Menu

Mode Gelap
Gebyar UMKM Sidoarjo dan Karnaval Gear Ultima Siap Digelar: Dorong Daya Saing dan Promosi Produk Lokal Menyingkap Dua Sisi Gaya Belanja Digital: Eksploratif Naykilla vs Praktisnya Tenxi Benteng Desa Melawan Perdagangan Manusia: Imigrasi Blitar Perluas Jaringan Pencegahan TPPO Menyentuh Hati Warga: Pasuruan Raih Penghargaan Pelayanan Publik, Kado Istimewa di Tahun 2026 Mugeb Primary School Ajarkan Keteladanan Nabi Lewat Paper Mob Kreatif Program Harum Lazismu Dukun: Wujudkan Rumah Layak Huni Marbut di Tanah Wakaf Gresik

Review

Menyingkap Dua Sisi Gaya Belanja Digital: Eksploratif Naykilla vs Praktisnya Tenxi

badge-check


					Menyingkap Dua Sisi Gaya Belanja Digital: Eksploratif Naykilla vs Praktisnya Tenxi Perbesar

KlikMojok – Isi keranjang belanja di platform digital ternyata mampu merefleksikan banyak hal tentang kepribadian seseorang, terutama dalam menguak gaya belanja digital mereka. Fenomena ini terlihat jelas pada dua musisi muda asal Jawa Timur, Naykilla dan Tenxi, yang meskipun sama-sama mengikuti tren anak muda, namun punya pendekatan sangat berbeda dalam menjelajahi dunia belanja daring.

Ada konsumen yang gemar berburu barang-barang viral dan aksesori unik untuk menunjang penampilan, sementara ada pula yang lebih memilih untuk langsung membeli produk yang memang menjadi kebutuhan utama. Dua karakter yang kontras ini tampak dari kebiasaan belanja Naykilla dan Tenxi.

Fenomena shopping personality atau kepribadian belanja ini menjadi bagian penting dari momentum kampanye 9.9 Super Shopping Day. Kampanye tersebut secara khusus mengangkat dan menyoroti beragam perilaku belanja yang semakin kompleks di kalangan generasi muda saat ini.

Bagi musisi asal Surabaya, Naykilla, aktivitas berbelanja bukanlah sekadar tentang mencari barang yang dibutuhkan. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi bagian krusial dari proses eksplorasi gaya pribadi dan cara mengekspresikan diri secara unik.

Naykilla mengungkapkan ketertarikannya pada berbagai barang yang sedang viral serta memiliki karakter visual yang kuat. Oleh karena itu, keranjang belanjanya seringkali dipenuhi dengan pernak-pernik yang berfungsi untuk menunjang penampilannya agar selalu up-to-date dan ekspresif.

Dalam keterangannya pada Kamis (27/8/2026), Naykilla menjelaskan, “Kalau gaya berbelanja Naykilla sangat dipengaruhi oleh barang-barang yang sedang viral dan ekspresif. Keranjang belanjanya didominasi oleh pernak-pernik kecil seperti face sticker, aksesori rambut, sabuk, hingga produk perawatan kulit (skincare) yang sering ia temukan saat mengeksplorasi aplikasi.”

Menurut Naykilla, menjelajahi berbagai produk di aplikasi belanja menjadi salah satu bagian paling menarik dari keseluruhan pengalaman berbelanja. Melalui eksplorasi ini, ia sering menemukan barang-barang yang awalnya tidak masuk dalam daftar kebutuhannya, namun kemudian dirasa sangat cocok untuk mendukung dan memperkaya penampilannya.

Karakteristik ini menjadikan gaya belanja Naykilla cenderung lebih eksploratif dan dinamis. Tren terbaru, tampilan visual yang menarik, dan keunikan produk menjadi pertimbangan utama baginya sebelum memutuskan untuk memasukkan suatu barang ke dalam keranjang belanjanya.

Berbeda jauh dengan Naykilla, penyanyi asal Sidoarjo, Tenxi, justru memiliki pola belanja yang jauh lebih praktis dan efisien. Tenxi mengaku lebih menyukai pendekatan langsung, yaitu mencari dan membeli produk yang memang sudah ia butuhkan secara spesifik.

Ia tidak terlalu tertarik untuk menghabiskan banyak waktu berlama-lama menjelajahi berbagai tren baru yang terus-menerus muncul di aplikasi belanja. “Kalau saya karakter belanjanya cenderung lugas, langsung mencari produk spesifik yang dibutuhkan tanpa harus menghabiskan waktu berlama-lama mengeksplorasi tren,” ungkap Tenxi.

Perbedaan mencolok antara Naykilla dan Tenxi ini secara jelas menunjukkan bahwa pengalaman belanja digital di masa kini tidak lagi memiliki satu pola yang seragam. Setiap konsumen dapat memiliki preferensi yang berbeda-beda.

Bagi sebagian konsumen, aplikasi belanja berfungsi sebagai tempat untuk menemukan inspirasi baru dan mengikuti tren terkini. Namun, bagi konsumen lainnya, platform tersebut lebih berfungsi sebagai sarana praktis dan cepat untuk mendapatkan barang tertentu tanpa banyak hambatan.

Perubahan perilaku konsumen yang semakin beragam ini juga menjadi perhatian serius bagi industri e-commerce. Generasi muda, khususnya, kini semakin menjadikan aktivitas belanja sebagai bagian integral dari gaya hidup mereka dan sebagai cara untuk mengekspresikan identitas personal mereka.

Pilihan produk yang dibeli tidak selalu semata-mata berangkat dari fungsi dasar. Berbagai faktor seperti tren, gaya hidup, konten digital yang populer, hingga karakter pribadi seseorang turut memengaruhi keputusan belanja mereka.

Oleh karena itu, ekosistem belanja digital saat ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang semakin personal dan relevan. Berbagai inovasi, mulai dari potongan harga tematik, voucher bertingkat, rekomendasi produk yang disesuaikan, hingga fitur interaktif, semuanya dirancang untuk menjangkau beragam karakter konsumen.

Ada tipe konsumen yang sangat senang berburu produk viral dan spontan memasukkannya ke keranjang. Di sisi lain, ada pula konsumen yang datang dengan daftar kebutuhan yang jelas dan hanya ingin menyelesaikan transaksi secepat mungkin.

Senior Director of Business Development Shopee Indonesia, Adi Rahardja, menyatakan bahwa pengguna, terutama generasi muda, kini semakin eksploratif dalam berbelanja. “Pilihan produk tidak lagi hanya didorong oleh kebutuhan, tetapi juga tren, gaya hidup serta cara mereka mengekspresikan personality masing-masing,” katanya.

Menurut Adi Rahardja, melalui kampanye 9.9 Super Shopping Day, pengalaman belanja dirancang agar semakin relevan dengan karakter dan ketertarikan unik setiap pengguna. Kolaborasi bersama Naykilla dan Tenxi menjadi salah satu strategi untuk menghadirkan perspektif yang berbeda dan lebih kaya mengenai kebiasaan belanja generasi muda.

Pada akhirnya, tidak ada satu pun gaya belanja yang bisa dianggap paling benar atau paling ideal. Ada tipe konsumen yang rela menghabiskan banyak waktu menjelajahi berbagai produk demi menemukan barang-barang unik dan ekspresif, seperti yang dilakukan Naykilla. Namun, ada pula tipe konsumen yang hanya ingin proses belanja selesai tanpa banyak basa-basi atau keribetan, persis seperti pendekatan yang diambil oleh Tenxi.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PAI yang Memanusiakan: Mengapa Guru Tak Perlu Menunggu ‘Label’ untuk Bantu Siswa Ketinggalan di Kelas Reguler?

28 Agustus 2026 - 06:16 WIB

Mahasiswa Turun ke Jalan, Penulis Senior Pilih Literasi: Perjuangan Jaga Demokrasi Lewat Aksi dan Tinta

28 Agustus 2026 - 06:15 WIB

DPR Didesak Publik Beri Jaminan Tertulis Soal RUU Perampasan Aset, Tanggal Ketok Palu 15 Desember 2026 Jadi Sorotan

27 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Bukan Sekadar Efek Glowing: Tiga Kriteria Penting Memilih Sunscreen Tepat Menurut Dokter Kulit

27 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Muktamar NU ke-35 Siap Gemparkan Dunia: Usung Gagasan Fikih Ekologi dan Misi Kemanusiaan Global!

27 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Trending di Review