KlikMojok – Pada hari Senin, 1 September 2026, SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo secara resmi menyerahkan donasi kemanusiaan senilai Rp21,3 juta kepada Lazismu Sidoarjo. Penyerahan dana bantuan untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) ini dilaksanakan di ruang kepala sekolah, menandai komitmen Smamda Sidoarjo dalam menumbuhkan kepedulian sosial.
Dana yang terkumpul ini merupakan hasil kontribusi dari seluruh keluarga besar Smamda, yang meliputi 1.318 siswa serta 116 guru dan karyawan, menunjukkan solidaritas kolektif dari komunitas sekolah.

M. Zainul Arifin, S.Kom., M.M., selaku Kepala Smamda Sidoarjo, menjelaskan bahwa proses penggalangan donasi tersebut dilakukan hanya dalam satu hari, yaitu pada hari Jumat.
Beliau melanjutkan bahwa inisiatif pengumpulan donasi ini merupakan elemen penting dari pendidikan kepedulian sosial yang diterapkan kepada seluruh warga sekolah. Oleh karena itu, kegiatan ini secara aktif mendorong setiap individu di Smamda untuk berkompetisi dalam berbuat kebaikan.
Zainul menegaskan, “Ketika sekolah mengeluarkan infak, sekolah akan semakin besar dan semakin banyak siswa. Jadi bukan malah kehilangan uang.”
Ia juga menambahkan bahwa semangat berbagi harus senantiasa dipupuk dan dikembangkan di lingkungan pendidikan. Dengan demikian, para siswa tidak hanya akan mendapatkan pengetahuan akademik semata, melainkan juga akan terlatih untuk memiliki rasa kepedulian yang tinggi terhadap sesama.
Di samping penyerahan donasi, Zainul turut menyampaikan pesan khusus bagi masyarakat dan para pelajar yang menjadi korban terdampak bencana di NTT.
Beliau mengungkapkan harapannya agar mereka dapat terus bersabar dan tetap bersemangat dalam menjalani aktivitas pendidikan, meskipun berada dalam kondisi yang penuh tantangan.
“Pesan kami untuk saudara-saudara dan anak-anak sekolah di sana, semoga tetap sabar dan tetap semangat sekolah dalam kondisi apa pun. Doa kami dari keluarga besar Smamda untuk kalian di sana,” ujarnya penuh empati.
Lebih lanjut, Zainul menjelaskan bahwa Smamda Sidoarjo berkomitmen untuk terus mengembangkan model pendidikan yang mengintegrasikan antara pencapaian prestasi akademik dan pengembangan kepedulian sosial. Sebagai bukti komitmen tersebut, sekolah ini pernah dianugerahi predikat Outstanding School oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.
Penghargaan bergengsi itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan oleh para siswa, guru, karyawan, serta dukungan dari wali murid.
Selain itu, ia menambahkan, Smamda juga telah ditetapkan sebagai Sekolah Penggerak Angkatan Pertama pada tahun 2021. Sekolah ini juga aktif dalam mengembangkan berbagai program unggulan.
“Program tersebut meliputi Boarding School, International Class, dan Coding Class. Program itu bertujuan mengembangkan potensi siswa dalam bidang keislaman, bahasa, teknologi, serta keterampilan global,” katanya merinci.
Melalui aksi penggalangan donasi untuk korban bencana di Flores, NTT, Kepala Smamda kembali menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran krusial dalam menumbuhkan rasa kepedulian. Oleh karena itu, semangat berbagi diharapkan dapat terus menjadi bagian integral dari budaya sekolah Smamda.













