Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

SD Muhammadiyah GKB dan Satlantas Polres Gresik Berkolaborasi Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Pengemudi Ojol

badge-check

SD Muhammadiyah GKB dan Satlantas Polres Gresik Berkolaborasi Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Pengemudi Ojol Perbesar

KlikMojok – Pada Kamis, 17 September 2026, ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Gresik mendapatkan apresiasi dan edukasi keselamatan berkendara melalui program ‘Mugeb Charity’ yang diselenggarakan oleh SD Muhammadiyah GKB (Mugeb Primary School) bekerja sama dengan Satlantas Polres Gresik. Bertempat di area SPBU Pertamina 54 611 24 Suci, Gresik, kegiatan ini tidak hanya membagikan voucher BBM Pertamax dan konsumsi, tetapi juga menjadi wadah sosialisasi pentingnya keamanan di jalan raya.

Sejak pukul 08.45 WIB, area SPBU tersebut mulai dipenuhi oleh deru mesin sepeda motor yang mengantar kedatangan para pengemudi ojol. Mereka datang satu per satu, menampilkan beragam jaket, mulai dari yang masih baru dan berwarna hijau menyala hingga jaket kusam yang telah memudar warnanya, menjadi saksi bisu perjuangan mereka menembus debu dan panasnya jalanan.

Sebanyak 100 pengemudi ojol berkumpul di Kafe Empat Lima yang rindang, berlokasi di dalam area SPBU. Kehadiran mereka merupakan bagian integral dari rangkaian acara ‘Mugeb Charity’ dan Sosialisasi Keamanan Berkendara, yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-71 Satlantas bersama komunitas ojek online.

Suasana hangat terasa saat panitia dari SD Muhammadiyah GKB (Mugeb Primary School) menyambut para pengemudi. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan terorganisasi rapi. Para pengemudi ojol mengantre di meja registrasi, menunjukkan surat undangan yang telah mereka terima dua hari sebelumnya, yaitu pada Selasa dan Rabu (15–16/09/2026). Tiga orang guru SD Mugeb dengan cekatan melayani proses pendataan peserta.

Di sisi lain, jajaran pimpinan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kids bersama Pasukan Keamanan Sekolah (PKS) Mugeb Primary School berdiri berjejer rapi. Dengan senyum ramah, para murid ini menyapa dan mengarahkan para pengemudi ojol menuju tempat duduk yang telah disiapkan oleh panitia.

Dalam kurun waktu sekitar sepuluh menit, seluruh kursi di bawah pohon rindang tersebut terisi penuh. Meskipun udara pagi itu cukup hangat, kipas angin dan atap kafe memberikan kesejukan yang nyaman. Lampu neon kuning berpendar estetik dari atap kafe, menambah kehangatan suasana kebersamaan di pagi hari itu.

Sebelum acara inti dimulai, Brigadir Apri Ajeng, S.H. bersama Bripda Sabela Nadia Azzahra, S.H. membagikan minuman segar produksi Kafe Empat Lima kepada seluruh peserta. Raut lega dan senyum sumringah pun terpancar jelas dari wajah para pengemudi ojol, yang sejenak dapat melepas penat dari kesibukan menarik penumpang.

Tepat pukul 09.00 WIB, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana SD Muhammadiyah GKB, Siswanto, S.Pd.I., membuka acara dengan doa dan sambutan hangat. Pria yang akrab disapa Ustaz Sis ini mengajak seluruh pengemudi ojol untuk senantiasa mengucap syukur atas kesehatan dan kesempatan hidup yang diberikan.

“Alhamdulillah kita masih bisa bernapas. Kesehatan mata itu luar biasa. Pendengaran yang jelas juga luar biasa agar pesanan tidak salah,” tutur Sis.

Menurutnya, kenikmatan dari Allah sangat luas dan seringkali tidak disadari oleh manusia. Ia menambahkan, “Njenengan bisa cangkruk dan ngopi di sini itu sebuah kenikmatan. Njenengan bisa beraktivitas ke mana-mana juga kenikmatan. Karena itu, jaga keselamatan dan kesehatan diri untuk keluarga di rumah.”

Ustaz Sis juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pengemudi yang telah menyempatkan diri hadir di tengah kesibukan mereka memburu rezeki. “Kami dari SD Mugeb mengucapkan terima kasih. Kalau nanti mengantar siswa-siswi kami, kami menitipkan keselamatan dan keamanan mereka,” ucapnya.

Tidak lupa, Sis menyampaikan ucapan terima kasih atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin selama bertahun-tahun dengan Satlantas Polres Gresik.

Atmosfer acara semakin hidup ketika Guru Pembina PKS dan Pasma IPM Kids Mugeb Primary School, Agus Suprayitno, S.Pd., menyampaikan sebuah pantun sebelum sesi materi utama dimulai:

Jalan-jalan ke kota Blitar,
Jangan lupa membeli delima.
Tertib lalu lintas harus kita dengar,
Keselamatan tanggung jawab bersama.

Tepuk tangan riuh para peserta menyambut pantun tersebut. Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro, S.H., kemudian mengambil alih panggung untuk sesi sosialisasi keselamatan berkendara dalam momentum semarak HUT Ke-71 Satlantas ini. Ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menjalin silaturahmi sekaligus mengedukasi para pengemudi ojol di Kabupaten Gresik.

“Saya bertanggung jawab memastikan Njenengan mencari nafkah dengan selamat di jalan. Mudah-mudahan kegiatan ini terus bersinambungan,” tegas Ipda Andreas.

Ia menyadari bahwa pengemudi ojol merupakan pengguna jalan yang paling sering berinteraksi langsung dengan pihak kepolisian di lapangan. “Silakan laporkan ketika ada kejadian atau masalah di jalan. Melalui layanan 110, kami hadir 24 jam. Kalau ada korban yang perlu ditolong, segera laporkan ke kami,” imbaunya.

Ipda Andreas mengungkapkan data peningkatan angka kecelakaan lalu lintas di Gresik. Mengingat pengemudi ojol terus berpacu dengan waktu di jalanan, pemahaman mengenai safety riding menjadi kebutuhan mutlak. Ia pun melemparkan kuis interaktif mengenai persiapan kondisi fisik pengendara.

Mul, salah seorang pengemudi ojol, berhasil memenangi kuis tersebut setelah menjawab dengan tepat. “Pakai helm, sarung tangan, jaket, dan bersepatu,” jawabnya yang langsung mendapatkan hadiah kaos.

Selanjutnya, Ipda Andreas menanyakan indikator kendaraan yang aman. Seorang pengemudi ojol perempuan yang duduk di area tengah dengan cekatan menjawab, “Spion, rem, klakson, ban, serta lampu lengkap depan dan belakang.”

Pada pertanyaan ketiga mengenai syarat administrasi berkendara, Karsianto (58) tampil untuk menjawab. “Bawa SIM, STNK harus hidup, dan bawa tanda pengenal KTP,” ujarnya.

Ipda Andreas membenarkan jawaban tersebut sembari menambahkan pentingnya STNK yang aktif. “Kalau STNK mati, kita tidak bisa mengurus santunan Jasa Raharja jika terjadi kecelakaan,” jelasnya.

Satlantas Polres Gresik juga membagikan aneka doorprize menarik melalui pertanyaan hiburan. Mulai dari pertanyaan mengenai nama Kepala Mugeb Primary School, alamat sekolah, hingga gurauan mencari peserta yang masih lajang atau menyimpan foto pasangan di dompet. Berbagai hadiah seperti topi, kaos, sarung tangan, penutup wajah, hingga masker scuba berpindah tangan ke para pengemudi yang secara spontan tersenyum.

Di akhir sesi materi, Ipda Andreas mengingatkan para peserta untuk menghindari kesalahan fatal yang sering terjadi di jalan, seperti melawan arus, menggunakan ponsel saat menyetir, hingga menyalakan lampu sein kanan tetapi berbelok ke kiri.

“Jaga keselamatan, perilaku mengemudi, dan etika berkendara. Jangan emosi dan terburu-buru. Ingat keluarga yang menunggu di rumah. Jangan sampai kita celaka karena yang rugi kita sendiri,” pesannya.

Usai sesi sosialisasi, para pengemudi ojol berbaris mengular menuntun sepeda motor mereka menuju dispenser SPBU. Mereka menunjukkan voucher gratis BBM Pertamax senilai Rp50.000 yang berlaku khusus pada hari itu, 17 September 2026. Setelah mengisi bahan bakar dan menerima amplop, para peserta menukarkan kupon makanan dan minuman yang dilayani langsung oleh tim IPM Kids dan PKS Mugeb Primary School.

“Terima kasih ya,” ucap para pengemudi ojol dengan sunggingan senyum mengembang saat menerima paket konsumsi dan bantuan.

“Dengan senang hati, Pak. Semoga sehat selalu, ya,” balas Nabilah Ayu Azzalia, Ketua Bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan (PIP) IPM Kids Mugeb Primary School.

Gendis Alesha Prameswari, murid kelas V Cut Nyak Dien yang kini menjabat Sekretaris IPM Kids Mugeb Primary School, pun menunjukkan totalitasnya dalam menyalurkan konsumsi kepada para pengemudi ojol. Tidak terlihat jejak lelah di wajahnya, bahkan siapa sangka, siang itu ia masih berusaha menjalankan puasa sunnah.

“Belum capek Ustazah, masih kuat,” ujarnya sambil terus menyalurkan sekotak makanan dan minuman kepada pengemudi ojol, menolak untuk beristirahat lebih dulu.

Karsianto, seorang pengemudi ojol yang telah menekuni profesinya selama tujuh tahun, mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan dalam kegiatan Mugeb Charity ini. Baginya, keselamatan adalah hal utama karena ia bertanggung jawab atas keselamatan penumpang yang diangkutnya.

“Saya sangat senang. Semoga rezeki kita semua selalu lancar. Kegiatan seperti ini membuat kami lebih bersyukur dan bisa makin akrab dengan teman-teman sesama ojol,” ungkap Karsianto.

Imron, pengemudi ojol lainnya, menyampaikan rasa terima kasih dan harapan besarnya kepada pihak sekolah. “Terima kasih SD Mugeb yang telah memberi apresiasi dan membantu rekan-rekan kami yang tidak pernah lelah mencari nafkah sampai malam demi menunggu pesanan masuk. Semoga SD Mugeb semakin sukses dan jaya. Semoga tahun depan atau bulan depan ada kegiatan bantuan seperti ini lagi,” pungkas Imron dengan nada haru.

Kegiatan kepedulian ini juga memberikan kesan mendalam bagi para siswa yang bertugas. Nabilah Ayu Azzalia memetik pelajaran berharga dari interaksi langsung tersebut.

“Saya belajar, keselamatan itu sangat penting. Kita harus selalu berhati-hati di jalan karena kita tidak pernah tahu kapan musibah bisa datang,” ujar Nabilah.

Keberhasilan acara ini tidak lepas dari kerja keras panitia di balik layar. Suksesnya pembagian undangan sejak dua hari sebelumnya turut mendapat dukungan dan kerja sama dari para pengemudi ojol yang turut menyebarluaskan informasi kepada rekan-rekannya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Mugeb Primary School, Rizka Navilah Safitri, S.Pd., menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh proses kegiatan. Sementara itu, Agus Suprayitno, S.Pd. memimpin langsung koordinasi 5 pimpinan IPM Kids, 7 anggota PKS, dan 1 jurnalis IPM Kids yang bertugas di lapangan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Gelombang Nestapa di Perairan Paiton: Refleksi Keselamatan Penyelam Tradisional Probolinggo

5 Okt 2026 - 21:05 WIB

Gelombang Nestapa di Perairan Paiton: Refleksi Keselamatan Penyelam Tradisional Probolinggo

Science Camp Musasi 2026: Mengasah Kemandirian dan Keterampilan Bertahan Hidup Siswa di Alam Terbuka

5 Okt 2026 - 21:04 WIB

Science Camp Musasi 2026: Mengasah Kemandirian dan Keterampilan Bertahan Hidup Siswa di Alam Terbuka

Atasi Krisis Air Bersih Akibat Kekeringan, Lazismu Bojonegoro Salurkan Bantuan di Desa Balongcabe

5 Okt 2026 - 21:02 WIB

Atasi Krisis Air Bersih Akibat Kekeringan, Lazismu Bojonegoro Salurkan Bantuan di Desa Balongcabe

Jejak Luka di Teluk Popoh: Kisah Pilu Deni, Pemuda Jombang yang Patah Hati

5 Okt 2026 - 18:46 WIB

Jejak Luka di Teluk Popoh: Kisah Pilu Deni, Pemuda Jombang yang Patah Hati

Merajut Solidaritas, Menebar Rasa Aman: Sinergitas TNI-Polri di Malang Raya

5 Okt 2026 - 18:45 WIB

Merajut Solidaritas, Menebar Rasa Aman: Sinergitas TNI-Polri di Malang Raya
Trending di Pendidikan