Menu

Mode Gelap
Bikin Bangga! Siswa Indonesia Sabet Emas Olimpiade Geografi Internasional 2026 di Istanbul, Ini Sosoknya JKN Jamin Persalinan Anak Ketiga, Ibu di Sidoarjo Ini Ungkap Kelegaan Luar Biasa Program JKN PBI-JK: Ani Rasakan Kemudahan Akses Kesehatan Tanpa Beban Biaya Api di Peluk Peraduan Bromo Semeru: Perjuangan Tanpa Henti Melawan Karhutla yang Melahap Hutan Lumajang Roda Waktu yang Bergeser: Pelajaran dari Keterlambatan Kereta Malang Akibat Insiden di Klaten Era Baru Produktivitas: ASUS ExpertBook P5 G2, Ketika AI Bertemu Ketahanan untuk Profesional Hibrida

Surabaya Raya

JKN Jamin Persalinan Anak Ketiga, Ibu di Sidoarjo Ini Ungkap Kelegaan Luar Biasa

badge-check


					JKN Jamin Persalinan Anak Ketiga, Ibu di Sidoarjo Ini Ungkap Kelegaan Luar Biasa Perbesar

KlikMojok – Rasa cemas menjelang persalinan anak ketiga sempat menghampiri Dwi Septianti, warga Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Namun, kekhawatiran tersebut segera sirna berganti ketenangan setelah ia mengetahui bahwa seluruh rangkaian pemeriksaan kehamilan hingga proses persalinan dapat terfasilitasi berkat dukungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kehadiran JKN tidak hanya memberikan rasa aman bagi Dwi, tetapi juga bagi seluruh keluarganya. Ia mengungkapkan bahwa JKN telah dimanfaatkan tidak hanya untuk persalinan, tetapi juga untuk berbagai kebutuhan kesehatan keluarga, termasuk pengobatan sang anak.

“Waktu itu saya sempat deg-degan menjelang persalinan anak ketiga, tapi begitu tahu semuanya bisa ditanggung JKN, saya jadi lebih tenang. Dari periksa kehamilan sampai proses lahiran saya pakai JKN, semuanya berjalan lancar dan pelayanannya ramah,” ujar Dwi, pada Selasa (18/08). Pengalaman tersebut semakin memperkuat keyakinan Dwi akan pentingnya kepastian akses pelayanan kesehatan bagi setiap keluarga. Ia menilai pelayanan yang diterimanya selama menjadi peserta JKN berjalan sangat baik, mulai dari tahapan administrasi hingga penerimaan layanan kesehatan.

“Pelayanannya bagus, sangat bagus. Awalnya saya terdaftar sebagai peserta mandiri. Lalu, saya bekerja jadi sekarang terdaftar di kepesertaan JKN kelas I segmen PPU. Pengurusannya pun tergolong mudah,” ungkapnya. Saat ini, Dwi terdaftar sebagai peserta JKN dalam segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) kelas I. Baginya, keberadaan JKN memberikan jaminan kepastian, terutama ketika dirinya maupun anggota keluarganya memerlukan pelayanan kesehatan secara mendadak.

“Jadi, semisal kita punya JKN, rasanya kita ini sudah benar-benar terjamin ya. Semisal kita sakit atau mau melahirkan, kita jadi lebih tenang, karena kita sudah terjamin dengan JKN,” kata Dwi. Selain merasakan langsung manfaat layanan kesehatan, Dwi juga mengingatkan sesama peserta JKN agar senantiasa memastikan status kepesertaan mereka tetap aktif. Ia menekankan pentingnya peserta untuk rutin mengecek status kepesertaan dan melakukan pembayaran iuran tepat waktu agar manfaat JKN dapat diakses kapan pun dibutuhkan.

“Yang penting kita rajin cek status kepesertaan dan bayar iuran tepat waktu bagi peserta JKN mandiri, sebelum tanggal 10. Kalau mudah lupa, bisa pakai autodebit lewat Aplikasi Mobile JKN, jadi otomatis terbayar di setiap bulan,” tambah Dwi. Kemudahan dalam pengelolaan kepesertaan juga dirasakan Dwi melalui platform digital Aplikasi Mobile JKN. Menurutnya, berbagai fitur layanan administrasi yang tersedia dalam aplikasi sangat membantu peserta dalam memperoleh informasi dan mengurus kebutuhan administrasi tanpa perlu repot mendatangi kantor BPJS Kesehatan secara langsung.

“Semuanya sekarang bisa lewat Aplikasi Mobile JKN, jadi nggak perlu repot-repot ke kantor. Tinggal buka aplikasi, semua bisa diurus sendiri dari rumah,” imbuhnya. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Munaqib, mengapresiasi pengalaman positif yang dibagikan oleh Dwi dan keluarganya. Ia menyatakan bahwa kisah seperti Dwi menjadi bukti nyata bahwa Program JKN senantiasa hadir mendampingi masyarakat dalam berbagai momen krusial dalam kehidupan.

“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang aktif memanfaatkan seluruh fitur JKN, termasuk melalui Aplikasi Mobile JKN, agar akses terhadap layanan kesehatan bisa dirasakan lebih mudah dan menyeluruh oleh seluruh peserta,” ujar Munaqib. Kisah Dwi secara gamblang menunjukkan bagaimana Program JKN mampu memberikan rasa aman bagi keluarga, mulai dari pemenuhan kebutuhan pengobatan hingga momen penting seperti persalinan. Dengan menjaga kepesertaan tetap aktif dan memahami ragam layanan yang tersedia, setiap peserta dapat mengoptimalkan manfaat JKN kapan pun dibutuhkan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program JKN PBI-JK: Ani Rasakan Kemudahan Akses Kesehatan Tanpa Beban Biaya

27 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Dinkes Sidoarjo Gandeng Pemkot Surabaya Telusuri Asal Ribuan Jarum Suntik Bekas di Dekat Exit Tol Tambaksumur

27 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Polisi Selidiki Penemuan Limbah Medis Berbahaya di Tambak Sumur Waru Sidoarjo

26 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Kampung Lali Gadget Sidoarjo: Arena Anak Lepas dari Jeratan Gawai

26 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Ancaman Kesehatan Publik: Ribuan Jarum Suntik Bekas Berlogo RSUD Surabaya Ditemukan di Saluran Air Sidoarjo

25 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Trending di Surabaya Raya