KlikMojok – Di tengah kesadaran yang kian tumbuh akan pentingnya kesehatan sejak dini, Locus Medical Hub di Surabaya mengambil langkah progresif. Fasilitas medis ini tidak hanya berdiam diri pada peran kuratif atau pengobatan saat penyakit menyerang, melainkan melakukan transformasi besar-besaran menuju layanan yang lebih holistik. Fokusnya kini merambah ke aspek preventif atau pencegahan, promotif melalui edukasi, rehabilitatif, hingga paliatif.
Pergeseran paradigma ini, sebagaimana dijelaskan oleh CEO Locus Medical Hub, dr. Agus Choirul Anab, bertujuan untuk membangkitkan kepedulian masyarakat. Tujuannya adalah agar masyarakat tidak ragu melakukan pemeriksaan kesehatan rutin atau medical check-up sejak awal, tanpa harus menunggu hingga gejala penyakit menjadi berat.

“Langkah ini diambil guna mendorong kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan dan mau melakukan medical check-up sejak dini. Guna mengajak masyarakat mendeteksi kondisi kesehatan lebih awal sebelum timbul gejala berat,” ungkap dr. Agus Choirul Anab di Surabaya pada Kamis (27/8/2026).
Untuk merealisasikan komitmen ini, Locus mengusung strategi yang menyasar langsung ekosistem pendidikan. Melalui edukasi dan penyuluhan berkala, program ini secara khusus membidik generasi muda di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Kegiatan utamanya adalah skrining kesehatan yang dilakukan secara langsung dan menyeluruh.
Tim medis profesional yang diterjunkan dalam program ini merupakan gabungan dari berbagai disiplin ilmu, mencakup dokter, psikiater, hingga psikolog. Keberadaan mereka memastikan pemeriksaan yang komprehensif, tidak hanya pada kondisi fisik, tetapi juga kesehatan mental para siswa.
“Jadi kami menyasar generasi muda di tingkat SMA melalui kegiatan skrining kesehatan secara langsung. Program ini menerjunkan tim medis, psikiater, dan psikolog untuk melakukan pemeriksaan komprehensif, mulai dari kesehatan mental, pemeriksaan fisik dasar, kesehatan gigi dan mata, hingga pemeriksaan postur tubuh,” imbuhnya.
Dokter Agus menguraikan lebih lanjut bahwa pemeriksaan postur tubuh pada pelajar menjadi salah satu poin yang sangat krusial di era saat ini. Fenomena ini dipicu oleh tingginya risiko kelainan tulang belakang, seperti skoliosis, yang mengintai para remaja. Kebiasaan posisi duduk yang salah saat belajar, ditambah lagi dengan beban berat tas sekolah yang kerap diangkut setiap hari, menjadi faktor pemicu utama.
Melalui rangkaian akselerasi program kesehatan ini, Locus Medical Hub menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat dari berbagai lintas usia. Tujuannya adalah membangun budaya gaya hidup sehat yang didukung oleh kesigapan dalam pencegahan dini, sebelum masalah kesehatan menjadi lebih kompleks.













