Menu

Mode Gelap
Motor Listrik Polytron: Tembus 70.000 Pengguna, Siap Gebrak GIIAS Surabaya 2026 Strategi Komprehensif SMA Muhi Antar 269 Lulusan ke PTN dan Kampus Global Merawat Cinta di Layar Kaca: Jejak Ning Margaret dan Pesan Kultural Fatayat NU di Jombang Jejak Intelektual Gus Hayid: Mengurai Visi NU Abad Kedua dalam Tiga Jilid Komprehensif Pengalaman Spiritual dan Fisik: Kemahiran HW Spemutu Bentuk Karakter Tangguh Siswa Kelas VII Gebyar UMKM Sidoarjo: Wadah Promosi Produk Lokal dan Naik Kelas Pelaku Usaha

Pendidikan

Pengalaman Spiritual dan Fisik: Kemahiran HW Spemutu Bentuk Karakter Tangguh Siswa Kelas VII

badge-check


					Pengalaman Spiritual dan Fisik: Kemahiran HW Spemutu Bentuk Karakter Tangguh Siswa Kelas VII Perbesar

KlikMojok – Pada Jumat, 28 Agustus 2026, sebanyak 126 siswa Kelas VII dari SMP Muhammadiyah 1 Gresik (Spemutu) berpartisipasi dalam Kemahiran HW Batch II. Kegiatan kepanduan Hizbul Wathan (HW) ini dirancang khusus untuk mengasah kedisiplinan, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan para siswa melalui serangkaian pengalaman yang memadukan tantangan fisik dan suasana religi di tengah tenda perkemahan. Salah satu momen berkesan adalah saat mereka menyanyikan lagu Mars HW dalam sesi tadabbur alam.

Sore hari pada Jumat, 28 Agustus 2026, suasana khidmat menyelimuti pelataran sekolah swasta favorit di Kecamatan Gresik tersebut. Lantunan azan yang merdu menggema, dikumandangkan dengan penuh penghayatan oleh Muhammad Danesh, seorang siswa Kelas VII. Momen ini menjadi penanda jeda krusial dalam rangkaian Kemah Akhir Pekan (Kemahiran) HW Batch II yang tengah berlangsung.

Setelah panggilan salat, seluruh 126 peserta Kemahiran HW Batch II, yang terdiri dari siswa putra dan putri Kelas VII, tampak berduyun-duyun mengambil air wudu. Mereka kemudian bergerak menuju area yang telah dipersiapkan khusus oleh para guru panitia. Tak lama berselang, keheningan menyelimuti lokasi, saat seluruh peserta dan guru menunaikan salat Magrib berjemaah dengan penuh kekhusyukan.

Keheningan dan kekhusyukan semakin terasa syahdu ketika lantunan ayat suci Al-Quran terdengar merdu dari Muhammad Adam, siswa Kelas VIII, yang bertindak sebagai imam. Kekhusyukan serupa juga terpancar jelas selama pelaksanaan salat Isya berjemaah. Pengalaman menunaikan ibadah salat di tempat terbuka, beratapkan langit senja, menjadi sebuah pengalaman spiritual yang mendalam dan tak terlupakan bagi setiap siswa.

Penempatan jadwal salat di tengah padatnya rangkaian kegiatan ini dilakukan secara sengaja oleh panitia. Tujuannya adalah untuk menegaskan urgensi ibadah dalam setiap kondisi, di mana pun dan kapan pun. Momen ini tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan kewajiban, melainkan juga sebagai instrumen vital untuk memperkuat mental dan spiritual siswa sebelum mereka menghadapi serangkaian aktivitas berikutnya yang menuntut lebih banyak tantangan. Gema suara takbir yang berulang di antara jejeran tenda semakin mengentalkan nuansa religi sepanjang perkemahan.

Seluruh kondisi dan aktivitas tersebut merupakan bagian integral dari agenda kegiatan kokurikuler Kemahiran Batch II. Pihak sekolah telah merancang kegiatan ini sebagai platform komprehensif untuk pembentukan karakter siswa, pengembangan berbagai kompetensi dasar, serta pemantapan jiwa kepanduan Hizbul Wathan (HW). Kemahiran HW ini bukan sekadar perkemahan biasa, melainkan sebuah wadah strategis untuk menanamkan nilai-nilai luhur kepanduan yang akan membentuk pribadi siswa.

Kegiatan Kemahiran Batch II ini secara resmi dimulai sejak Jumat sore, diawali dengan upacara pembukaan di halaman sekolah yang diikuti oleh seluruh peserta. Perkemahan ini secara konsisten mengusung dan menekankan nilai-nilai fundamental seperti disiplin, kemandirian, dan kebersamaan. Bagi siswa baru Kelas VII, kegiatan tahun ini berperan sebagai tonggak awal yang penting untuk memperkenalkan dan mendekatkan mereka pada esensi kepanduan HW di jenjang SMP.

Raissa Nathania Apsarini, seorang siswi dari Kelas VII A, mengungkapkan bahwa Kemahiran HW ini merupakan pengalaman pertamanya. Ia merasakan antusiasme yang sangat tinggi dalam mengikuti setiap tahapan kegiatan. Menurut Raissa, Kemahiran ini merepresentasikan bentuk komitmen dirinya dan rekan-rekannya untuk membentuk generasi muda yang tangguh serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.

Dengan penuh semangat, Raissa menjelaskan, “Menurut saya, Kemahiran ini memberikan saya dan teman-teman wawasan baru tentang pembelajaran. Pembelajaran ternyata tidak hanya terjadi di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di alam terbuka.”

“Latihan ketahanan fisik maupun mental seperti tadabbur alam sangat berkesan bagi saya,” tambahnya. Selain itu, pengalaman tidur di tenda dan makan bersama-sama juga menjadi pengalaman baru yang sangat menyenangkan baginya.

Rais Asyraf Alfath, siswa Kelas VII E yang lahir di Gresik, juga menyampaikan pandangan serupa. Baginya, Kemahiran Batch II ini menyuguhkan berbagai tantangan yang tidak mudah, menuntut ia dan teman-temannya untuk senantiasa bekerja sama dan berkolaborasi secara erat.

“Kami harus berpikir kritis dan kreatif agar tantangan yang diberikan dapat diselesaikan tepat waktu dan benar,” tutur Rais. Ia juga menekankan bahwa pentingnya komunikasi yang efektif dalam tim merupakan kunci untuk mencapai tujuan bersama.

Sepanjang Kemahiran HW Batch II ini, para peserta mendapatkan serangkaian materi serta dinamika kelompok yang padat dan sangat edukatif. Kegiatan diawali dengan pendalaman materi dasar kepanduan Hizbul Wathan, mencakup teknik kepanduan (scouting skill) dan navigasi darat.

Setelah sesi materi dasar, kegiatan dilanjutkan dengan latihan baris-berbaris yang dipandu langsung oleh guru serta kakak pembina HW. Dalam sesi ini, disiplin dan kekompakan menjadi aspek utama yang ditekankan. Meskipun suasana malam semakin larut, semangat para siswa sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda pudar.

Tantangan yang disajikan tidak berhenti hanya pada materi dan baris-berbaris. Para peserta juga dihadapkan pada sesi outbound ketangkasan yang seru. Tawa riang dan sorak sorai semangat terus menggema, menyemangati setiap tim yang berkompetisi. Meskipun keringat bercucuran, ekspresi kebahagiaan jelas terpancar dari wajah mereka setelah berhasil menaklukkan setiap rintangan yang diberikan.

Melalui penyelenggaraan Kemahiran HW Batch II ini, SMP Muhammadiyah 1 Gresik menaruh harapan besar agar para siswa Kelas VII tidak hanya memperoleh wawasan kepanduan yang mendalam dan matang. Lebih dari itu, pihak sekolah sangat menginginkan agar para siswa mampu mengimplementasikan nilai-nilai luhur seperti kedisiplinan, kemandirian, serta kepedulian sosial dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari mereka, baik di lingkungan sekolah maupun ketika berinteraksi dengan masyarakat luas.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Strategi Komprehensif SMA Muhi Antar 269 Lulusan ke PTN dan Kampus Global

29 Agustus 2026 - 06:26 WIB

Merawat Cinta di Layar Kaca: Jejak Ning Margaret dan Pesan Kultural Fatayat NU di Jombang

29 Agustus 2026 - 06:16 WIB

Jejak Intelektual Gus Hayid: Mengurai Visi NU Abad Kedua dalam Tiga Jilid Komprehensif

29 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Setelah Kibar Bendera, Delapan Paskibraka Bawean Menanti Pulang di Tengah Gelombang Tinggi

28 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Apresiasi Anggota DPR: Buku ‘Hidup Berkah’ Hadirkan Pilar Kebermanfaatan bagi Masyarakat, Bangsa, dan Negara

28 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Trending di Pendidikan