Menu

Mode Gelap
Semangat Kreativitas Anak Warnai Gebyar UMKM Sidoarjo: Ratu Hadriana Raih Juara Lomba Mewarnai Muktamar NU dan Riak Demokrasi: Saat Tata Tertib Menjadi Medan Uji Kedaulatan Peserta Dari Tambak ke Cobek: Mengukir Asa dan Kebanggaan Pangan Lokal Lamongan di Festival Bandeng Lele Nyanyian Persatuan di Omah Sawah Kediri: Ketika Musik dan Olahraga Mengukir Semangat Kemerdekaan Di Bawah Terik Tambakberas: Suara Nahdliyin Muda Mengawal Marwah Muktamar PBNU SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo Gelar “Sdamada Berkisah” dan Lomba Agustusan untuk Guru

Berita Terkini

Deadline Tinggal 2 Hari! Kemendikdasmen Ingatkan Sekolah Segera Isi Survei Pendidikan Karakter 2025

badge-check


					Survei Karakter Kemendidasmen (klikmojok.com) Perbesar

Survei Karakter Kemendidasmen (klikmojok.com)

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali memperkuat agenda besar pembangunan karakter bangsa melalui survei akhir tahun implementasi kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter. Survei ini menjadi tahap lanjutan dari pemetaan awal yang sebelumnya dilakukan pada Mei–Juni 2025.

Kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter melalui Pembiasaan di Satuan Pendidikan (PPKPSP), yang tertuang dalam Surat Edaran Bersama (SEB) Nomor 1 Tahun 2025, menjadi salah satu fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045. Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan karakter tidak hanya pelengkap, tetapi berdiri sejajar dengan kecerdasan akademik.

Gerakan Pembiasaan untuk Wujudkan Generasi Berkarakter

PPKPSP mencakup sejumlah program pembiasaan yang kini mulai diterapkan di sekolah-sekolah seluruh Indonesia, di antaranya:

  • Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH)
  • Pertemuan Pagi Ceria (PPC)
  • Gerakan Kepanduan dan Ekstrakurikuler (GKE)

Tiga gerakan ini diharapkan dapat menciptakan budaya sekolah yang aman, gembira, disiplin, dan inklusif.

Baseline: 94 Ribu Kepala Sekolah dan 1,8 Juta Murid Terlibat

Dalam survei baseline yang dilakukan pertengahan tahun lalu, sebanyak 94.823 kepala sekolah, lebih dari 1,8 juta murid, dan ribuan orang tua telah berpartisipasi. Data ini menjadi pijakan awal dalam memetakan kekuatan, tantangan, dan disparitas implementasi kebijakan di seluruh daerah.

Survei tersebut juga memberikan gambaran nyata mengenai sejauh mana satuan pendidikan siap menjalankan budaya karakter, disiplin positif, serta inklusivitas.

Survei Endline Dimulai 10–28 November 2025

Untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas implementasi, Kemendikdasmen kembali membuka survei akhir tahun (endline) mulai 10 hingga 28 November 2025. Fokus evaluasi meliputi tiga aspek penting:

  1. Penguatan Pendidikan Karakter melalui Pembiasaan (PPKPSP)
  2. Budaya Belajar Aman, Nyaman, dan Gembira (BBANG)
  3. Inklusivitas dan Kebinekaan (IK)

Satuan pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, SMA, SMK hingga SLB diminta mengisi instrumen evaluasi yang telah tersedia di portal resmi Kemendikdasmen.

Instrumen survei tersebut dapat diakses melalui portal resmi yang telah disediakan di https://karakter.data.kemendikdasmen.go.id/

Instrumen Survei dan Dukungan Teknis

Instrumen survei dapat diakses oleh sekolah melalui portal khusus evaluasi karakter.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota juga diminta menugaskan pejabat terkait untuk mengisi formulir evaluasi yang telah disiapkan.

Proses teknis dan pertanyaan yang muncul selama pengisian dapat dikonsultasikan melalui Balai Besar/Balai Penjaminan Mutu Pendidikan atau Pusat Penguatan Karakter sesuai kewilayahan.

Langkah Penting Menuju Indonesia Emas 2045

Kemendikdasmen berharap survei endline ini memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai efektivitas kebijakan di lapangan. Hasil evaluasi nantinya akan menjadi dasar penyempurnaan program pendidikan karakter di seluruh Indonesia.

Komitmen ini sejalan dengan amanat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran, yang menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia yang kompeten dan berkarakter.

Pemerintah menegaskan bahwa pendidikan Indonesia ke depan tidak hanya berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga kesantunan, kreativitas, integritas, serta kepedulian sosial.

Kemendikdasmen mengajak seluruh kepala sekolah, guru, orang tua, dan pemangku kepentingan untuk berkolaborasi menyukseskan program ini. Dengan dukungan bersama, pendidikan karakter bukan hanya visi, tetapi menjadi budaya yang hidup di setiap sekolah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agustus 2026 - 10:54 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

23 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU

23 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Sekdes di Probolinggo Digerebek di Hotel Bersama Istri Warga, Pemkab Tunggu Laporan Resmi

23 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Trending di Berita Terkini