Menu

Mode Gelap
Harga Ayam Potong di Sidoarjo Meroket Hingga Rp 43 Ribu Jelang Maulid Nabi Rotary District 3420 Perkuat Program Pengabdian: Kunci Dampak Berkelanjutan Ada pada Grant Management dan Klub Solid Ketika Percikan Tak Terlihat Menjelma Bara: Tragedi Korsleting Listrik di Gresik dan Pentingnya Kewaspadaan Dari Lahan Kosong Menuju Pilar Keadilan: Menanti Wajah Baru Kantor Kejari Kabupaten Blitar Prabowo ‘Gebrak’ Riau: Perintahkan Tuntas Hotspot Sebelum Jadi Api, Siapkan Sumur Bor! Prof Zudan Lantik Dewan Hakim MTQ VIII KORPRI 2026, Tekankan Nilai Al-Qur’an Wajib Masuk Birokrasi!

Berita Terkini

Emas Makin Menggila: Suku Bunga The Fed Jadi Penentu?

badge-check


					Emas Makin Menggila: Suku Bunga The Fed Jadi Penentu? Perbesar

Siapa sangka, harga emas dunia lagi-lagi ngebut dan cetak rekor tertinggi berturut-turut! Kabarnya, tren naik ini bakal terus gas di tengah dorongan kuat. Mulai dari ekspektasi pelonggaran moneter oleh bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), sampai drama ketegangan geopolitik yang bikin pusing, plus kekhawatiran soal independensi The Fed itu sendiri. Pokoknya, banyak faktor yang bikin emas jadi primadona!

Renisha Chainani, kepala penelitian dari Augmont (perusahaan penyulingan di Mumbai), bilang nih, kenaikan harga emas jangka panjang sepertinya masih akan terus bergulir. Kenapa? Karena permintaan emas, terutama dari bank sentral dan ETF (Exchange Traded Fund), lagi ngebut banget peningkatannya, ujar Renisha seperti dikutip dari Reuters.

Tapi, ada tapinya! Menurut Renisha, emas sekarang ini lagi di fase jenuh beli alias overbought. Jadi, ada kemungkinan koreksi harga sekitar 5-6 persen dalam waktu dekat. Tenang aja, ini cuma sebentar kok! Setelah koreksi, emas diprediksi bakal konsolidasi dulu, terus siap-siap meroket lagi hingga tembus USD 4.200 per ons di tahun 2026. Ngeri, kan?

Buat kamu yang kepo, harga emas spot saat ini lagi diperdagangkan di sekitar USD 3.680 per ons pada hari Selasa kemarin. Padahal, sempat pecah rekor di awal sesi dengan USD 3.689,27! Kenaikan ini gak main-main, lho. Sepanjang tahun ini aja, harga emas udah melesat sekitar 40 persen, lanjut dari lonjakan 27 persen di tahun 2024 kemarin. Mantap jiwa!

Gak cuma Renisha, Nicholas Frappell, Kepala Pasar Institusional Global di ABC Refinery, juga ikut bersuara. Katanya, para analis udah “melindungi nilai” harga emas agar bisa sampai USD 4.000 di tahun 2026. Tapi, Nicholas mengakui kalau prediksi ini agak sulit dipastikan. Soalnya, proyeksi lain justru menunjukkan harga emas bisa mencapai angka itu jauh lebih cepat dari perkiraan awal. Wah, auto bikin deg-degan ya?

Ngomongin soal The Fed, bank sentral AS ini diprediksi kuat bakal memangkas suku bunga di akhir pertemuan kebijakan moneter mereka pada 17 September nanti. Ini penting banget, apalagi Donald Trump juga udah sering banget mendesak The Fed buat nurunin suku bunga dan bahkan mengkritik Ketua The Fed, Jerome Powell, yang dianggap terlalu lambat. Nah, ini kabar gembira buat emas! Secara tradisional, emas emang jadi “penyelamat” atau lindung nilai paling ampuh saat ada risiko geopolitik dan ekonomi yang gak menentu. Plus, emas juga subur banget di lingkungan dengan suku bunga rendah. Jadi, kalau suku bunga dipangkas, harga emas auto makin melejit!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agustus 2026 - 10:54 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

23 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU

23 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Sekdes di Probolinggo Digerebek di Hotel Bersama Istri Warga, Pemkab Tunggu Laporan Resmi

23 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Trending di Berita Terkini