KlikMojok – Senja itu, di tepian Sungai Kalibuntu yang tenang, aktivitas memancing dua warga Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, berubah menjadi saksi bisu sebuah misteri. Bukan ikan yang tersangkut pancing, melainkan sesosok tubuh yang mengapung pasrah di antara riak air, menandai awal penemuan mayat yang menggemparkan.
Pada Selasa, 3 November 2026, sekitar pukul 15.30 WIB, pemandangan tak lazim itu menarik perhatian para pemancing di pesisir Desa Kalibuntu. Tanpa ragu, temuan tersebut segera dilaporkan ke layanan darurat Polri 110, menggerakkan roda penyelidikan yang kompleks dan mendalam.
Tak lama berselang, tim gabungan dari Polsek Kraksaan, Pamapta Polres Probolinggo, dan Unit Identifikasi Satreskrim tiba di lokasi. Area sekitar sungai pesisir Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, pun segera diamankan, dan olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan dengan cermat. Jenazah kemudian dievakuasi menuju RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk penanganan medis lebih lanjut dan proses identifikasi.
Setelah serangkaian upaya, tabir misteri identitas pria tersebut mulai tersingkap. Kasi Humas Polres Probolinggo, Ipda Widy Purwa Apriyantoro, mengonfirmasi bahwa korban adalah SI, seorang pria berusia 35 tahun, warga Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo.
“Korban diketahui berinisial SI (35), warga Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo,” kata Widy saat dikonfirmasi pada Rabu, 4 November 2026, siang, menegaskan detail krusial yang diharapkan dapat membuka jalan bagi pengungkapan kasus ini.
Meski identitas telah jelas, penyebab pasti kematian SI masih menjadi tanda tanya besar. Pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah korban meninggal murni akibat tenggelam atau terdapat faktor lain yang melingkupi peristiwa tragis ini. Penyelidikan mendalam masih terus berlangsung untuk merangkai setiap kepingan teka-teki, mencari jawaban di balik insiden yang merenggut nyawa seorang pria di perairan Probolinggo ini.
Dalam menghadapi ketidakpastian ini, Polres Probolinggo tak lupa mengimbau masyarakat untuk senantiasa berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai. Kejadian ini menjadi pengingat penting akan potensi bahaya yang mengintai di lingkungan sekitar kita. Selain itu, kepolisian juga menekankan pentingnya peran aktif warga untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan kejadian serupa, sebagai bentuk kewaspadaan kolektif dan dukungan terhadap upaya penegakan hukum.
Kisah SI di Sungai Kalibuntu menyisakan duka dan pertanyaan. Di balik arus yang mengalir, ada sebuah cerita yang perlahan diungkap, sebuah pencarian kebenaran yang tak kenal lelah. Sungai, yang seringkali menjadi sumber kehidupan, terkadang juga menyimpan rahasia kelam, menunggu untuk dipecahkan, menjadi pelajaran berharga bagi kita semua tentang kerapuhan hidup dan pentingnya menjaga keselamatan.












