Menu

Mode Gelap
Dinkes Sidoarjo Gandeng Pemkot Surabaya Telusuri Asal Ribuan Jarum Suntik Bekas di Dekat Exit Tol Tambaksumur Menjelang Muktamar NU ke-35, Jombang-Kediri-Mojokerto Diselimuti Langit Cerah Terik Di Balik Panci Muktamar NU: Dapur Umum Tambakberas, Jantung Logistik Kemanusiaan Dari Limbah Jadi Pupuk: KKN UMM Edukasi Warga Gedongboyountung untuk Lingkungan Mandiri SD Muhammadiyah 16 Surabaya Dorong Keterlibatan Keluarga untuk Pendidikan Anak Holistik Langkah Terhenti di Kaki Semeru: Ratusan Pendaki Terpaksa Tunda Mimpi Ranu Kumbolo Akibat Kebakaran

Berita Terkini

IHSG Goyang Pekan Lalu: Masih Aman di Level 7.867?

badge-check


					IHSG Goyang Pekan Lalu: Masih Aman di Level 7.867? Perbesar

Kinerja perdagangan saham di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan terakhir, dari tanggal 8 hingga 12 September 2025, ditutup dengan hasil yang campur aduk. Ada yang naik signifikan, tapi tak sedikit pula yang harus turun.

Meski sebagian indeks mengalami penurunan, ada kabar gembira yang bikin pasar modal sedikit tersenyum lebar. Rata-rata nilai transaksi harian di BEI justru melonjak 7,6 persen! Angkanya kini mencapai Rp 19,42 triliun, jauh lebih tinggi dibandingkan pekan sebelumnya yang “hanya” Rp 18,05 triliun. Ini menunjukkan kalau aktivitas jual beli saham tetap ramai, bahkan makin agresif.

Namun, di balik kenaikan nilai transaksi, ada beberapa indikator lain yang mengalami penurunan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini harus rela terkoreksi 0,17 persen. IHSG ditutup di level 7.854,060, turun tipis dari posisi pekan lalu di 7.867,348. Gak cuma IHSG, kapitalisasi pasar BEI juga ikut terpangkas 0,57 persen, kini berada di angka Rp 14.130 triliun dari sebelumnya Rp 14.211 triliun.

Penurunan juga terlihat pada aktivitas perdagangan secara keseluruhan. Rata-rata frekuensi transaksi harian selama sepekan ini menyusut 2,21 persen, dari 2,08 juta kali transaksi menjadi 2,04 juta kali. Senada dengan itu, rata-rata volume transaksi harian Bursa juga mengalami penurunan drastis sebesar 9,87 persen, dari 37,24 miliar lembar saham menjadi 33,56 miliar lembar saham. Ini menandakan ada sedikit perlambatan dalam intensitas perdagangan.

Bagaimana dengan aksi investor asing? Sepertinya mereka lagi jualan, nih. Pada hari terakhir perdagangan di pekan ini (12 September 2025), investor asing mencatatkan nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp 31,59 miliar. Kalau diakumulasi dari awal tahun 2025, total net sell investor asing sudah mencapai angka fantastis Rp 61,72 triliun. Lumayan banyak, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agustus 2026 - 10:54 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

23 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU

23 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Sekdes di Probolinggo Digerebek di Hotel Bersama Istri Warga, Pemkab Tunggu Laporan Resmi

23 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Trending di Berita Terkini