Menu

Mode Gelap
Tingkatkan Transparansi Dana BOS, K3S SD Swasta Sidoarjo Gelar Pelatihan Manajerial Warung Gubeng Pojok: Legenda Kuliner Malam Surabaya dengan Nasi Krengsengan dan Nasi Campur Otentik Potensi Panas Bumi di Balik Gunung Pandan: Ketika Bojonegoro Menanti Kabar Lelang dari Pusat Ketika Angka Kolesterol Berbisik: Lebih dari Sekadar Gorengan, Mengurai Jaring-jaring Risiko Tersembunyi LDKS Vocatama di Pacet: Tempa Disiplin dan Kepemimpinan Siswa Baru Inovasi Pembelajaran Lintas Negara: Guru Indonesia dan Malaysia Bertukar Resep Pendidikan Abad Ke-21 di SMA Muhi

Review

Warung Gubeng Pojok: Legenda Kuliner Malam Surabaya dengan Nasi Krengsengan dan Nasi Campur Otentik

badge-check


					Warung Gubeng Pojok: Legenda Kuliner Malam Surabaya dengan Nasi Krengsengan dan Nasi Campur Otentik Perbesar

KlikMojok – Bagi pencinta kuliner malam di Kota Pahlawan, nama Warung Gubeng Pojok sudah lama menjadi rujukan utama. Berdiri sejak tahun 1974, warung legendaris ini berlokasi strategis di pojokan Stasiun Gubeng, kawasan Raya Gubeng, Surabaya, menjadikannya destinasi favorit baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang baru tiba dari perjalanan kereta api.

Warung Gubeng Pojok yang beroperasi hingga dini hari ini telah dikenal luas berkat sajian hidangan khas Jawa Timuran yang otentik dan merakyat. Mulai dari Nasi Rawon berkuah hitam pekat yang gurih, Nasi Campur dengan beragam pilihan lauk pauk, hingga aneka penyetan yang dilengkapi sambal pedas menggigit, semuanya menjadi menu andalan yang paling banyak diburu pelanggan setia.

Keistimewaan Warung Gubeng Pojok juga terletak pada porsinya yang melimpah, namun ditawarkan dengan harga yang sangat ramah di kantong, baik bagi mahasiswa maupun pekerja malam. Rahasia kelezatan ini terletak pada bumbu rempah yang berani dan gurih khas Surabaya, yang tetap dipertahankan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.

Salah satu pelanggan setia, Hartik Suryani, warga Kalibokor, yang sering datang bersama keluarganya, mengungkapkan bahwa warung ini sudah menjadi langganannya. Setiap kali pulang bepergian dari luar kota, ia merasa wajib menikmati menu nasi campur dan krengsengan di sini. Hartik menambahkan, “Disini enak kresengan daging dan nasi campur, apalagi sambel lelenya juga enak dipadu dengan es tomatnya seger banget dan harganya juga sangat terjangkau,” ungkap Hartik, pada Selasa (1/9/2026).

Selain cita rasa makanannya, suasana warung yang merakyat turut mendukung pengalaman bersantap. Atmosfer ini menghadirkan kehangatan tersendiri di tengah riuh pikuk Kota Surabaya pada malam hari, menciptakan momen bersantap yang nyaman dan akrab.

Menu-menu andalan Warung Gubeng Pojok meliputi Nasi Campur, Rawon, Kare, Nasi Pecel, hingga penyetan lele, yang dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari 18 ribu rupiah.

Hal senada juga diutarakan oleh Dewi Karini (45), yang mengaku selalu menyempatkan diri mampir setiap kali pulang dari luar kota atau jika berkunjung ke kota Surabaya. “Setiap balik ke Surabaya malam-malam pakai kereta, pasti langsung mampir ke Gubeng Pojok. Rawon dan sambalnya itu yang bikin kangen,” ujarnya.

Dengan segala keunggulannya, keberadaan Warung Gubeng Pojok tak sekadar memanjakan lidah para penikmat kuliner. Lebih dari itu, warung ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari dinamika dan ikon kuliner malam Surabaya yang tak lekang oleh waktu, terus menyajikan kelezatan otentik bagi setiap pengunjungnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IONATION 2026: Ruang Aman dan Me-Time Ibu Muda, Jennifer Bachdim & Amanda Manopo Berbagi Pengalaman

31 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Kafe Bromo Sheraton Surabaya: Angkat “Soul of East Java” Lewat 55 Menu Khas Lokal

31 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Maulid Nabi TKIT Salam Viral: Bukan Sekadar Shalawat, tapi Aksi Nyata Berbagi yang Menyentuh Hati!

31 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Ketika Cak Imin Soroti ‘Kemunduran NU Akibat HMI’, Anak-anak Tokoh NU Ini Malah Mantap Ber-HMI!

31 Agustus 2026 - 06:28 WIB

Panggung Merdeka Blitar: Wadah Talenta Lokal Berpadu Dangdut Rock Bergengsi

31 Agustus 2026 - 06:15 WIB

Trending di Review