Menu

Mode Gelap
Gebyar UMKM Sidoarjo dan Karnaval Gear Ultima Siap Digelar: Dorong Daya Saing dan Promosi Produk Lokal Menyingkap Dua Sisi Gaya Belanja Digital: Eksploratif Naykilla vs Praktisnya Tenxi Benteng Desa Melawan Perdagangan Manusia: Imigrasi Blitar Perluas Jaringan Pencegahan TPPO Menyentuh Hati Warga: Pasuruan Raih Penghargaan Pelayanan Publik, Kado Istimewa di Tahun 2026 Mugeb Primary School Ajarkan Keteladanan Nabi Lewat Paper Mob Kreatif Program Harum Lazismu Dukun: Wujudkan Rumah Layak Huni Marbut di Tanah Wakaf Gresik

Surabaya Raya

PDIP Jatim Bagikan 468 Sapi Kurban ke Ponpes dan Kampung di Jawa Timur

badge-check


					PDIP Jatim Bagikan 468 Sapi Kurban ke Ponpes dan Kampung di Jawa Timur Perbesar

Ketua DPD PDIP Jatim, Said Abdullah, mengatakan bahwa momen Idul Adha ini digunakan untuk memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. "PDIP Jatim menyalurkan 468 ekor sapi kurban ke berbagai daerah di Jawa Timur," kata Said.

Penyaluran hewan kurban dilakukan melalui DPC kabupaten dan kota untuk diberikan ke ponpes, panti asuhan, masjid, dan musala yang melaksanakan penyembelihan bersama masyarakat. Said juga menyebut bahwa di luar distribusi dari DPD, banyak kader partai, anggota DPRD provinsi maupun kabupaten dan kota, hingga pengurus PAC di berbagai daerah juga melaksanakan kurban secara mandiri.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu PDIP Jatim, Didik Prasetiyono, mengatakan bahwa Idul Adha selalu menjadi pengingat tentang pentingnya menjaga rasa kemanusiaan dan solidaritas sosial, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan. "Di situasi seperti sekarang, masyarakat membutuhkan rasa kebersamaan," kata Didik.

Menurutnya, kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengajarkan tentang ketulusan, pengorbanan, dan keikhlasan untuk kepentingan yang lebih besar. "Idul Adha mengajarkan bahwa hidup tidak bisa dijalani sendiri-sendiri," ujarnya.

Didik mengatakan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri selama ini selalu mengingatkan kader partai untuk dekat dengan rakyat dan menjaga budaya gotong royong sebagai kekuatan bangsa. "Pesan Ibu Megawati sederhana, partai harus hadir di tengah rakyat," tuturnya.

Di Surabaya, sebagian proses penyembelihan dilakukan melalui Rumah Potong Hewan (RPH) guna membantu menjaga aspek kebersihan dan kenyamanan lingkungan perkotaan. Meski demikian, penyembelihan tetap banyak dilakukan di lingkungan masjid, panti asuhan, dan pesantren bersama warga secara bergotong royong.

Melalui momentum Idul Adha, PDIP Jatim berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Tantangan ekonomi dan kehidupan hari ini akan terasa lebih ringan ketika dihadapi bersama-sama.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gebyar UMKM Sidoarjo dan Karnaval Gear Ultima Siap Digelar: Dorong Daya Saing dan Promosi Produk Lokal

28 Agustus 2026 - 12:36 WIB

JKN Jamin Persalinan Anak Ketiga, Ibu di Sidoarjo Ini Ungkap Kelegaan Luar Biasa

27 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Program JKN PBI-JK: Ani Rasakan Kemudahan Akses Kesehatan Tanpa Beban Biaya

27 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Dinkes Sidoarjo Gandeng Pemkot Surabaya Telusuri Asal Ribuan Jarum Suntik Bekas di Dekat Exit Tol Tambaksumur

27 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Polisi Selidiki Penemuan Limbah Medis Berbahaya di Tambak Sumur Waru Sidoarjo

26 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Trending di Surabaya Raya