Dayasa Aria Prima, Kawasan Industri Warugunung, PT Garuda Food, dan bahkan PMK internal PT Wings Surya sendiri, turut terjun ke medan laga. Sejumlah unit suplai air juga tak henti-hentinya diterjunkan, memastikan pasokan air vital tak terputus selama proses pemadaman yang melelahkan.

Perjuangan itu berlangsung dramatis. Kobaran utama, yang paling mengancam, baru berhasil dipadamkan setelah enam jam penuh sejak petugas pertama kali tiba di lokasi. Namun, pekerjaan belum usai. Mata elang para petugas masih menemukan titik api yang bersembunyi di bagian belakang gudang. Tanpa ragu, pemadaman kembali dilakukan, memastikan tidak ada bara yang bisa kembali menyulut bencana baru. Setelah semua kobaran berhasil dijinakkan, petugas melakukan pembasahan menyeluruh pada bagian-bagian gudang yang terbakar. Ini adalah langkah preventif krusial, untuk mencegah munculnya kembali api dari bara yang masih tersisa, sebuah pelajaran penting dalam manajemen kebakaran.

Tim gabungan, dengan seragam basah dan wajah penuh jelaga, kemudian melakukan persiapan untuk kembali ke pos masing-masing, namun dengan satu pesan jelas: tetap bersiaga. Dalam insiden yang menguras energi dan sumber daya ini, petugas damkar memang menghabiskan waktu sekitar enam jam. Beruntungnya, di tengah kobaran api yang begitu dahsyat, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka. “Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini,” ujar A. Fathoni, petugas Damkar Gresik, pada Sabtu (5/9/2026), menegaskan keberhasilan mitigasi terhadap dampak manusiawi.

Meskipun demikian, kerugian material belum dapat ditaksir karena masih dalam proses penyelidikan. Demikian pula dengan penyebab pasti kebakaran, yang masih menjadi misteri. Pihak PT Wings Surya kini tengah menghimpun data dan keterangan dari para saksi untuk mengungkap sumber awal munculnya api, sebuah proses investigasi yang krusial untuk mencegah insiden serupa di masa depan.

Peristiwa ini bukan sekadar berita kebakaran biasa. Ia menjadi salah satu dari 24 kejadian kebakaran yang tercatat di wilayah Kabupaten Gresik sepanjang September 2026 hingga saat ini. Angka ini adalah pengingat keras akan pentingnya protokol keselamatan industri yang ketat, koordinasi respons darurat yang prima, dan edukasi berkelanjutan bagi semua pihak. Kebakaran di PT Wings Surya ini, dengan segala drama dan pelajaran yang terkandung di dalamnya, adalah sebuah pendidikan mahal tentang kerentanan industri dan ketangguhan manusia dalam menghadapi bencana.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Vocatama Perkuat Pendidikan Vokasi: Dua Kepala Sekolah Baru Bawa Visi Peningkatan Kualitas dan Karakter

5 September 2026 - 07:09 WIB

Jutaan Impian Petugas Haji: Seleksi Ketat PPIH 2027 Demi Ibadah yang Khidmat

5 September 2026 - 06:13 WIB

Ketika Maulid Nabi Menjadi ‘Hari Raya Ketiga’: Merajut Persaudaraan Lewat Gotong Royong di Semerek Lamongan

5 September 2026 - 06:12 WIB

Menguak Misteri Desil: Ketika Peringkat Ekonomi Warga Bergeser Meski Kondisi Tak Berubah

4 September 2026 - 21:53 WIB

Ketika Surat Pengunduran Diri Jadi Belenggu: Kisah Korupsi Bupati Tulungagung Rp3,2 Miliar

4 September 2026 - 21:52 WIB

Trending di Pendidikan