Menu

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Membangun Generasi Qur’ani: Program Tadarling Mumtas Ajak Siswa Belajar Al-Qur’an Antar Rumah

badge-check

Membangun Generasi Qur’ani: Program Tadarling Mumtas Ajak Siswa Belajar Al-Qur’an Antar Rumah Perbesar

KlikMojok – Pada Jumat, 4 September 2026, suasana di Kapas Baru VII/69 Surabaya terasa istimewa, bukan karena perayaan besar, melainkan karena lantunan ayat suci Al-Qur’an. Ini menandai dimulainya program inovatif Tadarus Keliling (Tadarling) Mumtas, inisiatif dari SD Muhammadiyah 10 Surabaya. Program ini bertujuan membawa siswa belajar Al-Qur’an langsung dari rumah ke rumah, sekaligus mempererat tali persaudaraan (ukhuwah), menambah wawasan keislaman, dan menyebarkan syiar Islam secara lebih luas.

Rumah keluarga Hafiza Khaira Lubna Hermawan menjadi lokasi bersejarah bagi kegiatan perdana Tadarling Mumtas. Siang itu, alunan merdu ayat-ayat suci Al-Qur’an mengalir dari kediaman tersebut, menciptakan atmosfer yang penuh keberkahan dan ketenangan.

Satu per satu, siswa-siswi kelas VI SD Mumtas datang dengan raut wajah ceria. Mereka membawa serta mushaf Al-Qur’an masing-masing, menunjukkan semangat yang tinggi untuk belajar dan menghidupkan syiar Islam di lingkungan sekitar.

Didampingi oleh para wali kelas dan tim Ismuba (pendidikan Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab), para generasi Qur’ani Mumtas ini memulai kegiatan dengan tadarus bersama. Suara bacaan Al-Qur’an yang bersahutan dari setiap siswa menciptakan suasana yang khusyuk dan menenangkan hati.

Rumah yang menjadi tuan rumah kegiatan tersebut seolah-olah bertransformasi menjadi taman kecil yang dipenuhi cahaya keberkahan. Setelah sesi tadarus bersama, acara dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan lain seperti pembukaan, tilawah Al-Qur’an, kultum (kuliah tujuh menit), dan tausiah.

Untuk sesi tausiah, Tadarling Mumtas menghadirkan Ustadz Nardi, S. Th.I., M.Pd., seorang pemateri dari Majelis Tabligh PCM Pabean Cantikan. Dengan gaya penyampaian yang ringan dan mudah dicerna oleh anak-anak, Ustadz Nardi membawakan tema menarik: “Keren Itu Bukan Cuma Pintar, Tapi Juga Dekat dengan Al-Qur’an”.

Di hadapan para siswa, Ustadz Nardi menjelaskan secara mendalam makna sesungguhnya dari membaca Al-Qur’an. Beliau menegaskan bahwa membaca kitab suci ini bukan sekadar rutinitas ibadah semata, melainkan sebuah jalan penting untuk meraih keberkahan dalam hidup.

Lebih lanjut, Ustadz Nardi memaparkan bahwa setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur’an memiliki nilai pahala tersendiri. Oleh karena itu, semakin sering seseorang berinteraksi dan membaca Al-Qur’an, semakin dekat pula ia dengan petunjuk dan rahmat dari Allah Swt.

“Anak yang hebat bukan hanya yang nilainya bagus, tetapi juga yang akrab dengan Al-Qur’an,” terang Ustadz Nardi. Pesan yang mendalam ini disambut dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta yang hadir.

M. Khoirul Anam, M.Pd.I., selaku Kepala SD Muhammadiyah 10 Surabaya (Mumtas), turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga Hafiza Khaira Lubna Hermawan. Keluarga tersebut telah berkenan menjadi tuan rumah untuk kegiatan perdana Tadarling Mumtas ini.

“Terima kasih atas sambutannya, tempat, dan hidangan yang telah disiapkan. Semoga Allah Swt membalas dengan pahala berlipat dan keberkahan yang melimpah,” ujarnya, penuh rasa syukur.

M. Khoirul Anam juga menjelaskan bahwa program Tadarling bukan hanya sekadar agenda membaca Al-Qur’an bersama. Lebih dari itu, program ini memiliki makna yang jauh lebih luas dan mendalam bagi perkembangan para siswa.

Melalui kegiatan Tadarling ini, anak-anak memperoleh kesempatan untuk menambah ilmu pengetahuan agama, sekaligus mempererat tali persaudaraan atau ukhuwah Islamiyah antar sesama. Mereka juga bisa mengenal lebih dekat keluarga dari teman-teman mereka dan memahami lingkungan sekitar tempat tinggal sahabatnya.

Selain manfaat tersebut, para siswa juga diajarkan untuk belajar menebarkan kebaikan dan syiar Islam di tengah masyarakat. Dengan demikian, proses belajar Al-Qur’an tidak terbatas hanya di lingkungan sekolah saja, melainkan meluas hingga ke komunitas.

Siang itu, Tadarling perdana Mumtas berhasil menciptakan sebuah pertemuan antarsiswa dalam suasana yang berbeda dan penuh kekeluargaan. Dari satu rumah ke rumah lainnya, kegiatan ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam menumbuhkan generasi yang memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an.

Melalui pendekatan ini, anak-anak tidak hanya terpaku pada pembelajaran ilmu pengetahuan umum. Mereka juga dibimbing untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai bagian yang tak terpisahkan dan dekat dalam setiap aspek kehidupan mereka.

Dari rumah-rumah yang dipenuhi dengan lantunan ayat suci, diharapkan akan terus tumbuh harapan akan masa depan yang lebih cerah, melahirkan generasi yang berakhlak mulia dan berlandaskan Al-Qur’an.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sukses Digelar, Ini Daftar Lengkap Juara Lomba Mewarnai Regional Meeting Cluster Mojokerto Raya

6 Sep 2026 - 12:36 WIB

Sukses Digelar, Ini Daftar Lengkap Juara Lomba Mewarnai Regional Meeting Cluster Mojokerto Raya

Napas Terakhir Sampurna dan Bisikan Rimba: Urgensi Pendekatan One Health untuk Deteksi Dini Risiko Kesehatan

6 Sep 2026 - 06:12 WIB

Napas Terakhir Sampurna dan Bisikan Rimba: Urgensi Pendekatan One Health untuk Deteksi Dini Risiko Kesehatan

Merajut Asa di Tengah Gejolak: Pasar Murah Pemprov Jatim Redam Inflasi, Hadirkan Senyum di Blitar

6 Sep 2026 - 06:11 WIB

Merajut Asa di Tengah Gejolak: Pasar Murah Pemprov Jatim Redam Inflasi, Hadirkan Senyum di Blitar

Mendongkrak Potensi Produk Pesisir Sukolilo: Umsura Dampingi Sertifikasi Halal untuk Bola Udang dan Sambal Rebon

6 Sep 2026 - 06:10 WIB

Mendongkrak Potensi Produk Pesisir Sukolilo: Umsura Dampingi Sertifikasi Halal untuk Bola Udang dan Sambal Rebon

PPTKA Gresik Latih Guru Al-Quran Kuasai AI untuk Inovasi Dakwah Digital

5 Sep 2026 - 21:06 WIB

PPTKA Gresik Latih Guru Al-Quran Kuasai AI untuk Inovasi Dakwah Digital
Trending di Pendidikan