KlikMojok – SMP Muhammadiyah 7 Cerme (Spemaju), Gresik, menorehkan prestasi gemilang dengan membawa pulang tujuh piala dari ajang Festival Faqih Usman (FFU) X 2026 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Pencapaian luar biasa ini melibatkan enam siswa berprestasi, salah satunya Radamel Falco Garcia Oroh yang berhasil meraih Juara I Olimpiade IPA jenjang SMP/MTs, serta seorang guru yang turut menyumbangkan piala melalui inovasi pembelajarannya. Kesuksesan ini merupakan hasil dari bimbingan intensif selama dua pekan yang diberikan kepada para kontingen.
Radamel Falco Garcia Oroh tidak sendirian dalam mengharumkan nama Spemaju; ia adalah bagian dari enam siswa yang berhasil memboyong penghargaan. Lima siswa lainnya juga menunjukkan kemampuan terbaik mereka dengan meraih juara harapan pada berbagai kategori. Cabang-cabang lomba tersebut meliputi pidato bahasa Arab, pidato bahasa Inggris, Social Championship, koding, dan tahfiz, menunjukkan keragaman bakat para siswa Spemaju.
Tidak hanya siswa, para guru Spemaju juga turut berpartisipasi dan meraih prestasi. M. Syariffudin Sholeh, salah satu guru inovatif, berhasil meraih juara harapan III dalam kategori Inovasi Media Pembelajaran. Kontribusi dari Bapak Syariffudin ini melengkapi total tujuh piala yang berhasil dikumpulkan oleh kontingen Spemaju dari kompetisi FFU X 2026.
Untuk mencapai hasil maksimal, para siswa mendapatkan bimbingan intensif yang disesuaikan dengan cabang lomba masing-masing. Selama dua pekan penuh, mereka didampingi oleh guru pembimbing yang berdedikasi. Materi bimbingan dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan setiap kategori. Sebagai contoh, peserta lomba pidato bahasa Arab dan bahasa Inggris fokus pada pemahaman mendalam serta penghafalan naskah yang akan mereka sampaikan. Sementara itu, peserta tahfiz secara rutin mengulang dan memantapkan hafalan Al-Qur’an yang menjadi materi ujian. Persiapan juga dilakukan secara menyeluruh untuk cabang-cabang lain. Peserta duta sekolah sibuk menyiapkan materi presentasi untuk memperkenalkan dan mempromosikan keunggulan sekolah. Bagi peserta koding, mereka mendalami berbagai keterampilan komputer yang relevan. Sedangkan peserta olimpiade, seperti Radamel di bidang IPA, mendalami materi-materi sesuai bidangnya. Proses latihan ini dilakukan secara berulang-ulang untuk memastikan kesiapan optimal. Meskipun tidak semua perwakilan Spemaju berhasil meraih penghargaan, enam siswa berhasil membawa pulang piala dari berbagai cabang lomba, menunjukkan efektivitas bimbingan yang diberikan.
Dukungan penuh dari pihak sekolah menjadi salah satu kunci keberhasilan ini. Kepala Spemaju, Yuli Kusminarsih, secara aktif terlibat dalam mendukung persiapan kontingen. Beliau tidak henti-hentinya memberikan semangat kepada para siswa, mendorong mereka untuk rajin belajar dan berlatih keras dalam menghadapi kompetisi. Selain dukungan moral, sekolah juga menyediakan fasilitas dan pembiayaan yang komprehensif. Ini mencakup penyediaan guru pembimbing yang kompeten, konsumsi selama masa persiapan dan pelaksanaan lomba, hingga transportasi. Seluruh dukungan ini dirancang untuk memastikan bahwa semua kebutuhan peserta terpenuhi, sehingga mereka dapat sepenuhnya berfokus pada performa terbaik mereka dalam perlombaan.
Keberhasilan M. Syariffudin Sholeh dalam kategori Inovasi Media Pembelajaran juga menjadi momen kebanggaan tersendiri bagi seluruh keluarga besar Spemaju. Dedikasinya sebagai perwakilan guru yang turut menyumbangkan piala di FFU X 2026 semakin melengkapi daftar prestasi sekolah. Sebagai informasi, Festival Faqih Usman (FFU) adalah ajang kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik. Penyelenggaraan FFU ini merupakan kolaborasi erat dengan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMG, serta Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Gresik. FFU X 2026 kali ini berhasil menarik perhatian 1.000 peserta dari total 79 sekolah, madrasah, dan lembaga pendidikan Muhammadiyah yang tersebar di Kabupaten Gresik. Secara rinci, partisipasi tersebut mencakup 77 sekolah/madrasah dan dua lembaga pendidikan nonformal. Festival ini menyediakan 12 kategori lomba yang bervariasi, terbuka untuk siswa, guru, serta kepala sekolah dan madrasah. Dengan ragam kategori tersebut, FFU berfungsi sebagai platform penting untuk mengembangkan potensi, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini juga bertujuan untuk menumbuhkan semangat berprestasi dan membentuk karakter positif pada setiap peserta.
Dalam pidato pembukaan festival, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik, M. Fadloli Aziz, memberikan pesan penting kepada seluruh peserta. Beliau menekankan pentingnya menghargai setiap proses yang dilalui dan berkompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas. “Jangan takut kalah dan jangan cepat berpuas diri ketika menjadi juara,” tegas M. Fadloli Aziz, mengingatkan akan esensi dari sebuah kompetisi yang sehat dan membangun.












