Menu

Mode Gelap
Langkah Terhenti di Kaki Semeru: Ratusan Pendaki Terpaksa Tunda Mimpi Ranu Kumbolo Akibat Kebakaran Membangun Karakter Pemimpin Cilik: MIM 16 Karangasem Tanamkan Jiwa Kepemimpinan Lewat Pengalaman Alam Terbuka Tunas Athfal Resmi Diluncurkan di Kota Malang, Fokus Pembentukan Karakter Islami Anak TK Aisyiyah Geger! Menteri Agama Nasaruddin Umar Lepas Jabatan Demi Kursi Ketum PBNU, Perebutan Kian Panas Maulid Nabi: Kemenag Gelar Selawat Kebangsaan dan Teologi Lingkungan, Warganet Soroti Makna Mendalam 17 Sekolah Nasional Terintegrasi Resmi Dibuka, Siap Cetak Generasi Emas 2045!

Berita Terkini

BI Pangkas Suku Bunga 5 Kali di 2025, Pasar Auto Girang?

badge-check


					BI Pangkas Suku Bunga 5 Kali di 2025, Pasar Auto Girang? Perbesar

Bank Indonesia (BI) udah lima kali nih nurunin suku bunga acuan di tahun ini! Gokil abis. Terus, Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro, bilang kalau keputusan ini tuh positif banget buat pasar. Soalnya, kebijakan ini tuh akomodatif, alias ngasih kelonggaran, sejalan sama kebijakan fiskal buat nge-boost pertumbuhan ekonomi. Mantap!

“Positif buat market, inflasi juga adem ayem aja. Pas banget sama langkah fiskal yang ekspansif buat ngebut pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Mas Andry ke Jawa Pos, hari Rabu (17/9) kemarin.

Jadi gini, BI rate dipangkas 25 basis points (bps) jadi 4,75 persen. Ini nunjukkin banget kalau bank sentral lagi pengen ngasih kelonggaran. Suku bunga Lending Facility (LF) juga ikut turun 25 bps jadi 5,50 persen. Nah, yang lebih seru lagi, suku bunga Deposit Facility (DF) dipotong lebih dalam, sampai 50 bps jadi 3,75 persen. Wih!

Kata Mas Andry yang alumni Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia angkatan ’95 ini, “Buat memperkuat penyaluran pelonggaran likuiditas ke sektor perbankan dan ekonomi riil.” Intinya sih, biar duitnya makin banyak beredar di masyarakat dan bisnis makin lancar.

Tapi, BI ngerasa suku bunga kredit perbankan sekarang masih agak tinggi nih. Belum nunjukkin penurunan yang sepadan sama penurunan BI rate. Makanya, BI pengennya suku bunga kredit bank bisa cepet turun, biar pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional makin kenceng.

“Mesti didorong juga dengan perbaikan di sisi demand. Artinya ekonomi mesti baik, ekspansi belanja mesti real,” jelas Mas Andry. Jadi, selain dari sisi kebijakan, masyarakat juga harus semangat belanja biar ekonomi makin greget.

Penurunan BI Rate pada 2025:

  1. 15 Januari 2025 turun 25 bps jadi 5,75 persen
  2. 21 Mei 2025 turun 25 bps jadi 5,5 persen
  3. 16 Juli 2025 turun 25 bps jadi 5,25 persen
  4. 20 Agustus 2025 turun 25 bps jadi 5 persen
  5. 17 September 2025 turun 25 bps jadi 4,75 persen

Intinya, BI lagi berusaha banget nih buat bikin ekonomi Indonesia makin oke. Dengan nurunin suku bunga, diharapkan bisnis bisa lebih berkembang dan masyarakat juga makin sejahtera. Kita tunggu aja ya, guys, semoga ekonomi kita makin jaya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agustus 2026 - 10:54 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

23 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU

23 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Sekdes di Probolinggo Digerebek di Hotel Bersama Istri Warga, Pemkab Tunggu Laporan Resmi

23 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Trending di Berita Terkini