KlikMojok – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) oleh Kodim 0816/Sidoarjo pada Senin (5/10) pagi ini berlangsung dengan nuansa berbeda. Jika pada tahun-tahun sebelumnya upacara HUT TNI umumnya digelar di lingkungan markas militer, kali ini jajaran Kodim 0816 sengaja memilih Lapangan Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, sebagai lokasi perayaan. Pemilihan lokasi terbuka di tengah masyarakat ini menjadi simbol kuat bahwa TNI ingin senantiasa dekat dan hadir di tengah-tengah rakyat.
Upacara peringatan tersebut dihadiri oleh jajaran TNI, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sidoarjo, Forkopimcam Sedati, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Komandan Kodim (Dandim) 0816/Sidoarjo, Letkol Inf. Abraham Prihadi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa keputusan untuk mengadakan acara di Lapangan Desa Kwangsan memiliki alasan mendalam. Menurutnya, keberadaan TNI merupakan bagian integral dari masyarakat, sehingga tidak boleh terpisah dari rakyat.
“Kenapa kita adakan di Lapangan Desa Kwangsan, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya? Karena kita ingin menunjukkan bahwa TNI ini tidak pernah lepas dengan masyarakat,” tegas Letkol Inf. Abraham Prihadi. Ia menambahkan bahwa TNI lahir dari rakyat dan memiliki tanggung jawab untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Oleh karena itu, semangat kebersamaan ini perlu diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang langsung menyentuh kehidupan warga. “Kalau mau panas, semua panas karena sekarang lagi El Nino. Tetapi kita ingin bersama-sama dengan warga merayakan HUT ke-81 TNI ini,” lanjutnya.
Abraham Prihadi juga memaparkan bahwa rangkaian peringatan HUT TNI di Sidoarjo telah diwarnai oleh beragam kegiatan. Aktivitas tersebut meliputi senam bersama, berbagai hiburan, kegiatan bakti sosial, hingga pelayanan kesehatan gratis. Dalam program bakti sosial, Kodim 0816 berhasil menyalurkan bantuan berupa sembako kepada 100 warga yang membutuhkan. Sementara itu, kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah diikuti oleh sekitar 150 orang.
Tidak hanya itu, acara ini juga melibatkan sinergi dengan jajaran Polresta Sidoarjo yang turut menyediakan beragam pelayanan publik kepada masyarakat, seperti perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM). Bahkan, Imigrasi juga hadir untuk memberikan pelayanan paspor. Pada puncak peringatan HUT, Kodim 0816 juga menggelar lomba masak bersama yang didukung oleh PT Mie Burung Dara. Hasil masakan dari lomba tersebut kemudian dibagikan dan dinikmati bersama oleh masyarakat yang hadir.
Menurut Abraham, seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat. “Pesan saya, kita merupakan bagian dari elemen masyarakat. Jadi kita akan kembali ke masyarakat dan tentunya harus mendukung penuh kehidupan bersama dengan warga yang ada di Sidoarjo,” pungkasnya.
Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo, Mohammad Ainur Rahman, menyampaikan apresiasi tinggi atas peran serta dan dedikasi TNI selama ini. Mewakili Bupati Sidoarjo, Subandi, yang berhalangan hadir, Ainur Rahman mengucapkan selamat HUT ke-81 TNI atas nama Pemerintah Kabupaten dan seluruh masyarakat Sidoarjo. Ia menuturkan bahwa selama 81 tahun berdiri, TNI telah membuktikan diri sebagai garda terdepan pertahanan negara dan benteng terakhir dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Sejarah mencatat bahwa TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat dan senantiasa ada untuk kemaslahatan rakyat,” tutur Ainur Rahman. Ia menilai bahwa sinergi antara Pemkab Sidoarjo, TNI, dan seluruh elemen masyarakat selama ini telah terjalin dengan sangat harmonis. Kolaborasi erat ini terwujud dalam berbagai kegiatan, mulai dari penanganan bencana, program kemanusiaan, hingga pembangunan infrastruktur pedesaan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Bahkan, Kabupaten Sidoarjo berhasil meraih penghargaan juara tiga nasional dalam pelaksanaan TMMD ke-126.
Ainur Rahman juga menyoroti kompleksitas tantangan yang dihadapi saat ini. Ancaman terhadap ketahanan masyarakat tidak hanya terbatas pada ancaman fisik, tetapi juga mencakup persoalan ekonomi, pesatnya perkembangan teknologi, serta stabilitas sosial. Oleh karena itu, ia mendorong agar sinergi antara Pemkab Sidoarjo, Kodim 0816, jajaran TNI lainnya, dan seluruh lapisan masyarakat terus diperkuat. “Kebersamaan ini harus kita kokohkan lagi demi mewujudkan Sidoarjo yang metropolitan, inklusif, berdaya saing, sejahtera dan berkelanjutan,” tandasnya.












