KlikMojok – Film anak Indonesia berjudul “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua” berhasil mencetak prestasi gemilang di kancah internasional. Karya sutradara Anggi Frisca ini sukses menyabet penghargaan Global Peace and Friendship pada ajang Universal Kids Film Festival 2026, sebuah pencapaian yang menjadi sorotan penting bagi perfilman Tanah Air.
Pengumuman penghargaan internasional tersebut, yang dilakukan pada 12 Oktober 2026, menandai momen krusial bagi film produksi PT Aksa Bumi Langit. Kemenangan ini diharapkan menjadi platform efektif untuk menyebarkan pesan-pesan esensial mengenai perdamaian, pentingnya menghormati masyarakat adat, dan urgensi pelestarian lingkungan.
Menyusul raihan prestasi di festival internasional, film yang menyoroti kisah persahabatan anak-anak Papua ini telah diagendakan untuk menggelar pemutaran perdana di Eropa, tepatnya di Belgia dan Luksemburg. Rangkaian pemutaran Europe Premiere tersebut akan berlangsung dari tanggal 2 hingga 7 November 2026.
Anggi Frisca, selaku sutradara “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”, menjelaskan bahwa inti dari film ini berlandaskan pada filosofi mendalam ‘Hutan adalah Ibu’. Filosofi tersebut merefleksikan hubungan timbal balik yang erat dan vital antara manusia dengan lingkungan hidupnya.
“Ketika hutan rusak, yang terancam tidak hanya bentang alam, tetapi juga kehidupan, pengetahuan lokal, dan masa depan anak-anak yang tumbuh bersamanya,” tegas Anggi Frisca pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua” juga menghadirkan sudut pandang unik melalui karakter utamanya, Maira. Kisah ini menggambarkan bagaimana proses pembelajaran anak-anak Papua berkembang secara alami melalui interaksi sehari-hari dengan keluarga dan lingkungan alam mereka, jauh melampaui batasan ruang kelas konvensional.
Sebagai bagian dari rangkaian tur Eropa, “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua” juga telah secara resmi terpilih untuk berkompetisi dalam kategori CIFEJ Award Feature Film di ajang Filem’On International Film Festival for Young Audiences.
Jadwal pemutaran perdana di Eropa akan dimulai pada 2 November 2026, dengan penayangan film Tegar di Cinema Flagey, Brussel, yang didukung penuh oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Selanjutnya, pemutaran film Maira akan berlanjut pada 3 November di Ghent dan Bozar (Brussel), sebelum rangkaian tur ditutup di Utopia Cinema, Luksemburg, pada 7 November 2026.
Anggi Frisca mengungkapkan harapannya bahwa apresiasi yang diterima di tingkat internasional ini akan berhasil membuka ruang diskusi yang lebih luas. Diskusi tersebut diharapkan melibatkan keluarga, institusi pendidikan, dan komunitas global untuk membahas pentingnya mendengarkan dan memahami suara anak-anak Papua.
“Masa depan dan cita-cita anak-anak Papua perlu dibicarakan bersama mereka secara langsung,” demikian penekanan dari Anggi Frisca.












