KlikMojok – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Anti Stunting (MAS) Kelompok 21 dari Universitas Muhammadiyah Malang turut serta dalam kegiatan Posyandu di Dusun Slatri, Desa Pait, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, pada Senin (25/8/2026). Bersama petugas perawat desa dan kader kesehatan, mereka mendampingi pemeriksaan kehamilan (Antenatal Care/ANC) serta pemberian imunisasi penting bagi balita, sebagai bagian dari upaya mendukung kesehatan ibu dan anak di wilayah tersebut.
Fokus utama dari kegiatan Posyandu ini adalah layanan pemeriksaan kehamilan atau Antenatal Care (ANC) bagi ibu hamil dan program imunisasi untuk balita. Para mahasiswa KKN MAS dari Universitas Muhammadiyah Malang berkolaborasi langsung dengan tenaga kesehatan profesional dan kader Posyandu setempat dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini bertujuan ganda. Pertama, untuk memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak di tengah masyarakat. Kedua, memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai kebutuhan kesehatan riil yang dihadapi oleh warga secara langsung.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sesi pemeriksaan kesehatan untuk ibu hamil. Dalam tahap ini, tenaga kesehatan dan kader Posyandu menjalankan tugas mereka dengan memberikan pelayanan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing ibu.
Di sisi lain, para mahasiswa KKN MAS aktif terlibat dalam membantu kelancaran proses pelayanan. Mereka juga berperan dalam mendampingi ibu hamil, memastikan kenyamanan dan dukungan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
Pemeriksaan Antenatal Care (ANC) memiliki peran krusial dalam memungkinkan tenaga kesehatan memantau secara berkala kondisi kesehatan ibu serta perkembangan janin selama masa kehamilan. Melalui pemantauan ini, petugas dapat dengan cepat mengidentifikasi dan menindaklanjuti setiap kondisi yang memerlukan perhatian khusus atau intervensi medis.
Selain layanan pemeriksaan kehamilan, Posyandu juga secara rutin menyelenggarakan program imunisasi bagi balita. Pada sesi ini, mahasiswa KKN MAS turut berkontribusi dalam menjaga ketertiban dan kelancaran jalannya kegiatan.
Upaya mahasiswa juga difokuskan pada penciptaan suasana yang nyaman dan kondusif bagi para balita. Hal ini sangat penting, terutama ketika anak-anak harus menunggu giliran mereka untuk mendapatkan pelayanan imunisasi.
Tenaga kesehatan profesional kemudian melanjutkan dengan memberikan imunisasi kepada balita, sesuai dengan kebutuhan individual masing-masing anak dan jadwal imunisasi yang telah ditetapkan.
Audy Yuniarti, salah satu mahasiswa dari KKN MAS Kelompok 21, menyampaikan pandangannya mengenai keterlibatan mereka dalam kegiatan Posyandu. Menurutnya, pengalaman ini memberikan nilai dan pelajaran yang sangat berharga.
“Ikut terlibat dalam kegiatan Posyandu ini bukan hanya tentang menerapkan apa yang sudah dipelajari di kampus, tetapi juga belajar memahami kondisi masyarakat secara langsung. Melihat ibu hamil dan balita mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik menjadi pengalaman yang sangat berarti,” ujar Audy.
Audy menambahkan bahwa partisipasi dalam kegiatan Posyandu ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari interaksi dengan masyarakat. Pengalaman praktis semacam ini sekaligus memperluas pemahaman mereka mengenai pentingnya pelayanan kesehatan dasar di komunitas.
Lebih dari sekadar pusat layanan kesehatan, Posyandu juga memiliki fungsi yang lebih komprehensif. Ia berperan sebagai platform komunikasi yang efektif, mempertemukan masyarakat, kader kesehatan, dan tenaga medis untuk berinteraksi dan berbagi informasi.
Melalui jalur komunikasi yang terjalin di Posyandu, para orang tua dapat memperoleh berbagai informasi penting mengenai kondisi kesehatan anak-anak mereka. Kesempatan ini juga digunakan untuk menanamkan pemahaman tentang betapa krusialnya menjaga kesehatan sejak usia dini.
Kehadiran dan dukungan dari KKN MAS Kelompok 21 diharapkan dapat berkontribusi pada keberlanjutan serta peningkatan kualitas kegiatan Posyandu di Dusun Slatri.
Selain itu, melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak akan semakin meningkat.
Para mahasiswa juga secara aktif mengajak para ibu hamil untuk rutin menjalani pemeriksaan kesehatan selama masa kehamilan mereka. Tak lupa, orang tua juga diimbau untuk tidak pernah melewatkan jadwal imunisasi yang telah ditentukan bagi balita mereka, demi tumbuh kembang optimal anak.













