KlikMojok – Bagi pencinta kuliner malam di Kota Pahlawan, nama Warung Gubeng Pojok sudah lama menjadi rujukan utama. Berdiri sejak tahun 1974, warung legendaris ini berlokasi strategis di pojokan Stasiun Gubeng, kawasan Raya Gubeng, Surabaya, menjadikannya destinasi favorit baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang baru tiba dari perjalanan kereta api.
Warung Gubeng Pojok yang beroperasi hingga dini hari ini telah dikenal luas berkat sajian hidangan khas Jawa Timuran yang otentik dan merakyat. Mulai dari Nasi Rawon berkuah hitam pekat yang gurih, Nasi Campur dengan beragam pilihan lauk pauk, hingga aneka penyetan yang dilengkapi sambal pedas menggigit, semuanya menjadi menu andalan yang paling banyak diburu pelanggan setia.

Keistimewaan Warung Gubeng Pojok juga terletak pada porsinya yang melimpah, namun ditawarkan dengan harga yang sangat ramah di kantong, baik bagi mahasiswa maupun pekerja malam. Rahasia kelezatan ini terletak pada bumbu rempah yang berani dan gurih khas Surabaya, yang tetap dipertahankan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.
Salah satu pelanggan setia, Hartik Suryani, warga Kalibokor, yang sering datang bersama keluarganya, mengungkapkan bahwa warung ini sudah menjadi langganannya. Setiap kali pulang bepergian dari luar kota, ia merasa wajib menikmati menu nasi campur dan krengsengan di sini. Hartik menambahkan, “Disini enak kresengan daging dan nasi campur, apalagi sambel lelenya juga enak dipadu dengan es tomatnya seger banget dan harganya juga sangat terjangkau,” ungkap Hartik, pada Selasa (1/9/2026).
Selain cita rasa makanannya, suasana warung yang merakyat turut mendukung pengalaman bersantap. Atmosfer ini menghadirkan kehangatan tersendiri di tengah riuh pikuk Kota Surabaya pada malam hari, menciptakan momen bersantap yang nyaman dan akrab.
Menu-menu andalan Warung Gubeng Pojok meliputi Nasi Campur, Rawon, Kare, Nasi Pecel, hingga penyetan lele, yang dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari 18 ribu rupiah.
Hal senada juga diutarakan oleh Dewi Karini (45), yang mengaku selalu menyempatkan diri mampir setiap kali pulang dari luar kota atau jika berkunjung ke kota Surabaya. “Setiap balik ke Surabaya malam-malam pakai kereta, pasti langsung mampir ke Gubeng Pojok. Rawon dan sambalnya itu yang bikin kangen,” ujarnya.
Dengan segala keunggulannya, keberadaan Warung Gubeng Pojok tak sekadar memanjakan lidah para penikmat kuliner. Lebih dari itu, warung ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari dinamika dan ikon kuliner malam Surabaya yang tak lekang oleh waktu, terus menyajikan kelezatan otentik bagi setiap pengunjungnya.













