Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Perjalanan Abdul El-Sayed: Dari Dokter Kesehatan Masyarakat Menjadi Senator Muslim Pertama AS dari Michigan

badge-check

Perjalanan Abdul El-Sayed: Dari Dokter Kesehatan Masyarakat Menjadi Senator Muslim Pertama AS dari Michigan Perbesar

KlikMojok – Abdul El-Sayed, sosok yang sebelumnya berkecimpung di dinas kesehatan Detroit, kini berhasil melangkah menuju Senat Amerika Serikat. Perjalanan ini menandai kemenangannya setelah secara konsisten menantang dominasi uang korporasi dalam kancah politik serta mengusung visi jaminan kesehatan universal bagi seluruh warga Amerika.

Delapan tahun silam, Abdul El-Sayed pernah mengalami kekalahan dalam pemilihan pendahuluan untuk calon gubernur Michigan.

Namun, pada Rabu (4/11/2026) dini hari waktu setempat, El-Sayed berdiri di hadapan para pendukungnya di Detroit, dengan bangga mengumumkan kemenangannya yang akan mengantarkannya ke Washington, D.C.

Berdasarkan proyeksi yang dikeluarkan oleh Associated Press (AP), ahli epidemiologi berusia 42 tahun dari Partai Demokrat tersebut dipastikan mengalahkan calon dari Partai Republik, Mike Rogers. Kemenangan ini mengukir sejarah, menjadikannya senator Muslim pertama di Amerika Serikat.

AP memproyeksikan kemenangan El-Sayed pada pukul 02.27 dini hari waktu Detroit, menyusul pemungutan suara yang berlangsung pada Selasa (3/11/2026). Pada saat proyeksi tersebut dibuat, sekitar 85 persen dari total perkiraan suara telah dihitung, menunjukkan El-Sayed unggul dengan 51,9 persen suara, sementara Rogers memperoleh 46,1 persen.

Angka-angka tersebut masih merupakan hasil penghitungan sementara, dan hasil resmi masih menunggu pengesahan dari badan pemilu negara bagian. Pada Rabu dini hari, tim kampanye Rogers menyatakan bahwa masih ada banyak surat suara yang belum dihitung.

Perebutan kursi Senat ini terjadi setelah Senator Demokrat Gary Peters memutuskan untuk pensiun. Partai Republik melihat potensi dalam diri Rogers, yang merupakan mantan anggota DPR AS dan agen FBI, untuk kembali diandalkan.

Pada tahun 2024, Rogers sempat kalah tipis dari Demokrat Elissa Slotkin dalam perebutan kursi Senat Michigan lainnya, meskipun kala itu Donald Trump berhasil memenangkan pemilihan presiden di negara bagian yang sama. Dengan kemenangan El-Sayed kali ini, Michigan akan tetap diwakili oleh dua senator dari Partai Demokrat.

El-Sayed sendiri lahir di Michigan dari keluarga imigran asal Mesir. Ia menempuh pendidikan tinggi dan berhasil meraih gelar kedokteran dari Universitas Columbia, serta gelar doktor di bidang kesehatan masyarakat dari Universitas Oxford.

Pada tahun 2015, ia mulai menjabat sebagai pimpinan dinas kesehatan Detroit, yang saat itu sedang dalam proses pembangunan kembali pasca-kebangkrutan kota. Setelah kegagalannya meraih nominasi dari Partai Demokrat untuk pemilihan gubernur pada tahun 2018, ia kembali berkarya di pemerintahan daerah, memimpin dinas kesehatan Wayne County dari tahun 2022 hingga 2025.

Pengalaman ekstensifnya di bidang kesehatan publik inilah yang menjadi landasan utama bagi usulan kampanyenya, yaitu “Medicare for All”. El-Sayed berambisi untuk mengganti sistem kesehatan yang berlaku saat ini, yang merupakan perpaduan antara asuransi publik dan swasta, dengan sistem jaminan kesehatan universal yang sepenuhnya dikelola oleh pemerintah federal.

Selain itu, ia juga berkomitmen untuk menekan biaya hidup masyarakat dan membatasi pengaruh pendanaan korporasi dalam proses pemilu. Sejak awal kampanye, ia telah mendapatkan dukungan dari Senator independen Bernie Sanders, dan menjelang hari pemungutan suara, anggota DPR Alexandria Ocasio-Cortez turut serta berkampanye bersamanya.

Dukungan signifikan ini datang di tengah perdebatan internal Partai Demokrat mengenai pencalonannya. Pada pemilihan pendahuluan bulan Agustus, El-Sayed berhasil mengungguli anggota DPR Haley Stevens dengan selisih sekitar satu poin persentase. Dalam kontestasi tersebut, kelompok-kelompok di luar tim kandidat dilaporkan menghabiskan hampir 60 juta dolar AS.

Menariknya, hampir 30 juta dolar AS di antaranya dikeluarkan oleh kelompok lobi pro-Israel American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) beserta afiliasinya untuk mendukung Stevens. Namun, dua hari sebelum pemungutan suara, Stevens justru secara mengejutkan menyatakan dukungannya kepada Rogers.

El-Sayed memiliki pandangan yang menentang bantuan militer AS untuk Israel, bahkan menyebut tindakan Israel di Gaza sebagai genosida. Komentarnya ini sempat menuai kritik dari sebagian warga Yahudi di Michigan, terutama setelah insiden serangan terhadap sebuah sinagoge di kawasan Detroit.

El-Sayed kemudian menyampaikan permintaan maaf atas komentarnya tersebut. Selama kampanye untuk Rogers, Donald Trump sempat mempertanyakan kesetiaan El-Sayed kepada Amerika Serikat. Trump dan Rogers juga berusaha mengaitkannya dengan Ikhwanul Muslimin, sebuah tuduhan yang dibantah keras oleh El-Sayed dan tidak didukung oleh bukti-bukti konkret.

Dalam pidato kemenangannya di Detroit, El-Sayed menanggapi berbagai serangan tersebut dengan kembali menyoroti isu biaya hidup. Ia menegaskan, “Kita semua tahu bahwa nama dan agama saya bukan penyebab kalian tak sanggup membeli bensin.”

Di kancah nasional, AP memproyeksikan bahwa Partai Demokrat akan berhasil merebut mayoritas di Senat sekaligus Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS. Kemenangan di Michigan ini berhasil mempertahankan kursi yang sebelumnya telah dipegang oleh partai tersebut, sementara kemenangan di negara bagian lain seperti Iowa menambah jumlah kursi yang sebelumnya dikuasai oleh Partai Republik.

Bagi kelompok progresif dalam Partai Demokrat, hasil di Michigan ini semakin memperkuat posisi mereka dalam perdebatan mengenai arah partai menjelang pemilihan presiden tahun 2028. Kemenangan El-Sayed menjadi contoh konkret bahwa seorang kandidat bisa memenangkan pemilihan di negara bagian yang kompetitif dengan menjadikan jaminan kesehatan universal sebagai agenda utama kampanye.

Perlu diketahui, pada tahun 2007, Keith Ellison telah mencatatkan sejarah sebagai Muslim pertama yang menduduki kursi di Kongres Amerika Serikat. Politikus kelahiran Detroit tersebut kala itu mewakili negara bagian Minnesota di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS.

Hampir dua dekade berselang, Abdul El-Sayed kini berhasil memenangkan pemilihan Senat di Michigan. Ketika ia mulai menjabat pada Januari 2027, El-Sayed akan resmi menjadi Muslim pertama yang menduduki kursi di Senat, salah satu kamar legislatif di Kongres AS.

Di hadapan para pendukungnya di Detroit, ia sempat melontarkan candaan ringan, “Silakan panggil saya senator.”

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Jaga Bumi, Jaga Sesama: Kesiapsiagaan Bencana Magetan Menyongsong Musim Hujan 2026-2027

4 Nov 2026 - 18:46 WIB

Jaga Bumi, Jaga Sesama: Kesiapsiagaan Bencana Magetan Menyongsong Musim Hujan 2026-2027

Jejak Senja yang Hilang: Kisah Pilu Lansia Bangkalan Ditemukan Tinggal Kerangka

4 Nov 2026 - 18:45 WIB

Jejak Senja yang Hilang: Kisah Pilu Lansia Bangkalan Ditemukan Tinggal Kerangka

Yusril Ihza Mahendra Ungkap Indikasi Makar dalam Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Soroti Pasal KUHP

4 Nov 2026 - 18:44 WIB

Yusril Ihza Mahendra Ungkap Indikasi Makar dalam Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Soroti Pasal KUHP

Di Persimpangan Karier: Pendidikan dan Jejak Berliku Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution

4 Nov 2026 - 15:20 WIB

Di Persimpangan Karier: Pendidikan dan Jejak Berliku Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution

Ketika Nyawa Ternak Tergantung: Kisah Evakuasi Sapi dan Pelajaran Keselamatan di Magetan

4 Nov 2026 - 15:19 WIB

Ketika Nyawa Ternak Tergantung: Kisah Evakuasi Sapi dan Pelajaran Keselamatan di Magetan
Trending di Pendidikan