KlikMojok – The Bagong Adventure Museum Tubuh, salah satu destinasi wisata edukasi terkemuka di bawah naungan Jawa Timur Park Group, secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB). Inisiasi kerja sama ini dilaksanakan pada Sabtu, 17 Oktober 2026, bertempat di Museum Anatomi FK UB, bertujuan untuk mengembangkan serta memperkaya pembelajaran anatomi dan kesehatan tubuh manusia, sekaligus memperluas jangkauan edukasi kepada berbagai kalangan.
Kerja sama penting ini bertepatan dengan rangkaian peringatan World Anatomy Day dan Hari Museum Indonesia, memberikan momentum yang kuat bagi kedua institusi. Kolaborasi yang direncanakan akan berlangsung selama satu tahun ke depan ini menandai langkah progresif bagi pengembangan Museum Tubuh dalam memperluas pendekatan edukasi anatomi. Pendekatan ini tidak hanya melalui pengalaman wisata yang interaktif, tetapi juga melalui penguatan materi pembelajaran yang mendalam, pertukaran koleksi yang berharga, serta kegiatan penelitian bersama yang inovatif.
Melalui sinergi yang terjalin dengan institusi pendidikan tinggi seperti FK UB, The Bagong Adventure Museum Tubuh berupaya keras untuk menghadirkan pengalaman belajar yang semakin relevan dan kontekstual bagi berbagai kelompok pengunjung, mulai dari siswa sekolah hingga mahasiswa dan masyarakat umum.
Dalam rangkaian acara Happy Cells Festival yang diselenggarakan oleh FK UB melalui kegiatan Open House Museum Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, The Bagong Adventure Museum Tubuh turut berpartisipasi aktif. Museum ini menghadirkan sebuah stan edukasi yang menarik perhatian banyak pengunjung.
Di stan tersebut, pengunjung mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pemeriksaan gratis yang difokuskan pada kesehatan mata, rambut, dan telinga mereka. Selain itu, Museum Tubuh juga menyuguhkan permainan digital interaktif yang dirancang khusus untuk memperkenalkan pengetahuan tentang tubuh manusia dengan cara yang lebih menyenangkan dan mudah dipahami.
Kegiatan kolaborasi ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Asisten Manager Jawa Timur Park 1, dr. Novita Megawati, S.Ked., M.M., bersama tim dari Museum Tubuh. Turut hadir pula sivitas akademika FK UB, para siswa sekolah menengah atas, mahasiswa bidang kesehatan dari berbagai perguruan tinggi di Malang Raya, serta keluarga para pendonor organ yang telah berkontribusi besar bagi pengembangan koleksi pembelajaran di Museum Anatomi FK UB.
Partisipasi aktif Museum Tubuh dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pengenalan pendekatan edukasi interaktif yang selama ini telah mereka kembangkan. Pendekatan ini diperkenalkan kepada kalangan akademisi dan masyarakat yang lebih luas, menunjukkan komitmen Museum Tubuh dalam inovasi pembelajaran.
Sebagai destinasi wisata edukasi yang unik, The Bagong Adventure Museum Tubuh menawarkan 18 zona tematik. Setiap zona menampilkan replika anatomi organ tubuh manusia dalam ukuran yang diperbesar hingga 5.000 kali lipat dari ukuran aslinya, memberikan pengalaman visual yang luar biasa.
Lebih dari sekadar replika, Museum Tubuh juga memiliki lima koleksi cadaver yang dimanfaatkan secara khusus untuk kepentingan edukasi. Akses terhadap koleksi ini dibatasi hanya bagi pengunjung berusia 18 tahun ke atas, sesuai dengan etika dan standar pendidikan. Beragam fasilitas tersebut menjadi bagian integral dari upaya Museum Tubuh untuk memperkenalkan anatomi dan fungsi tubuh manusia melalui pengalaman belajar yang lebih visual, kontekstual, dan mendalam.
Menurut dr. Novita Megawati, Asisten Manager Jawa Timur Park 1, Museum Tubuh selama ini telah menjadi pilihan utama destinasi wisata edukasi bagi siswa-siswi dari jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama. Dengan adanya kolaborasi bersama FK UB ini, Museum Tubuh memiliki harapan besar untuk memperluas cakupan edukasinya. Ia menegaskan, “Melalui kolaborasi ini, kami berharap Museum Tubuh dapat menjangkau sasaran edukasi yang lebih luas. Jika selama ini kunjungan banyak berasal dari anak-anak sekolah, ke depan kami ingin mengembangkan pengalaman belajar yang juga relevan bagi mahasiswa kedokteran, mahasiswa kesehatan, dan masyarakat umum. Sinergi dengan FK UB diharapkan dapat memperkaya materi edukasi sekaligus memperkuat keterkaitan antara wisata dan pembelajaran anatomi,”
Salah satu bentuk konkret kerja sama yang telah dibahas adalah pertukaran koleksi pembelajaran. Museum Tubuh berpeluang besar untuk memperoleh pinjaman koleksi organ tubuh manusia dari Museum Anatomi FK UB, yang akan sangat memperkaya materi edukasi yang ditawarkan. Di sisi lain, Museum Anatomi FK UB juga berpeluang untuk memanfaatkan permainan digital interaktif inovatif milik Museum Tubuh sebagai bagian dari pengembangan metode pembelajaran mereka. Rencana pertukaran ini diharapkan dapat saling melengkapi pendekatan edukasi kedua institusi, disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masing-masing.
Selain pertukaran koleksi, kerja sama ini juga mencakup pengembangan penelitian di lingkungan Museum Tubuh. Kolaborasi penelitian bersama mahasiswa FK UB telah berjalan sejak awal tahun 2026, salah satunya melalui kunjungan mahasiswa untuk mempelajari komunikasi kesehatan kepada pengunjung museum. Melalui kegiatan tersebut, Museum Tubuh turut memperoleh masukan dan pembaruan informasi berharga dari mahasiswa bidang kedokteran dan kesehatan, yang sangat mendukung pengembangan materi edukasi yang relevan bagi pengunjung.
Ke depannya, apabila koleksi pinjaman dari Museum Anatomi FK UB ditempatkan di The Bagong Adventure Museum Tubuh, koleksi tersebut direncanakan akan berada di zona dengan akses terbatas. Hal ini mengikuti ketentuan akses yang telah diterapkan pada koleksi cadaver yang sudah ada. Pengembangan ini juga akan disertai dengan perencanaan paket edukasi tersendiri yang berbeda dari paket kunjungan reguler, sehingga pengalaman pembelajaran dapat disesuaikan secara optimal dengan karakteristik peserta dan kedalaman materi yang dibutuhkan.
Melalui inisiasi kolaborasi yang strategis ini, The Bagong Adventure Museum Tubuh terus mengembangkan perannya sebagai destinasi wisata edukasi yang inovatif. Museum ini berupaya menghubungkan pengalaman rekreasi yang menyenangkan dengan pembelajaran anatomi dan kesehatan manusia yang mendalam. Sinergi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya diharapkan menjadi langkah berkelanjutan untuk memperkaya konten edukasi, membuka peluang penelitian baru, serta memperluas manfaat museum bagi dunia pendidikan dan masyarakat secara lebih luas.












