KlikMojok – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo secara bertahap melanjutkan proyek betonisasi Jalan Lingkar Timur Sidoarjo, sebuah inisiatif strategis untuk memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai pusat industri dan pemukiman utama di Kota Delta. Proyek infrastruktur vital ini ditargetkan rampung hingga wilayah Candi pada tahun 2028, dengan tujuan utama meningkatkan aksesibilitas dan mendukung geliat ekonomi lokal.
Menurut Bupati Sidoarjo Subandi, pengembangan kawasan Lingkar Timur tak terpisahkan dari statusnya yang merupakan area industri. Oleh karena itu, peningkatan kualitas infrastruktur jalan menjadi fokus utama pemerintah daerah, bertujuan mendukung aktivitas industri serta kelancaran mobilitas warga.
Subandi menegaskan bahwa proyek betonisasi akan terus berjalan. Ia menyatakan, “Lingkar Timur kan kawasan industri. Ya betonisasi kita tetap jalan. Tahap satu sudah, tahap dua sudah,” pada Selasa (8/9).
Program betonisasi ini, lanjut Subandi, direncanakan akan terus berlanjut dalam beberapa tahun mendatang. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menargetkan pada tahun 2027, pengerjaan betonisasi sudah mencapai kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP). Selanjutnya, di tahun 2028, proyek infrastruktur jalan ini akan diperpanjang hingga ke wilayah Candi. Subandi menjelaskan, “Pada tahun 2027 ini nanti sampai MPP betonisasi. Habis itu nanti 2028 ini nanti sampai Candi. Karena kawasan Lingkar Timur adalah kawasan industri.”
Bupati Subandi menekankan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan tahapan krusial dalam mengembangkan kawasan Lingkar Timur. Dengan kualitas jalan yang membaik, diharapkan operasional kawasan industri dapat berlangsung lebih optimal. Ketika ditanya apakah penguatan infrastruktur akan menjadi langkah awal pengembangan kawasan, ia menjawab, “Betul, betul, betul.”
Ia menambahkan, melalui betonisasi dan peningkatan mutu infrastruktur ini, Lingkar Timur diharapkan dapat bertransformasi menjadi lebih dari sekadar kawasan industri, melainkan juga sebagai pusat pertumbuhan baru di Sidoarjo. Ekspansi sektor industri berpotensi memicu munculnya area permukiman dan perumahan baru di sekitarnya, sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi baru. Subandi menyimpulkan, “Kondisi ini pada akhirnya dapat menjadikan Lingkar Timur sebagai salah satu kawasan primadona yang semakin strategis dan prospektif di Kota Sidoarjo.”












