KlikMojok – Didorong oleh kecintaan yang mendalam terhadap kekayaan budaya Nusantara, brand lokal Ragam Bentala resmi berdiri pada Februari 2020. Dengan misi besar untuk merevolusi cara masyarakat modern menikmati batik, Ragam Bentala berupaya membawa kain tradisional ini lebih dekat dengan gaya hidup kontemporer dalam keseharian.
Brand yang digawangi oleh dua sosok visioner, Anne SPC Aziz dan Nur’aini JB, ini dengan berani menghadirkan nuansa segar dalam busana tradisional. Ragam Bentala menciptakan koleksi batik yang chic, kasual, dan sangat fleksibel untuk dipadupadankan (mix & match), menunjukkan semangat tinggi untuk membawa produk mereka ke panggung fashion yang lebih luas.
Anne SPC Aziz, selaku Founder Ragam Bentala, pada Jumat (2/10/2026) mengungkapkan misi mulia di balik setiap helai busana mereka. Ia menjelaskan, “Setiap helai busana Ragam Bentala membawa cerita dan keringat dari para pengrajin batik cap manual tradisional di daerah. Bagi kami, menjaga kelestarian batik bukan hanya soal estetika desain, tetapi juga tentang membuka lapangan kerja dan memastikan keberlanjutan roda ekonomi para pengrajin lokal binaan kami. Oleh karena itu, kami senang bisa bertumbuh bersama Shopee. Menjangkau generasi muda dari berbagai daerah yang sebelumnya tidak terjangkau oleh kami.”
Nama ‘Ragam Bentala’ sendiri dipilih untuk merefleksikan identitas dan filosofi yang ingin diusung oleh brand ini. Menurut keterangan dari pihak brand, “Ragam” merepresentasikan warna dan keanekaragaman, sementara “Bentala” berarti bumi. Filosofi mendalam ini kemudian diwujudkan melalui beragam desain yang didominasi nuansa warna bumi atau earth tone. Hal ini sekaligus menghadirkan pilihan busana berkain yang serbaguna dan dapat dikenakan dalam berbagai kesempatan, baik formal maupun kasual.
Ragam Bentala berpandangan bahwa batik tidak selalu harus identik dengan acara-acara formal. Melalui inovasi produk-produknya seperti Kebaya Encim, Rok Lilit Batik, Obi Belt Batik, Riung Tunik, serta Kemeja Batik, brand ini berupaya keras agar warisan budaya Indonesia ini dapat terasa lebih relevan dan menyatu dengan gaya berpakaian masa kini.
Untuk semakin menguatkan identitas lokal dan cerita di balik brand, Ragam Bentala juga memilih nama-nama produknya dengan sentuhan bahasa Indonesia yang khas. Contohnya adalah Terikat, Ranum, Riung, Sanubari, dan Amerta.
Partisipasi aktif Ragam Bentala dalam kolaborasi ini terbukti membawa hasil yang sangat positif. Hal ini terlihat dari lonjakan traffic pengunjung dan peningkatan performa penjualan yang signifikan jika dibandingkan dengan hari-hari biasa.
Seiring dengan perubahan selera fashion, Ragam Bentala melihat bahwa meskipun gaya berpakaian terus berevolusi, esensi dan cerita tradisi batik tetap perlu dijaga dan relevan bagi masyarakat. Perubahan cara masyarakat dalam mengenakan batik ini sekaligus menjadi peluang besar bagi Ragam Bentala untuk terus berinovasi.
Fenomena menarik yang terjadi saat ini adalah semakin seringnya busana berkain, kebaya, dan berbagai produk dengan sentuhan batik hadir dalam gaya sehari-hari generasi muda. Produk unggulan seperti Rok Lilit Batik dan Riung Tunik Batik menjadi bukti nyata bagaimana unsur tradisional dapat diadaptasi ke dalam siluet yang lebih praktis, modern, dan sangat mudah dipadupadankan untuk kebutuhan fashion kontemporer.












