KlikMojok – Air terjun Tumpak Sewu, sebuah destinasi wisata alam yang terletak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tetap menjadi daya tarik utama bagi para pelancong, baik dari berbagai daerah di Indonesia maupun dari mancanegara. Keindahan alam yang ditawarkan oleh air terjun yang megah ini terus memikat hati para pengunjung.
Secara spesifik, air terjun yang berlokasi di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, ini telah mencatat angka kunjungan yang signifikan. Selama periode Januari hingga September 2026, tercatat sebanyak 96.334 kunjungan dari wisatawan mancanegara (wisman) ke Tumpak Sewu, menunjukkan popularitasnya di kancah internasional.
Antusiasme wisatawan yang tinggi ini mendorong pemerintah daerah untuk merencanakan peningkatan fasilitas infrastruktur. Salah satu fokus utama adalah pembangunan tangga tambahan di area objek wisata Tumpak Sewu, sebagai respons terhadap peningkatan jumlah pengunjung yang terus terjadi.
Fasilitas tangga baru ini dirancang khusus untuk memisahkan jalur naik dan jalur turun. Tujuannya adalah untuk mengurai potensi kepadatan yang sering terjadi, terutama saat volume kunjungan wisatawan, baik domestik maupun asing, sedang tinggi.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menjelaskan bahwa saat ini, jalur tangga yang ada masih digunakan untuk aktivitas naik dan turun secara bersamaan. Situasi ini kerap menimbulkan penumpukan pengunjung di titik-titik tertentu.
Menurut Indah, dengan bertambahnya jumlah pengunjung dari waktu ke waktu, pemisahan jalur tangga menjadi suatu kebutuhan mendesak. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kepadatan dan meningkatkan kelancaran pergerakan wisatawan saat mereka menikmati keindahan air terjun atau saat meninggalkan lokasi.
“Semakin bulan saya melihat dari kenaikan pajak, semakin meningkat. Tentu ini jadi perhatian terutama soal tangga yang naik turun naik Tumpak Sewu. Itu kan hanya satu tangga,” ucap Indah di Lumajang pada hari Selasa, 13 Oktober 2026, menyoroti urgensi penanganan infrastruktur.
Ia menambahkan bahwa proses pemberian bantuan untuk pembangunan satu tangga tambahan telah diberikan kepada pihak pengelola wisata. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan pariwisata Tumpak Sewu.
Apabila pembangunan ini berhasil direalisasikan, fasilitas baru tersebut akan secara efektif memisahkan jalur bagi pengunjung yang hendak turun ke area air terjun dan jalur bagi mereka yang akan naik kembali, menciptakan pengalaman wisata yang lebih nyaman dan aman.
“Bulan ini kami sudah mulai proses untuk memberikan bantuan supaya bisa membangun satu tangga lagi. Jadi, tangga yang turun dan tangga yang naik itu berbeda,” tambahnya, menegaskan bahwa proyek ini sudah dalam tahap awal pelaksanaan.
Indah Amperawati juga memastikan bahwa pengembangan infrastruktur wisata akan terus dievaluasi secara berkala. Evaluasi ini akan mempertimbangkan perkembangan jumlah kunjungan wisatawan serta kebutuhan spesifik di setiap destinasi pariwisata yang ada di Lumajang.
Proses evaluasi tersebut akan mencakup berbagai aspek, termasuk kemungkinan penambahan fasilitas lain yang relevan, serta perbaikan akses jalan untuk menunjang kelancaran dan kenyamanan aktivitas pariwisata secara keseluruhan.
“Semakin banyak wisatawan ke depan, akan kami lihat lagi apakah perlu ditambah atau infrastruktur jalan mana yang harus diperbaiki,” ungkapnya, menunjukkan visi jangka panjang Pemkab Lumajang dalam memajukan sektor pariwisata.












