Menu

Mode Gelap
Api yang Melahap Ingatan: Ketika Jantung Administratif Taman Nasional Meru Betiri Terbakar Gema Shalawat dan Riuh Tawa di Ringinputih: Merayakan Maulid Nabi dengan Tradisi ‘Rebutan’ di Ponorogo SD Mudabo Ajarkan Solidaritas, Kumpulkan Rp16,3 Juta untuk Korban Gempa NTT via Lazismu Bojonegoro Jejak Kebaikan DHIBRA Shiddiqiyyah: 22 Tahun Santuni Anak Yatim, Lampaui Batas Jombang Api Merajalela di Pamekasan: 109 Kebakaran Mengintai, Agustus Jadi Momok Terbesar Lebih dari Sekadar Piala: Santri LPA Al-Muttaqin Raih Juara 3 FASI HUT RI ke-81

Pendidikan

Api Melalap Serbuk Kayu di Gresik: Pelajaran Berharga dari Insiden Gudang PT Kaliandra

badge-check


					Api Melalap Serbuk Kayu di Gresik: Pelajaran Berharga dari Insiden Gudang PT Kaliandra Perbesar

KlikMojok – Minggu sore, 30 Agustus 2026, menjadi saksi bisu amukan api di area gudang PT Kaliandra, yang berlokasi di Jalan Raya Kepatihan Industri 1 Nomor 188S, Desa Gempolkurung, Kabupaten Gresik. Material yang menjadi korban pertama si jago merah adalah tumpukan serbuk kayu yang tersimpan di dalam gudang. Kebakaran ini bukan sekadar peristiwa biasa, melainkan sebuah pengingat keras akan pentingnya kewaspadaan dan penerapan standar keselamatan kerja yang ketat di lingkungan industri.

Laporan mengenai insiden ini pertama kali diterima oleh petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 14.30 WIB. Tanpa membuang waktu, dua menit kemudian, personel pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi. Perjalanan menuju titik api memakan waktu, dan mereka baru tiba di lokasi pada pukul 15.10 WIB, siap untuk menghadapi kobaran api yang kian membesar.

Sumber api diduga berasal dari percikan yang dihasilkan oleh aktivitas gerinda yang tengah digunakan oleh salah seorang pekerja di dalam gudang. Percikan api yang terlepas dari alat kerja tersebut, dalam sekejap, diduga mengenai material serbuk kayu yang sangat mudah terbakar. Dalam hitungan menit, api mulai menjalar dan membesar, menciptakan pemandangan yang mengerikan.

Api yang awalnya hanya berkobar di area gudang, tak lama kemudian mulai merembet. Dengan cepat, kobaran api menjalar dari gudang menuju bagian kantor PT Kaliandra. Situasi yang kian genting ini sontak membuat Warno, selaku penanggung jawab di lokasi, segera bertindak. Ia tak ragu untuk menghubungi layanan darurat 112, meminta bantuan pemadam kebakaran untuk segera datang dan mengendalikan situasi.

“Personel kami tiba di lokasi langsung melakukan penanganan untuk mengendalikan kobaran api. Proses pemadaman berlangsung hingga kondisi dinyatakan aman. Penanganan di lokasi kemudian dinyatakan selesai sekitar pukul 20.30 WIB,” ujar petugas Damkar Gresik, Faical Irhansyah. Upaya pemadaman yang dilakukan petugas Damkar Gresik terbilang intensif. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil supply dikerahkan untuk menjinakkan api. Personel yang terlibat berasal dari Pos Menganti dan Pos Kota Gresik, menunjukkan koordinasi antar unit yang baik dalam menghadapi situasi darurat.

Beruntung, dalam peristiwa kebakaran ini, tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan. Para pekerja berhasil dievakuasi dengan selamat. Petugas pemadam kebakaran pun tidak menemukan kendala berarti selama proses pemadaman berlangsung, memungkinkan mereka untuk bekerja dengan fokus dan efisien. Namun, kerugian materiil akibat kebakaran ini masih dalam tahap penyelidikan dan belum dapat dipastikan jumlahnya. Insiden ini menjadi momentum untuk evaluasi mendalam mengenai prosedur keselamatan kerja, terutama terkait penggunaan alat-alat yang berpotensi menimbulkan percikan api di dekat material yang mudah terbakar. Setelah memastikan kondisi di PT Kaliandra aman, petugas pemadam kebakaran segera bergeser menuju titik kejadian berikutnya di kawasan Kepatihan Industri, menunjukkan kesiapsiagaan mereka dalam melayani masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Api yang Melahap Ingatan: Ketika Jantung Administratif Taman Nasional Meru Betiri Terbakar

1 September 2026 - 06:15 WIB

Gema Shalawat dan Riuh Tawa di Ringinputih: Merayakan Maulid Nabi dengan Tradisi ‘Rebutan’ di Ponorogo

1 September 2026 - 06:14 WIB

SD Mudabo Ajarkan Solidaritas, Kumpulkan Rp16,3 Juta untuk Korban Gempa NTT via Lazismu Bojonegoro

1 September 2026 - 06:13 WIB

Jejak Kebaikan DHIBRA Shiddiqiyyah: 22 Tahun Santuni Anak Yatim, Lampaui Batas Jombang

31 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Api Merajalela di Pamekasan: 109 Kebakaran Mengintai, Agustus Jadi Momok Terbesar

31 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Trending di Pendidikan