KlikMojok – Dalam acara Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) Fikes Umla 2026 yang berlangsung di Dome Umla pada Selasa, 1 September 2026, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla), Dr. Virgianti Nur Faridah, S.Kep., Ns., M.Kep., secara tegas mengajak para mahasiswa baru untuk tidak hanya berdiam diri. Beliau menekankan pentingnya sikap aktif, integritas tinggi, dan kemampuan untuk memberikan dampak positif di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kegiatan Mastama Fikes Umla 2026 ini memang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan wawasan akademik sekaligus menanamkan nilai-nilai keaktifan, integritas, dan keberdampakan di era digital.
Mahasiswa baru Fikes Umla kini dihadapkan pada tuntutan yang lebih dari sekadar menyelesaikan perkuliahan. Mereka didorong untuk proaktif dalam mengembangkan potensi diri, senantiasa menjaga integritas pribadi, serta mampu menciptakan dampak nyata di tengah laju perkembangan AI yang semakin tak terhindarkan.

Dorongan penting ini menjadi salah satu poin utama yang disampaikan dalam acara Mastama Fikes Umla 2026. Acara yang digelar di Dome Umla pada hari Selasa, 1 September 2026, tersebut berfungsi sebagai gerbang pengenalan awal bagi para mahasiswa baru. Melalui Mastama, mereka berkesempatan untuk memahami lebih jauh mengenai lingkungan fakultas, berbagai program studi yang tersedia, para dosen pengajar, hingga beragam organisasi kemahasiswaan.
Dr. Virgianti Nur Faridah, S.Kep., Ns., M.Kep., selaku Dekan Fikes Umla, secara pribadi menyambut hangat kedatangan para mahasiswa baru yang akan segera mengawali perjalanan akademik mereka di fakultas tersebut.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, “Hari ini merupakan awal perjalanan mahasiswa baru. Kami mengucapkan selamat datang di Fakultas Ilmu Kesehatan, fakultas paling besar di Universitas Muhammadiyah Lamongan.”
Virgianti juga memberikan pengingat penting kepada seluruh mahasiswa agar senantiasa menjalani proses perkuliahan dengan kesungguhan dan dedikasi penuh. Menurutnya, ilmu pengetahuan yang berhasil diperoleh selama di bangku kuliah tidak seharusnya hanya menjadi pencapaian personal, melainkan harus dapat diimplementasikan untuk memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan orang lain.
Selain itu, Dr. Virgianti secara khusus menyoroti pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang kini semakin terintegrasi dan dekat dengan kehidupan sehari-hari mahasiswa. Beliau menegaskan bahwa berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi canggih ini wajib diimbangi dengan semangat belajar yang tinggi, keaktifan dalam berinovasi, serta integritas yang tak tergoyahkan.
Dengan nada tegas, Dekan Fikes Umla itu menyatakan, “Pada era AI, mahasiswa tidak boleh berdiam diri. Mahasiswa harus punya integritas dan berdampak.”
Pernyataan tersebut sekaligus berfungsi sebagai pengingat krusial bahwa setiap mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk terus-menerus mengasah dan mengembangkan kemampuan diri. Hal ini penting agar mereka tidak sampai tertinggal oleh laju perkembangan teknologi yang begitu cepat. Meskipun kehadiran AI dapat menjadi alat yang sangat berguna untuk mendukung berbagai proses belajar, ditekankan bahwa teknologi ini sama sekali tidak boleh menggantikan kapasitas daya pikir kritis, kreativitas inovatif, serta tanggung jawab akademik yang melekat pada diri mahasiswa.
Setelah sesi sambutan dari Dekan, rangkaian kegiatan Mastama dilanjutkan dengan sesi perkenalan jajaran pimpinan fakultas beserta para ketua program studi. Mahasiswa baru diberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat figur-figur yang akan menjadi pembimbing dan pendamping mereka selama menempuh pendidikan di Fikes Umla.
Selanjutnya, Faizatul Ummah mengambil alih sesi untuk memaparkan secara rinci mengenai tata tertib mahasiswa. Sesi ini dirancang khusus untuk membekali para mahasiswa baru dengan pemahaman yang komprehensif terkait segala aturan, hak-hak, serta kewajiban yang harus mereka patuhi dan jalankan selama berada di lingkungan kampus Fikes Umla.
Sementara itu, Dr. Hj. Siti Sholikhah, S.Kep., Ns., M.Kes., turut memberikan sambutan dan secara bergiliran memperkenalkan para dosen yang mengajar di setiap program studi. Proses pengenalan ini merupakan langkah fundamental dalam membangun jembatan komunikasi yang efektif antara mahasiswa baru dan seluruh civitas akademika di lingkungan Fikes.
Puncak dari seluruh rangkaian acara Mastama Fikes Umla 2026 ditutup secara meriah dengan adanya parade organisasi mahasiswa. Berbagai organisasi kemahasiswaan yang beroperasi di lingkungan Fikes Umla turut serta menampilkan diri, memperkenalkan beragam bidang kegiatan, serta menawarkan ruang-ruang pengembangan diri yang dapat diikuti oleh mahasiswa sepanjang masa perkuliahan mereka.
Melalui parade ini, mahasiswa baru mendapatkan gambaran yang jelas bahwa kehidupan di kampus tidak terbatas hanya pada kegiatan belajar-mengajar di ruang kuliah. Mereka juga disadarkan akan adanya kesempatan luas untuk mengembangkan minat dan bakat, mengasah kemampuan berorganisasi, melatih jiwa kepemimpinan, serta membangun jejaring relasi yang berharga melalui partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan.













