Menu

Mode Gelap
Prabowo ‘Gebrak’ Riau: Perintahkan Tuntas Hotspot Sebelum Jadi Api, Siapkan Sumur Bor! Prof Zudan Lantik Dewan Hakim MTQ VIII KORPRI 2026, Tekankan Nilai Al-Qur’an Wajib Masuk Birokrasi! Mengukir Harmoni di Ngoro: Seruan Gus Barra Menjaga Warisan Bumi Mojopahit Gema Berkah dari Koin yang Tertebar: Rombekan, Tradisi Maulid Nabi yang Eratkan Warga Mojokerto Mata Ketiga di Ruang Publik: Dilema Kacamata Pintar Meta Ray-Ban dan Bayang-Bayang Privasi SMP Al-Ikhlas Lumajang Tanamkan Kepedulian Sosial Melalui Donasi Gempa NTT ke Lazismu

Pendidikan

SMP Al-Ikhlas Lumajang Tanamkan Kepedulian Sosial Melalui Donasi Gempa NTT ke Lazismu

badge-check


					SMP Al-Ikhlas Lumajang Tanamkan Kepedulian Sosial Melalui Donasi Gempa NTT ke Lazismu Perbesar

KlikMojok – Gempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter (SR) yang melanda Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah membangkitkan gelombang kepedulian dari berbagai elemen masyarakat. Di Lumajang, Jawa Timur, semangat empati ini diwujudkan melalui kolaborasi antara lembaga pendidikan dan organisasi sosial, yang secara aktif mengajak publik untuk merasakan dan berbagi beban dengan sesama warga negara yang tengah menghadapi dampak bencana.

Pada hari Senin, 24 Agustus 2026, seluruh keluarga besar SMP Al-Ikhlas Lumajang secara resmi menyerahkan donasi kemanusiaan yang telah terkumpul, ditujukan bagi para korban gempa NTT, melalui Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Lumajang. Dana sumbangan tersebut merupakan hasil penggalangan dari para siswa, yang tidak hanya mencerminkan kepedulian mereka tetapi juga menjadi bagian integral dari proses pembelajaran sosial di sekolah.

Puji Lestari, S.Ag., M.Pd., selaku Kepala SMP Al-Ikhlas Lumajang, menjelaskan bahwa inisiatif penggalangan donasi ini bertujuan untuk membangkitkan dan memupuk rasa empati serta kepedulian di kalangan siswa terhadap kondisi saudara-saudara sebangsa yang sedang dilanda musibah. Puji Lestari menegaskan, “Penggalangan donasi ini mengajak anak-anak agar bisa merasakan penderitaan saudara kita di NTT. Kami ingin anak-anak belajar bahwa ketika ada saudara kita yang mengalami kesulitan, kita tidak boleh hanya melihat, tetapi harus berusaha hadir membantu sesuai kemampuan yang kita miliki.”

Ia menambahkan bahwa dalam aksi kemanusiaan semacam ini, kuantitas bantuan bukanlah tolok ukur utama. Yang terpenting adalah tumbuhnya kesadaran untuk saling berbagi dan menguatkan kepedulian terhadap sesama. “Walaupun donasi yang kita himpun tidak banyak, paling tidak bisa meringankan beban saudara kita yang terdampak musibah gempa bumi. Nilai yang ingin kami tanamkan kepada anak-anak adalah keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi. Karena dari kepedulian kecil yang dilakukan bersama, insyaallah dapat memberikan manfaat besar bagi mereka yang membutuhkan,” lanjut Puji.

Puji Lestari juga mengungkapkan bahwa seluruh anggota keluarga besar SMP Al-Ikhlas Lumajang merasakan duka cita yang mendalam atas bencana gempa yang menimpa masyarakat NTT. Ia berharap donasi yang berhasil dikumpulkan dapat memberikan dukungan, baik secara moral maupun materi, bagi para penyintas. Dalam kesempatan itu, Puji turut menyampaikan apresiasinya kepada Lazismu Lumajang yang telah berperan sebagai fasilitator dan penghubung dalam menyalurkan gerakan kemanusiaan ini. “Pendidikan bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga bagaimana membentuk generasi yang memiliki hati, peduli terhadap sesama, dan siap membantu ketika ada saudara yang membutuhkan. Semoga langkah kecil ini menjadi pembelajaran berharga bagi anak-anak kami untuk terus menebarkan kebaikan,” tutup Puji Lestari.

Di sisi lain, Said Romdhon, selaku Manager Lazismu Lumajang, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar SMP Al-Ikhlas Lumajang, serta para donatur lain yang telah menyalurkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat di NTT. Said Romdhon berharap, “Semoga sumbangan yang diberikan menjadi amal kebaikan yang penuh keberkahan, serta para donatur selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang.”

Said menegaskan bahwa amanah yang diberikan oleh para donatur merupakan tanggung jawab besar bagi Lazismu Lumajang. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus berupaya menghimpun dan menyalurkan bantuan kemanusiaan agar tepat sasaran. “Lazismu akan terus bergerak menggalang donasi dan mengawal amanah dari masyarakat agar bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita yang sedang terdampak musibah,” paparnya.

Selain mengumpulkan donasi dari masyarakat umum, Lazismu Lumajang juga aktif mengawal instruksi dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lumajang. Instruksi tersebut mengimbau seluruh masjid Muhammadiyah di Kabupaten Lumajang untuk berpartisipasi dalam gerakan kemanusiaan ini dengan menyumbangkan hasil infak Jumat selama dua pekan. Said menambahkan, “Lazismu juga terus mengawal instruksi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lumajang agar masjid-masjid Muhammadiyah seluruh Lumajang menginfakkan hasil infak dua Jumat untuk membantu saudara kita di NTT.”

Lebih lanjut, Said tidak hanya mengajak pihak internal Muhammadiyah, tetapi juga seluruh masyarakat umum untuk turut serta dalam aksi kepedulian ini. Ia menekankan bahwa sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Bagi masyarakat yang berkeinginan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa NTT melalui Lazismu Lumajang, dapat melakukannya melalui rekening yang tersedia. Dari Lumajang, gelombang kepedulian ini terus meluas dan berkembang. Langkah sederhana yang diinisiasi oleh lembaga pendidikan dan didukung oleh gerakan sosial ini menjadi bukti nyata bahwa nilai kemanusiaan mampu menembus batasan jarak, membawa harapan bagi saudara-saudara di NTT yang sangat membutuhkan uluran tangan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mengukir Harmoni di Ngoro: Seruan Gus Barra Menjaga Warisan Bumi Mojopahit

25 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Gema Berkah dari Koin yang Tertebar: Rombekan, Tradisi Maulid Nabi yang Eratkan Warga Mojokerto

25 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Revitalisasi Sekolah Terdampak Gempa Flores NTT Diprioritaskan 2026, Kemendikdasmen Siapkan Bantuan Komprehensif

25 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Bukan Sekadar Bersholawat, Cara SDIT Permata Surabaya Tanamkan Akhlak Rasul

25 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Dari Kampung Madu, Kediri, ke Panggung Hak Cipta Nasional: Resonansi Karya Menggema Suara Musisi Orisinal

25 Agustus 2026 - 06:26 WIB

Trending di Pendidikan