KlikMojok – Memasuki usia ke-13 tahun, komunitas sosial Askring Peduli Kantor Club sukses menggelar aksi berbagi kebahagiaan bersama ratusan anak yatim dari total 13 panti asuhan yang tersebar di wilayah Surabaya dan Sidoarjo. Peringatan hari jadi Askring Peduli kali ini dikemas secara spesial melalui tablig akbar, penyaluran santunan, berbagai pentas seni, hingga sholawatan bersama.
Kegiatan mulia tersebut berlangsung pada hari Minggu, 4 Oktober 2026, di Gedung Pomdam V/Brawijaya, Jalan Raden Wijaya Nomor 3, Surabaya. Acara berlangsung dengan khidmat sekaligus meriah, semakin istimewa dengan kehadiran Ustadzah Lutfiya Kharisma sebagai penceramah utama.
Chandra, selaku Pembina Askring Peduli, menyampaikan bahwa konsep perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 ini sengaja dibuat berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa jika pada perayaan sebelumnya anak-anak yatim diajak berekreasi ke sejumlah tempat wisata populer, seperti Kebun Binatang Surabaya hingga Flora Wisata San Terra Malang, kali ini kegiatan difokuskan pada penguatan spiritual dan penyaluran donasi secara langsung.
“Tahun ini kita mengundang 13 panti asuhan, disesuaikan dengan angka ulang tahun Askring Peduli yang ke-13. Ini merupakan bentuk aksi nyata dan kepedulian sosial kami untuk merangkul serta berbagi kebahagiaan bersama anak-anak panti,” ujar Chandra pada Minggu (4/10/2026).
Joko Amor, Ketua Askring Peduli, lebih lanjut menjelaskan bahwa ketiga belas panti asuhan yang hadir berasal dari berbagai wilayah di Surabaya dan Sidoarjo. Setiap panti asuhan datang ke lokasi acara dengan didampingi oleh pengasuh masing-masing.
Didampingi oleh Ketua Panitia Acara, Narno, Joko Amor menuturkan, “Setiap panti asuhan didampingi oleh satu pengasuh. Alhamdulillah, donasi yang terkumpul dari para donatur dapat disalurkan secara langsung kepada anak-anak yatim dan pihak pengasuh panti.”
Dalam tausiyahnya, Ustadzah Lutfiya Kharisma memberikan apresiasi tinggi terhadap kepedulian Askring Peduli yang secara konsisten terus berupaya menebarkan kebaikan melalui berbagai kegiatan sosial. Ia juga mengingatkan seluruh hadirin tentang pentingnya menyayangi, merawat, dan memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yatim.
Ustadzah Lutfiya memaparkan, “Orang-orang yang mau merawat dan memperhatikan anak yatim, insya Allah akan mendapat balasan langsung dari Allah SWT. Di akhirat kelak, mereka yang memelihara anak yatim akan masuk surga dan berdekatan dengan Rasulullah SAW.”
Ia berharap agar kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi ladang keberkahan bagi para pengurus Askring Peduli maupun seluruh donatur yang terlibat. “Semoga kegiatan ini bisa terus konsisten diadakan. Untuk para donatur, semoga senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, dan keberkahan,” tambahnya. Doa tersebut disambut dengan seruan amin yang bergema dari para hadirin yang antusias mengikuti kegiatan.
Suasana peringatan HUT ke-13 Askring Peduli semakin semarak dengan penampilan seni yang memukau dari anak-anak panti asuhan. Mereka menunjukkan berbagai kreativitas dan bakat, mulai dari menari, melantunkan sholawat, hingga bernyanyi bersama di panggung.
Joko Amor menyatakan bahwa setiap panti asuhan mendapatkan kesempatan untuk menampilkan kreasi mereka masing-masing. Penampilan tersebut menjadi ruang berharga bagi anak-anak untuk menunjukkan bakat terpendam mereka sekaligus menikmati kebersamaan yang hangat. “Menariknya, setiap panti asuhan menampilkan kreasinya masing-masing. Ada yang menari, membawakan lantunan sholawat, hingga bernyanyi bersama. Alhamdulillah, semua anak-anak merasa gembira dan bahagia. Semoga acara ini membawa keberkahan bagi kita semua,” tutup Joko Amor.
Melalui kegiatan yang inspiratif ini, Askring Peduli berharap bahwa peringatan hari jadi mereka tidak hanya menjadi seremoni organisasi semata, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial dan terus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim. Beberapa panti asuhan yang turut berpartisipasi antara lain Panti Asuhan Hidayatus Syiban dari Jangkungan dan Panti Asuhan Rifayatus Sholehah dari Ketintang 1.












