Menu

Mode Gelap
Kafe Bromo Sheraton Surabaya: Angkat “Soul of East Java” Lewat 55 Menu Khas Lokal Senja di Bengawan Solo: Misteri Kematian Pria Gresik yang Terapung Sendirian Ketika Hutan Pacitan Menyimpan Bara: Edukasi dan Ancaman Pidana di Balik Kemarau Panjang Perubahan Mekanisme Pemilihan PBNU: Gus Kikin Terpilih Ketua Umum di Muktamar ke-35 NU STIT Muhammadiyah Bojonegoro: Dua Prodi Baru Perkuat Visi Kampus Maulid Nabi TKIT Salam Viral: Bukan Sekadar Shalawat, tapi Aksi Nyata Berbagi yang Menyentuh Hati!

Review

Bongkar Arsip Negara! Kemendikdasmen & ANRI Kolaborasi Ubah Dokumen Sejarah Jadi Materi Pelajaran Kekinian

badge-check


					Bongkar Arsip Negara! Kemendikdasmen & ANRI Kolaborasi Ubah Dokumen Sejarah Jadi Materi Pelajaran Kekinian Perbesar

KlikMojok – Arsip negara yang selama ini hanya dianggap tumpukan dokumen administrasi kini berpotensi besar menjadi sumber pengetahuan yang hidup dan menarik bagi siswa di sekolah. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggandeng Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dalam sebuah kolaborasi strategis untuk memanfaatkan arsip statis sebagai materi pembelajaran yang kaya akan sejarah dan konteks.

Kolaborasi monumental ini secara resmi ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta pada Kamis, 27 Agustus 2026. Pada momen yang sama, Kemendikdasmen juga turut menyerahkan sejumlah arsip penting kepada ANRI. Penyerahan ini bertujuan agar arsip-arsip tersebut tidak hanya dilestarikan, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara luas untuk kepentingan pendidikan, pelestarian kebudayaan, penyebaran informasi, serta pendalaman kajian sejarah bangsa.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan betapa krusialnya peran arsip dalam membantu masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memahami secara mendalam perjalanan panjang bangsa Indonesia. “Dokumen yang tersimpan tidak semestinya berhenti sebagai kumpulan berkas, tetapi dapat dihidupkan kembali menjadi sumber pembelajaran,” tegasnya.

Dengan memanfaatkan arsip, peserta didik akan diajak untuk menelisik peristiwa masa lalu melalui dokumen otentik yang memiliki keterkaitan langsung dengan kejadian nyata. Hal ini diharapkan dapat mengubah paradigma pembelajaran sejarah, yang sebelumnya kerap berfokus pada hafalan tanggal, tokoh, atau peristiwa, menjadi sebuah proses pemahaman bukti dan konteks sejarah yang lebih mendalam dan bermakna.

Salah satu arsip bernilai yang diserahkan dalam kesempatan tersebut adalah naskah pidato National Statement Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dalam Sidang Umum UNESCO ke-43. Dokumen ini merupakan rekaman penting pernyataan Indonesia dalam forum internasional dan memiliki kaitan erat dengan perjalanan Bahasa Indonesia di kancah dunia. ANRI mencatat, arsip pidato Abdul Mu’ti pada Sidang Umum UNESCO ke-43 yang dilaksanakan pada 4 November 2025 ini menjadi bagian berharga dari khazanah arsip nasional yang dikelola oleh ANRI, terdiri dari delapan lembar arsip.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kafe Bromo Sheraton Surabaya: Angkat “Soul of East Java” Lewat 55 Menu Khas Lokal

31 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Maulid Nabi TKIT Salam Viral: Bukan Sekadar Shalawat, tapi Aksi Nyata Berbagi yang Menyentuh Hati!

31 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Ketika Cak Imin Soroti ‘Kemunduran NU Akibat HMI’, Anak-anak Tokoh NU Ini Malah Mantap Ber-HMI!

31 Agustus 2026 - 06:28 WIB

Panggung Merdeka Blitar: Wadah Talenta Lokal Berpadu Dangdut Rock Bergengsi

31 Agustus 2026 - 06:15 WIB

Madiun Menari: Transformasi Kota Pendekar Jadi Magnet Budaya, Pukau Wakil Wali Kota Pekalongan

30 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Trending di Review