KlikMojok – Ratusan perusahaan yang beroperasi di kawasan industri SAFE ‘n’ LOCK Sidoarjo kini semakin mudah mengakses layanan perbankan. PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) secara resmi membuka outlet sementara di dekat marketing gallery SAFE ‘n’ LOCK Sidoarjo, kawasan Lingkar Timur, pada Rabu (16/9), bertepatan dengan kegiatan Tenant Gathering bertajuk “Protect Your Business: Know The Rules Stay Compliant”. Kehadiran BRI ini merupakan langkah strategis untuk menggarap potensi bisnis dari lebih dari 500 tenant yang berada di kawasan tersebut, dengan target membidik seluruh tenant untuk menggunakan layanan perbankan mereka.
Tri Kenyo Kusumawati, Area Head PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Sidoarjo, menjelaskan bahwa pembukaan outlet BRI di SAFE ‘n’ LOCK bertujuan untuk memberikan kemudahan transaksi serta solusi pembiayaan yang komprehensif bagi perusahaan-perusahaan di kawasan tersebut. “Tujuan kami memberikan solusi untuk kemudahan-kemudahan transaksi bagi tenant-tenant yang ada di kawasan SAFE ‘n’ LOCK,” ujarnya setelah acara Tenant Gathering yang berfokus pada kepatuhan regulasi bisnis.
Menurut Tri Kenyo, kawasan industri SAFE ‘n’ LOCK memiliki potensi yang sangat besar bagi sektor perbankan. Saat ini, terdapat sekitar 500 tenant yang beragam, mulai dari perusahaan berskala kecil, menengah, hingga perusahaan multinasional. Kondisi ini dinilai membuka peluang besar bagi BRI untuk mengembangkan berbagai jenis transaksi dan menyalurkan kredit guna mendukung pertumbuhan ekonomi di Sidoarjo.
Menargetkan seluruh tenant, Tri Kenyo menegaskan, “Kalau dari sekarang existing dari 500 itu, targetnya kalau bisa 100 persen.” Sejak kehadirannya di kawasan tersebut, BRI telah mencatat sekitar sembilan tenant besar yang mulai melakukan transaksi. Beberapa perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) asal Tiongkok dan Jepang juga disebut telah membuka rekening dan memproses transaksi mereka melalui BRI.
Layanan yang ditawarkan BRI tidak terbatas pada transaksi domestik saja. Bank ini juga membidik kebutuhan ekspor, impor, hingga transaksi valuta asing bagi perusahaan-perusahaan di kawasan SAFE ‘n’ LOCK. “Kami pertama masuk pasti dari sisi pembiayaan. Dari sisi pembiayaan nanti kita akan lebih mengembangkan lagi transaksi-transaksi ekspor dan impor mereka,” jelas Tri Kenyo, menunjukkan komitmen BRI dalam mendukung aktivitas bisnis internasional para tenant.
Dalam upaya menarik perusahaan agar menggunakan layanan BRI, Tri Kenyo mengungkapkan bahwa pihaknya tidak menerapkan strategi penjualan yang agresif (hard selling). Sebaliknya, BRI memilih pendekatan yang lebih personal dengan terlebih dahulu menggali kebutuhan spesifik masing-masing perusahaan, termasuk mencari celah layanan yang mungkin belum optimal dari bank yang selama ini digunakan. “Kami harus soft selling di sini. Kami memberikan solusi dulu,” katanya.
Salah satu keunggulan utama BRI yang ditekankan Tri Kenyo adalah jaringan unit kerja yang sangat luas, bahkan hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Jaringan ini dinilai dapat sangat membantu perusahaan yang memiliki aktivitas bisnis dan penagihan hingga ke wilayah pelosok. Selain itu, BRI juga memiliki kantor cabang luar negeri di beberapa negara penting seperti Amerika Serikat, Singapura, Timor Leste, Hong Kong, dan Taiwan, yang dapat mendukung kebutuhan transaksi internasional para tenant, khususnya perusahaan PMA.
Di sisi lain, Albert Palit, Marketing Manager SAFE ‘n’ LOCK PT Makmur Berkah Amanda Tbk, yang akrab disapa Abe, menyatakan bahwa kehadiran BRI merupakan bagian dari upaya SAFE ‘n’ LOCK untuk memberikan kemudahan bagi tenant dalam menjalankan kegiatan operasional mereka. Menurut Albert, kehadiran BRI ini bertepatan dengan kegiatan sosialisasi regulasi terbaru bagi tenant SAFE ‘n’ LOCK, yang membahas Permenperin Nomor 2 Tahun 2026 serta Permen LH/BPLH Nomor 6 Tahun 2026. “Kami pengin juga menyampaikan informasi dan pengetahuan yang up to date, biar para tenant itu juga berjalan sesuai dengan regulasi terbaru yang ada,” ujarnya.
Terkait manfaat kehadiran BRI, Albert menilai layanan perbankan ini akan memberikan keuntungan langsung bagi perusahaan maupun karyawan yang bekerja di kawasan industri. Saat ini, BRI membuka outlet sementara di dalam marketing gallery SAFE ‘n’ LOCK. Ke depan, terdapat rencana pembangunan kantor cabang BRI permanen di kawasan tersebut. “Harapan kami bukan hanya kantor temporary atau kantor sementara, karena akan ada rencana pembangunan kantor cabang. Ini akan sangat mempermudah,” pungkasnya, menunjukkan optimisme terhadap kemitraan ini.












