KlikMojok – Pada Sabtu malam, 3 Oktober 2026, area parkir Pasar Semeru di Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, berubah menjadi lautan manusia. Ribuan penonton memadati lokasi tersebut untuk menyaksikan gelaran konser musik akbar bertajuk Semesta Ambyar 2026 yang menghadirkan Denny Caknan sebagai bintang utamanya. Acara spektakuler ini diselenggarakan oleh EO Nawa Daya Creative Hub.
Sejak sore hari, para penonton telah mulai berdatangan ke area konser. Kerumunan massa semakin memadat seiring berjalannya waktu hingga malam tiba. Antusiasme yang sudah terasa kuat sejak awal terus memuncak, mencapai puncaknya ketika Denny Caknan akhirnya naik ke atas panggung utama.
Penyanyi populer asal Ngawi tersebut segera menyapa para penonton dan mengajak mereka untuk bernyanyi bersama. Lagu-lagu yang sangat identik dengan nuansa kisah cinta, kehilangan, dan patah hati mulai mengalun, berhasil membuat ribuan orang yang berada di depan panggung ikut larut dalam emosi dan suasana yang terbangun.
Suami dari Bella Bonita itu kemudian menyapa para penggemarnya dengan kalimat yang begitu akrab di telinga: “Selamat malam, orang-orang patah hati. Yang kalau pacaran setia tapi selalu terluka karena tingkah lakunya,”.
Sapaan khas tersebut langsung disambut dengan riuh rendah sorakan dari ribuan penonton. Tak berselang lama, seluruh kawasan Pasar Semeru dipenuhi oleh suara nyanyian ribuan orang yang serempak mengikuti setiap lantunan lagu yang dibawakan oleh Denny Caknan.
Beberapa penonton terlihat mengangkat telepon seluler mereka tinggi-tinggi untuk mengabadikan setiap momen penampilan sang penyanyi idola. Bagi sebagian besar penonton, konser ini tidak hanya berfungsi sebagai bentuk hiburan semata, melainkan juga menjadi sebuah ruang pribadi untuk menikmati lagu-lagu yang mereka anggap sangat mewakili kisah cinta serta perasaan mereka.
Denny Caknan memang menjadi magnet utama yang menarik perhatian dalam konser yang berlangsung dari pukul 15.00 WIB hingga 23.00 WIB tersebut. Energi dan semangat penonton semakin memuncak ketika ia mengajak Bagus, vokalis dari grup Guyon Waton, untuk berkolaborasi bernyanyi bersama di atas panggung.
Namun, Semesta Ambyar 2026 tidak hanya berfokus pada penampilan Denny Caknan seorang. Sejumlah musisi dan penampil lain juga turut hadir untuk memeriahkan konser akbar yang diselenggarakan oleh EO Nawa Daya Creative Hub tersebut.
Para musisi yang turut tampil meliputi Guyon Waton, Adi Candra, Jimy Rosa, serta DJ Andreanz. Kehadiran berbagai musisi dengan karakter dan genre musik yang berbeda-beda ini berhasil membuat seluruh rangkaian pertunjukan Semesta Ambyar 2026 berlangsung semakin semarak dan penuh warna.
Para penonton yang datang tidak hanya berasal dari Kota Mojokerto, tetapi juga dari sejumlah daerah di sekitarnya, semuanya ikut larut dalam atmosfer konser yang meriah. Area parkir Pasar Semeru, yang pada hari-hari biasa menjadi bagian dari aktivitas masyarakat, malam itu bertransformasi menjadi ruang pertemuan bagi ribuan pencinta musik.
Untuk dapat menyaksikan konser spektakuler ini, penonton memiliki kesempatan untuk membeli tiket dalam beberapa kategori yang berbeda. Tiket kategori Festival Presale 2 ditawarkan dengan harga Rp135 ribu, sementara tiket VIP Presale 2 dibanderol seharga Rp225 ribu. Selain itu, terdapat juga tiket RSVP Area (Table) yang bisa didapatkan dengan harga Rp649 ribu.
Kategori tiket RSVP Area secara khusus menawarkan pengalaman menonton yang lebih eksklusif dan dekat dengan panggung, sekaligus dilengkapi dengan layanan all you can eat bagi para pemegangnya.
Dengan jajaran penampil utama seperti Denny Caknan, yang didukung oleh Guyon Waton, Adi Candra, Jimy Rosa, dan DJ Andreanz, Semesta Ambyar 2026 berhasil memposisikan diri sebagai salah satu pertunjukan musik paling menyemarakkan yang mengisi akhir pekan di Kota Mojokerto.
Pada malam yang penuh euforia itu, Pasar Semeru tidak lagi berfungsi hanya sebagai area aktivitas masyarakat biasa. Ribuan orang menjadikannya sebagai tempat berkumpul untuk bernyanyi bersama, menikmati alunan musik, dan sejenak melepas segala kepenatan. Di bawah sorotan lampu panggung yang gemerlap, lagu-lagu bertema patah hati yang dibawakan oleh Denny Caknan justru berhasil menyatukan ribuan suara dalam satu suasana kolektif: semuanya larut bersama dalam hiruk-pikuk Semesta Ambyar.












