KlikMojok – Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, bersiap menyambut gelaran akbar Estafet Tunas Kelapa Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah Tahun 2026 dengan cara yang bikin heboh! Bukan sekadar melintas, masyarakat Bukateja diajak untuk tumpah ruah di sepanjang jalur, menjadikan momen ini sebagai pesta kebersamaan yang meriah. Persiapan matang bahkan sudah digeber sejak dini melalui rapat koordinasi lintas sektoral.
Rapat koordinasi (rakor) penting tersebut telah digelar di Pendopo Wirohutomo Kecamatan Bukateja pada Selasa, 1 September 2026. Pertemuan ini menjadi langkah krusial untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan kepramukaan yang akan melintasi wilayah Bukateja dapat berjalan dengan aman, tertib, dan yang paling utama, semarak penuh antusiasme dari warga.
Berbagai unsur penting dari lintas sektor hadir dalam rakor tersebut, menunjukkan komitmen bersama. Mereka termasuk perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Purbalingga, Koramil 05 Bukateja, Polsek Bukateja, Kwartir Cabang Purbalingga, KUA Kecamatan Bukateja, Korwil Dindikbud Kecamatan Bukateja, Koordinator Pengawas Pendidikan Madrasah, UPTD Puskesmas, hingga para kepala desa se-Kecamatan Bukateja.
Koordinasi ini difokuskan untuk menyatukan pemahaman dan membagi peran secara efektif antarlembaga. Namun, yang paling mencuri perhatian adalah penekanan pada keterlibatan aktif masyarakat. Topik ini menjadi sorotan utama karena dianggap kunci untuk menciptakan atmosfer yang benar-benar hidup dan berkesan saat rombongan Estafet Tunas Kelapa melintasi Bukateja.
Hasil rakor menegaskan bahwa pemerintah desa siap mengerahkan warganya. Setiap desa diharapkan dapat mengajak masyarakat untuk hadir di sepanjang jalur yang akan dilalui rombongan, memberikan dukungan dan sambutan yang tertib namun penuh semangat. Ini bukan sekadar ajakan biasa, melainkan seruan untuk berpartisipasi dalam sebuah peristiwa penting.
Keterlibatan masyarakat dinilai sangat vital untuk menciptakan suasana yang hangat dan meriah. Lebih dari itu, kehadiran warga juga menjadi bentuk nyata dukungan terhadap gerakan kepramukaan, sekaligus kesempatan emas untuk memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat Bukateja. Ini adalah momen untuk menunjukkan soliditas.
Estafet Tunas Kelapa sendiri merupakan salah satu momentum penting dalam aktivitas kepramukaan di Jawa Tengah. Kedatangannya di suatu wilayah tidak hanya sebatas seremoni. Ia juga menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan dan menanamkan nilai-nilai luhur kepramukaan, seperti disiplin, persaudaraan, tanggung jawab, kepedulian, dan gotong royong, kepada generasi muda dan seluruh lapisan masyarakat.
Melalui rakor lintas sektoral ini, seluruh unsur yang terlibat telah menyatakan kesiapan penuh untuk menjalankan tugas sesuai peran masing-masing. Sinergi kuat antara pemerintah, aparat keamanan, unsur pendidikan, organisasi kepramukaan, fasilitas kesehatan, pemerintah desa, dan tentu saja, masyarakat, diharapkan mampu mendukung kelancaran kegiatan dari awal hingga akhir.
Dengan persiapan yang dilakukan jauh-jauh hari, Kecamatan Bukateja berambisi memastikan Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jawa Tengah 2026 bukan sekadar acara yang numpang lewat. Sebaliknya, ia harus menjadi momentum kebersamaan yang dirasakan langsung, dinikmati, dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat.
Semangat guyub, kompak, dan gotong royong diharapkan akan mewarnai setiap jengkal pelaksanaan kegiatan tersebut. Masyarakat Bukateja diajak untuk menjadi bagian tak terpisahkan dari penyambutan Estafet Tunas Kelapa, sebagai wujud dukungan konkret terhadap kemajuan gerakan Pramuka di Jawa Tengah. Mari ramaikan!












