Menu

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Dari Ponorogo ke Kancah Dunia, Darut Taqwa Kirim Kontingen Pramuka ke Jambore Internasional

badge-check

Dari Ponorogo ke Kancah Dunia, Darut Taqwa Kirim Kontingen Pramuka ke Jambore Internasional Perbesar

KlikmojokEDU – Minggu pagi, 7 September 2025, halaman Pondok Pesantren Darut Taqwa mendadak lebih semarak dari biasanya. Bukan karena ada acara pernikahan massal atau lomba makan kerupuk, tapi karena ada momen penting: pelepasan kontingen pramuka Darut Taqwa menuju ajang internasional World Muslim Scout Jamboree 2025 di Cibubur, Jakarta.

Bupati Ponorogo, H. Sugiri Sancoko, hadir langsung melepas rombongan. Tak ketinggalan, KH. Samsudin, Lc, sang pimpinan pondok, juga memberi wejangan. Pesannya sederhana tapi mantap: jaga nama baik pondok, jangan tinggal sholat, dan perbanyak dzikir. Bahasa halusnya: boleh seru-seruan di jambore, tapi tetap ingat identitas sebagai santri.

Pramuka Darut Taqwa Ponorogo

Total ada 36 peserta plus 9 pendamping yang sudah dipoles jauh-jauh hari. Latihan fisik, persiapan mental, sampai hafalan yel-yel sudah digarap serius. Jangan salah, urusan yel-yel ini bukan sekadar teriak-teriak, tapi kadang jadi penentu gengsi kelompok saat jambore.

KH. Samsudin menegaskan kalau pramuka di Darut Taqwa bukan cuma ekstrakurikuler pelengkap kurikulum. Lebih dari itu, ia adalah sarana membentuk karakter santri. Apalagi Darut Taqwa sekarang sudah punya santri dari mancanegara, termasuk Malaysia. Jadi ikut jambore ini bukan hanya silaturahmi, tapi juga semacam “showcase” kualitas santri Ponorogo di panggung dunia.

Jambore internasional ini bakal berlangsung 9–14 Desember 2025 dan diikuti ribuan pramuka dari berbagai negara muslim. Bayangkan, santri yang sehari-hari biasa berkegiatan di Ponorogo, sebentar lagi bakal berinteraksi dengan teman sebaya dari berbagai belahan dunia.

Partisipasi Darut Taqwa jelas menunjukkan bahwa pondok pesantren kini tak melulu identik dengan kajian kitab kuning atau hafalan. Ada juga ruang bagi santri untuk mengasah kepemimpinan, disiplin, sampai wawasan global.

Semoga saja, sepulang dari jambore nanti, santri-santri Darut Taqwa nggak cuma bawa oleh-oleh kaos panitia atau pin pramuka, tapi juga pengalaman berharga yang bikin mereka makin siap menghadapi dunia. Karena, jujur saja, menghadapi hidup sering kali lebih rumit ketimbang pasang tenda di jambore.

Pengirim: Komari, Editor: KlikmojokEDU

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Perpaduan Dakwah dan Petualangan: Bikersmu Kulon Progo Lantik Pengurus Baru di Lereng Gunung Sumbing

14 Sep 2026 - 18:47 WIB

Perpaduan Dakwah dan Petualangan: Bikersmu Kulon Progo Lantik Pengurus Baru di Lereng Gunung Sumbing

Pengembangan Keterampilan Santri: Giat Pramuka eLKISI di Gua Gembyang Mojokerto

14 Sep 2026 - 15:17 WIB

Pengembangan Keterampilan Santri: Giat Pramuka eLKISI di Gua Gembyang Mojokerto

Menjelajahi Labirin Harga BBM: Mengapa Pertalite Stabil di Tengah Lonjakan Diesel Mencapai Rp25 Ribu?

14 Sep 2026 - 12:38 WIB

Menjelajahi Labirin Harga BBM: Mengapa Pertalite Stabil di Tengah Lonjakan Diesel Mencapai Rp25 Ribu?

Nafas di Tengah Bara: Dukungan Kesehatan Dokkes Polres Malang untuk Pejuang Karhutla TNBTS

14 Sep 2026 - 12:37 WIB

Nafas di Tengah Bara: Dukungan Kesehatan Dokkes Polres Malang untuk Pejuang Karhutla TNBTS

Pengalaman Perdana Berbuah Prestasi: Paskibraka SD Muri Sabet Juara Bina 3

14 Sep 2026 - 12:36 WIB

Pengalaman Perdana Berbuah Prestasi: Paskibraka SD Muri Sabet Juara Bina 3
Trending di Pendidikan