Menu

Mode Gelap
Semangat Kreativitas Anak Warnai Gebyar UMKM Sidoarjo: Ratu Hadriana Raih Juara Lomba Mewarnai Muktamar NU dan Riak Demokrasi: Saat Tata Tertib Menjadi Medan Uji Kedaulatan Peserta Dari Tambak ke Cobek: Mengukir Asa dan Kebanggaan Pangan Lokal Lamongan di Festival Bandeng Lele Nyanyian Persatuan di Omah Sawah Kediri: Ketika Musik dan Olahraga Mengukir Semangat Kemerdekaan Di Bawah Terik Tambakberas: Suara Nahdliyin Muda Mengawal Marwah Muktamar PBNU SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo Gelar “Sdamada Berkisah” dan Lomba Agustusan untuk Guru

Berita Terkini

Siswa Hebat Lahir dari Guru Hebat, Budaya Spiritual di SMP PGRI 6 Surabaya Tuai Pujian

badge-check


					Siswa Hebat Lahir dari Guru Hebat, Budaya Spiritual di SMP PGRI 6 Surabaya Tuai Pujian Perbesar

Pemandangan menyejukkan hati terlihat di SMP PGRI 6 Surabaya setiap kali kegiatan keagamaan digelar. Yang memimpin bukan lagi guru, tetapi seorang siswa dengan peci atau kerudung rapi, duduk bersila dengan percaya diri sambil memandu ratusan teman melantunkan Surah Yasin dan Istighosah. Suaranya lantang, makhraj bacaan terjaga, dan ia mampu memimpin rangkaian doa panjang dengan penuh ketenangan. Dari sudut ruangan, gurunya menyimak dengan senyum bangga, sesekali mengangguk memberi apresiasi atas keberanian siswanya.

Memimpin Yasin dan Istighosah bukan sekadar membaca, namun membutuhkan ketegasan mental, kecakapan memimpin, serta keberanian tampil di depan banyak orang. Seorang siswa yang berani memegang mikrofon sedang belajar menjadi imam, belajar mengatur tempo agar jamaah mengikuti dengan nyaman, dan belajar memikul tanggung jawab karena bacaannya menjadi panduan bagi orang banyak. Saat seorang siswa mampu melakukan itu, berarti ada proses pendidikan karakter yang berjalan dengan sukses.

Guru hebat, sebagaimana digambarkan dalam filosofi Tut Wuri Handayani, bukanlah mereka yang sibuk tampil di depan panggung, melainkan yang menyiapkan panggung bagi murid-muridnya untuk bersinar. Guru memberikan teladan, membangun keberanian, lalu mundur selangkah agar siswanya tumbuh menjadi pemimpin sejati.

Di SMP PGRI 6 Surabaya, budaya ini sudah menjadi bagian dari keseharian. Setiap Jumat, sekolah yang berlokasi di Jalan Bulak Rukem III No. 7–9, Kelurahan Wonokusumo, menggelar pembacaan Yasin, Istighosah, dan Hadrah. Namun ada yang berbeda pada Jumat (5/12/2025). Biasanya kegiatan dipimpin Ustaz Mufid, S.Pd.I, guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Namun karena mendapat kabar orang tuanya sakit, ia tidak bisa hadir. Tanpa diduga, seorang siswa kelas IX mengambil alih tugas tersebut dan memimpin kegiatan dengan baik.

Kemampuan siswa memimpin kegiatan religius dianggap sebagai prestasi yang melampaui nilai akademik. Matematika membuat mereka cerdas berhitung, sains mengasah logika dan pemahaman alam, namun kemampuan memimpin doa membentuk kecerdasan spiritual dan sosial yang sangat dibutuhkan generasi masa depan.

Penulis yang juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara dan mahasiswa S2 RPL Manajemen UNESA menyampaikan bahwa bagi guru, melihat siswanya mampu memimpin Istighosah adalah kebahagiaan sekaligus investasi akhirat. Setiap huruf yang dibaca jamaah karena kepemimpinan siswa tersebut diyakini menjadi pahala jariyah bagi guru yang tekun dan sabar membimbing.

Di akhir penyampaiannya, ia mengajak seluruh warga sekolah untuk terus menjaga budaya baik ini. Sekolah, katanya, harus menjadi laboratorium kepemimpinan spiritual. Ia juga berpesan kepada para siswa agar tidak takut tampil memimpin, karena keberanian hari ini bisa menjadi bekal untuk memimpin masyarakat dan bangsa di masa depan. Kepada para guru, ia mengingatkan bahwa keikhlasan dan konsistensi merekalah yang menjadi kunci lahirnya generasi berbudi, percaya diri, dan berjiwa pemimpin.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agustus 2026 - 10:54 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

23 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU

23 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Sekdes di Probolinggo Digerebek di Hotel Bersama Istri Warga, Pemkab Tunggu Laporan Resmi

23 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Trending di Berita Terkini