KlikMojok – Forum Silaturrahim dan Komunikasi Kepala Sekolah dan Madrasah (Foskam) SD/MI Muhammadiyah Kabupaten Gresik secara resmi menyelenggarakan prosesi serah terima jabatan (sertijab) kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2027. Acara penting ini dilangsungkan di Kota Batu, dengan Fony Libriastuti dikukuhkan sebagai ketua yang baru.
Momen bersejarah bagi Foskam SD/MI Muhammadiyah Kabupaten Gresik ini berlangsung di Kusuma Agrowisata, Kota Batu. Sebanyak 40 kepala sekolah dan madrasah berkumpul pada hari Ahad, 23 Agustus 2026, di tengah suasana udara sejuk Kota Batu, guna menyaksikan pengukuhan kepengurusan baru yang akan menakhodai organisasi untuk masa bakti 2026–2027.

Farikha, S.Pd., selaku Ketua Panitia Pelaksana, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran perjalanan rombongan hingga tiba di lokasi acara. “Alhamdulillah, di siang hari ini kita sampai di Kota Batu dalam keadaan sehat, dan perjalannya lancar,” tutur wanita yang akrab disapa Fafa itu. Dia juga menyampaikan harapannya agar rangkaian acara selama dua hari tersebut dapat memberikan dampak yang signifikan dan memperlancar agenda kerja Foskam di masa mendatang.
Prosesi pelantikan kemudian dipimpin oleh Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) PDM Gresik, Dr. M. Fadholi Aziz, S.Si., M.Pd. Beliau membacakan Surat Keputusan (SK) terkait kepengurusan baru. Suasana khidmat menyelimuti ruangan ketika jajaran pengurus baru mengikrarkan komitmen mereka di hadapan seluruh peserta yang hadir.
Susunan pengurus Foskam SD/MI Muhammadiyah Kabupaten Gresik untuk masa bakti 2026–2027, yang telah dilantik, akan segera menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Setelah pembacaan ikrar, agenda dilanjutkan dengan penyerahan tongkat estafet kepemimpinan. Kholiq Idris, S.Pd., Ketua Foskam masa bakti 2024–2026, menyerahkan jabatannya kepada Fony Libriastuti, M.Si. Dalam pidato perpisahannya, Idris berpesan agar beberapa program yang belum sempat diselesaikan oleh kepengurusan sebelumnya dapat dilanjutkan dan direalisasikan oleh kepengurusan yang baru.
“Semoga program lama yang belum terlaksana dapat dilaksanakan pada tahun ini. Kami juga mohon maaf jika masih ada kekurangan selama kepengurusan kami,” ujar Idris, sapaan akrabnya. Ia juga menyertakan harapan agar pengurus baru dapat menghadirkan inovasi-inovasi yang memberikan manfaat dan menyentuh seluruh anggota Foskam.
Fony Libriastuti menyambut amanah kepemimpinan ini dengan apresiasi yang tinggi. Kepala SD Muhammadiyah GKB Gresik (Mugeb Primary School), yang merupakan ibu dari dua anak, berjanji untuk merangkul semua pihak melalui koordinasi yang intensif.
“Saya ucapkan terima kasih kepada pengurus lama yang sudah membersamai kami sampai saat ini,” ucap Fony.
Selanjutnya, Fony menegaskan langkah awal yang akan diambilnya adalah mengadakan rapat kerja untuk setiap bidang dalam kepengurusan. “Nanti akan ada rapat program kerja dari masing-masing bidang. Saya mohon masukan untuk Foskam yang akan datang,” imbuhnya, sekaligus mengajak seluruh jajaran pengurus untuk memperkuat kolaborasi dan semangat kebersamaan.
Setelah sambutan dari Ketua Foskam yang baru, Dr. M. Fadholi Aziz kembali memberikan motivasi mendalam kepada para kepala sekolah yang hadir. Aziz menekankan bahwa kualitas sebuah sekolah tidak semata-mata diukur dari kemewahan fasilitas fisik yang dimilikinya.
“Saya tidak melihat dari fasilitas yang bagus, tetapi dari program yang inspiratif dan kreatif. Dengan adanya Foskam ini kita bisa sering bersama dan berbagi ilmu antarkepala sekolah,” jelas Aziz.
Aziz kemudian mengingatkan tentang filosofi kepemimpinan yang dipegang teguh dalam persyarikatan Muhammadiyah. “Di Muhammadiyah tidak ada yang mengejar jabatan. Tetapi ketika sudah mendapat jabatan, harus dilaksanakan sebaik-baiknya. Kita harus yakin bahwa kita dipilih, tidak asal memilih. Yang terpilih harus menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan totalitas,” tegasnya.
Dalam menghadapi tantangan era digital, Aziz melanjutkan dengan mengingatkan agar seluruh jajaran pendidik senantiasa memegang kendali atas nilai-nilai kebaikan. “Teknologi boleh berubah, tetapi kita sebagai guru dan kepala sekolah harus bisa membawa banyak kebaikan dan inspirasi,” cetusnya.
Ia juga mendorong pengurus baru untuk mereplikasi program-program sukses yang telah berjalan di masa lalu, seperti TKA Ismuba dan LKPD.
“Ayo kita pertahankan apa yang sudah bagus dan kita ambil sesuatu yang baru jika itu baik. Mari kita jadikan Foskam rumah bersama untuk belajar, saling menguatkan, dan tempat berbagi agar bisa menjadi sekolah yang baik. Kita berharap program Foskam benar-benar berdampak pada sekolah,” ajaknya dengan penuh semangat.
Sebagai penutup arahannya, Aziz memberikan tiga pesan kunci yang harus dipegang teguh: pertama, mencetak kepala sekolah yang memiliki visi ke depan; kedua, membangun budaya kolaboratif yang kuat; dan ketiga, memastikan setiap program yang dilaksanakan memberikan dampak nyata bagi para guru dan siswa. Kegiatan serah terima jabatan ini diharapkan menjadi tonggak awal bagi Foskam SD/MI Gresik untuk melangkah lebih solid dan adaptif dalam menghadapi dinamika pendidikan.













