Menu

Mode Gelap
HEBOH! Danantara Protes Keras Soal Target Setoran Rp120 Triliun ke Negara, Klaim Tak Tahu Apa-Apa? Debat Panas Guru PJOK vs Camat Gara-gara Dompet Hilang di Malaka, Rekaman Viral! Kobaran Merah di Driyorejo: Enam Jam Penuh Peluh Memadamkan Kebakaran PT Wings Surya Vocatama Perkuat Pendidikan Vokasi: Dua Kepala Sekolah Baru Bawa Visi Peningkatan Kualitas dan Karakter Bukan Sekadar Angka! Karakter Pemuda Jadi Sorotan Utama Penentu Kualitas Pembangunan Nasional Indonesia Bocah MTsN 5 Kebumen Sabet Emas POPDA Jateng 2026, Kepala Madrasah Bangga: Bukti Potensi Luar Biasa!

Pendidikan

Vocatama Perkuat Pendidikan Vokasi: Dua Kepala Sekolah Baru Bawa Visi Peningkatan Kualitas dan Karakter

badge-check


					Vocatama Perkuat Pendidikan Vokasi: Dua Kepala Sekolah Baru Bawa Visi Peningkatan Kualitas dan Karakter Perbesar

KlikMojok – Pada Jumat pagi, 4 September 2026, suasana di Vocatama, atau Vocational High School Taman, kembali semarak dengan pelaksanaan Kahfi Day. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang rutin diikuti oleh seluruh guru dan karyawan dari SMK Muhammadiyah 1 dan 2 Taman, Sidoarjo.

Di saat yang sama, para siswa Vocatama turut serta dalam kegiatan khatmil Al-Qur’an yang dipandu oleh para guru AIK. Aktivitas yang diselenggarakan setiap Jumat pagi ini merupakan salah satu bentuk pembiasaan keagamaan yang menjadi ciri khas di lingkungan Vocatama.

Meski demikian, sejak tanggal 1 September 2026, sebuah nuansa baru mulai terasa di sekolah tersebut. Sebuah figur baru tampak menyambut kedatangan para siswa di depan gerbang. Sosok tersebut adalah Fatchul Mubarok, S.Th.I., M.Pd., yang kini menjabat sebagai kepala baru di SMK Muhammadiyah 2 Taman.

Dengan pembawaan yang ramah namun tetap tegas, Fatchul Mubarok segera berupaya membangun kedekatan dengan para siswa. Dalam interaksinya, ia kerap menekankan pentingnya sikap saling menghargai dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

Fatchul menyampaikan pesan penting kepada siswa, “Jika ingin dihargai maka kita juga harus menghargai orang lain. Jika ingin sukses maka wajib disiplin dalam keseharian.”

Sebelum mengemban tugas di SMK Muhammadiyah 2 Taman, Fatchul Mubarok pernah menjabat sebagai Kepala SD Muhammadiyah 2 Taman (SD Mumtaz) sejak Januari 2022. Selain itu, ia juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan di lingkungan Muhammadiyah, termasuk menjabat sebagai Direktur Lazismu PCM Sepanjang sejak November 2021.

Sebagai pemimpin sekolah yang baru, Fatchul Mubarok memiliki visi untuk membangun kolaborasi yang erat dan kuat di antara seluruh elemen sekolah, meliputi guru, karyawan, siswa, serta menjalin hubungan yang baik dengan dunia industri.

Perhatiannya juga tercurah pada upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Vocatama. Tujuannya adalah agar sekolah ini memiliki tenaga pendidik yang tidak hanya andal, tetapi juga mampu mencetak lulusan yang kompeten dan memiliki daya saing tinggi.

Dengan demikian, diharapkan lulusan dari Vocatama tidak hanya siap bersaing di kancah nasional, melainkan juga memiliki kompetensi yang relevan dan dibutuhkan di tingkat internasional.

Tidak hanya di SMK Muhammadiyah 2 Taman, pergantian kepemimpinan serupa juga berlangsung di SMK Muhammadiyah 1 Taman. Rachmat Susilo, S.Pd., yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SMK Muhammadiyah 2 Taman, kini menerima amanah baru untuk memimpin SMK Muhammadiyah 1 Taman, efektif mulai September 2026.

Rachmat Susilo menggantikan posisi Gatot Krisdianto, yang telah memasuki masa purnatugas setelah mengabdi memimpin sekolah tersebut selama periode 2022 hingga 2026.

Selama masa kepemimpinannya di SMK Muhammadiyah 2 Taman, Rachmat Susilo dikenal aktif mendorong pengembangan pendidikan vokasi agar semakin adaptif dan berorientasi pada kebutuhan riil dunia kerja.

Rachmat Susilo pernah mengungkapkan, “Mari membangun lembaga pendidikan vokasi untuk mencetak lulusan yang siap kerja, baik hard skill maupun soft skill-nya.”

Dalam konteks pendidikan vokasi, istilah tersebut dapat diartikan sebagai kemampuan teknis (hard skill) dan kemampuan nonteknis (soft skill) yang krusial dan sama-sama dibutuhkan oleh para lulusan saat mereka memasuki dunia kerja.

Sebelum mengakhiri masa tugasnya sebagai kepala sekolah, Gatot Krisdianto juga telah meninggalkan kontribusi dan jejak yang signifikan dalam pengembangan pendidikan Muhammadiyah di wilayah Taman.

Sebelumnya, ia juga pernah berkiprah di SMP Muhammadiyah 2 Taman. Namanya bahkan tercatat dalam penelitian akademik yang berfokus pada manajemen supervisi kepala sekolah di lembaga pendidikan tersebut.

Selama menjalankan praktik kepemimpinannya, supervisi terhadap guru-guru dilakukan secara terencana dan berkala, termasuk melalui kunjungan langsung ke kelas-kelas.

Wakil Kepala Sekolah Bidang AIK, Supriyadi, S.Ag., mengenang Gatot Krisdianto sebagai seorang pemimpin yang memiliki kemampuan mendengarkan yang sangat baik.

Supriyadi menambahkan bahwa kemampuan mendengarkan tersebut merupakan salah satu karakter paling menonjol yang dimiliki Gatot selama mengemban amanah kepemimpinan.

Dengan demikian, pergantian kepala sekolah di dua unit pendidikan Vocatama ini menandai dimulainya babak baru. Fatchul Mubarok kini melanjutkan estafet kepemimpinan di SMK Muhammadiyah 2 Taman, sementara Rachmat Susilo mengemban amanah untuk memimpin SMK Muhammadiyah 1 Taman.

Di tengah gelombang perubahan kepemimpinan ini, program pembiasaan keagamaan seperti Kahfi Day tetap berlangsung tanpa henti. Vocatama berkomitmen untuk terus menjaga dan memperkuat karakter keislaman para siswanya, sekaligus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi agar senantiasa selaras dengan tuntutan dan kebutuhan dunia kerja modern.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kobaran Merah di Driyorejo: Enam Jam Penuh Peluh Memadamkan Kebakaran PT Wings Surya

5 September 2026 - 07:10 WIB

Jutaan Impian Petugas Haji: Seleksi Ketat PPIH 2027 Demi Ibadah yang Khidmat

5 September 2026 - 06:13 WIB

Ketika Maulid Nabi Menjadi ‘Hari Raya Ketiga’: Merajut Persaudaraan Lewat Gotong Royong di Semerek Lamongan

5 September 2026 - 06:12 WIB

Menguak Misteri Desil: Ketika Peringkat Ekonomi Warga Bergeser Meski Kondisi Tak Berubah

4 September 2026 - 21:53 WIB

Ketika Surat Pengunduran Diri Jadi Belenggu: Kisah Korupsi Bupati Tulungagung Rp3,2 Miliar

4 September 2026 - 21:52 WIB

Trending di Pendidikan