Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Muhammadiyah Lumajang Ambil Langkah Komprehensif Tangani Rumah Terdampak Longsor

badge-check

Muhammadiyah Lumajang Ambil Langkah Komprehensif Tangani Rumah Terdampak Longsor Perbesar

KlikMojok – Tim Muhammadiyah Lumajang segera merespons bencana tanah longsor yang menerjang sebuah rumah warga di Dusun Krajan Gempong RT 04 RW 01, Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Insiden yang menyebabkan rumah ambrol ini memicu gerakan cepat dari berbagai elemen Muhammadiyah untuk melakukan asesmen dan menyusun langkah pemulihan komprehensif bagi keluarga terdampak.

Kondisi di Dusun Krajan Gempong RT 04 RW 01, Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, masih menunjukkan tanah yang labil, sehingga langkah kaki harus ekstra hati-hati. Di lokasi inilah, tim asesmen Muhammadiyah mendapati sebuah rumah warga yang mengalami kerusakan parah. Rumah tersebut ambrol setelah diterjang longsor dari bukit di sampingnya. Dinding bangunan roboh dan sebagian strukturnya runtuh, membuat rumah tersebut tidak lagi layak untuk dihuni.

Pada Senin sore, 2 November 2026, lokasi terdampak longsor ini menjadi pusat perhatian Muhammadiyah Lumajang dalam memulai upaya pemulihan bagi satu keluarga yang berhasil selamat dari musibah. Proses asesmen lapangan dilakukan secara kolaboratif oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Lazismu Lumajang, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Senduro, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kandangan, serta Kantor Layanan Lazismu Senduro. Tim ini bertugas mendata kondisi terkini keluarga korban, mengevaluasi tingkat kerusakan pada bangunan, dan mengidentifikasi kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi pascabencana.

Peristiwa tanah longsor yang merusak rumah tersebut terjadi pada Kamis, 1 Oktober 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Rumah yang dihuni oleh dua orang dewasa dan satu balita tersebut mengalami kerusakan sangat berat hingga ambrol. Syukurnya, meskipun bangunan tempat tinggal mereka tidak lagi dapat digunakan, seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri dari bencana tersebut.

Muhammad Yusuf Hidayatulloh, selaku Ketua MDMC Lumajang, menegaskan bahwa penanganan bagi keluarga yang terdampak longsor tidak boleh berhenti hanya pada tahap asesmen. Ia menekankan pentingnya tindak lanjut dengan langkah-langkah pemulihan yang terukur dan konkret. “Kami ingin memastikan bahwa penanganan terhadap keluarga terdampak dilakukan berdasarkan hasil asesmen dan kebutuhan riil di lapangan. Karena itu, setelah asesmen kami menggelar rapat koordinasi bersama PDM Lumajang, PCM Senduro, PRM Kandangan, Lazismu Lumajang , dan Kantor Layanan Lazismu Senduro untuk menyusun langkah pemulihan,” jelasnya.

Yusuf menambahkan, rapat koordinasi penting yang diselenggarakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Lumajang pada Selasa, 3 November 2026, telah menghasilkan tiga langkah strategis yang akan segera diimplementasikan oleh Muhammadiyah Lumajang sebagai respons terhadap bencana ini.

“Langkah pertama, kami membentuk panitia pelaksana rekonstruksi rumah korban yang melibatkan PCM Senduro, PRM Kandangan, Kantor Layanan Lazismu Senduro, dan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Senduro agar proses pembangunan rumah dapat berjalan lebih terarah,” ungkap Yusuf mengenai poin pertama dari rencana aksi tersebut.

Ia melanjutkan, “Langkah kedua, MDMC Lumajang akan menyampaikan laporan resmi kejadian tanah longsor kepada BPBD Kabupaten Lumajang sebagai bagian dari koordinasi penanganan bencana dengan pemerintah daerah.”

Selain itu, Yusuf juga menjelaskan bahwa langkah ketiga akan difokuskan pada penguatan gerakan solidaritas di lingkungan Muhammadiyah melalui inisiatif penghimpunan Dana Kesiapsiagaan Bencana. “Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lumajang telah menerbitkan Instruksi Nomor 382/INS/III.0/K/2026 tertanggal 3 November 2026 tentang Penghimpunan Dana Kesiapsiagaan Bencana,” paparnya.

Yusuf merinci lebih lanjut, “Melalui instruksi tersebut, seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah, Pimpinan Ranting Muhammadiyah, dan Takmir Masjid Muhammadiyah se-Kabupaten Lumajang diminta melaksanakan penghimpunan infak Salat Jumat pertama dan kedua bulan November 2026. Dana yang dihimpun diprioritaskan untuk memperkuat kesiapsiagaan, mendukung operasional tanggap darurat, serta penanganan bencana di Kabupaten Lumajang.”

Menurut Yusuf, proses penghimpunan dana ini akan berlangsung sejak instruksi diterbitkan hingga tanggal 14 November 2026. Seluruh dana yang terkumpul akan dikelola secara transparan melalui Lazismu Lumajang. Untuk tujuan pelaporan, bukti penyetoran dana diharapkan disampaikan kepada hotline Lazismu. Setelah periode penghimpunan berakhir, Lazismu Lumajang bertanggung jawab untuk menyampaikan rekapitulasi total dana kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lumajang, sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana tersebut.

“Kami berharap gerakan ini tidak hanya membantu proses rekonstruksi rumah korban longsor di Senduro, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan Muhammadiyah sehingga mampu bergerak lebih cepat setiap kali terjadi bencana di Kabupaten Lumajang,” tutup Yusuf, menyampaikan harapannya atas inisiatif ini.

Bagi Muhammadiyah Lumajang, setiap musibah bencana alam bukan sekadar peristiwa yang memerlukan evakuasi atau asesmen awal. Bencana dipandang sebagai panggilan untuk mengimplementasikan semangat gotong royong yang terorganisasi dan terarah. Ketika sebuah rumah warga hancur diterjang longsor, yang mereka bangun kembali bukan hanya struktur fisik berupa dinding dan atap. Lebih dari itu, upaya ini juga bertujuan untuk membangun kembali harapan sebuah keluarga, agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan bermartabat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Napas Hijau Pesisir Probolinggo: Harmoni Mangrove, Musik, dan Sedekah Oksigen Jawa Timur

4 Nov 2026 - 09:46 WIB

Napas Hijau Pesisir Probolinggo: Harmoni Mangrove, Musik, dan Sedekah Oksigen Jawa Timur

Angin Kencang dan Pohon Mangga Lapuk: Refleksi Kesiapsiagaan di Situbondo

4 Nov 2026 - 09:45 WIB

Angin Kencang dan Pohon Mangga Lapuk: Refleksi Kesiapsiagaan di Situbondo

Ikwamu Two MI Mutwo Dikukuhkan, Dorong Kolaborasi Madrasah-Wali Murid

4 Nov 2026 - 09:44 WIB

Ikwamu Two MI Mutwo Dikukuhkan, Dorong Kolaborasi Madrasah-Wali Murid

Senja di Surajaya: Magis Kushedya Hari Yudo Buka Jalan Persela di I.League Cup

4 Nov 2026 - 06:12 WIB

Senja di Surajaya: Magis Kushedya Hari Yudo Buka Jalan Persela di I.League Cup

Nyala Api di Warung Bambu Trawas: Refleksi Bahaya Tak Terduga dan Pentingnya Kewaspadaan

4 Nov 2026 - 06:11 WIB

Nyala Api di Warung Bambu Trawas: Refleksi Bahaya Tak Terduga dan Pentingnya Kewaspadaan
Trending di Pendidikan