Menu

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Strategi School Branding Efektif di Era Digital: Kunci Keberlangsungan Lembaga Pendidikan

badge-check

Strategi School Branding Efektif di Era Digital: Kunci Keberlangsungan Lembaga Pendidikan Perbesar

KlikMojok – Di tengah sengitnya persaingan antar lembaga pendidikan, implementasi school branding atau pencitraan sekolah telah menjadi komponen vital agar sebuah institusi dapat terus bertahan dan unggul. Oleh karena itu, setiap sekolah dituntut untuk secara proaktif mengelola program-programnya, membangun keunggulan yang khas, serta mengomunikasikan setiap kegiatan positifnya kepada masyarakat luas.

Pentingnya hal ini ditegaskan oleh Dr. Mulyana AZ, S.Pd., M.Si., yang merupakan Tim Penjamin Mutu Sekolah/Madrasah dari Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Non-Formal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM).

Dr. Mulyana menyampaikan pandangannya tersebut saat bertindak sebagai motivator sekaligus konsultan pendidikan dalam acara Ngangsu Kaweruh. Kegiatan yang mengusung tema “Mendesain Sekolah di Era Digital” itu diselenggarakan di SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Sdamada) pada hari Selasa, 1 September 2026.

Menurut Mulyana, meskipun banyak sekolah memiliki beragam kegiatan positif, seringkali aktivitas-aktivitas tersebut belum memiliki arah yang jelas dan terencana.

“Demikian juga mengemas dan menyampaikan kegiatan tersebut menjadi berita positif,” kata Mulyana, menyoroti tantangan dalam publikasi.

Dalam sesi utama program tersebut, Mulyana secara langsung melakukan observasi terhadap perkembangan Sdamada melalui sesi dialog interaktif dengan jajaran pimpinan sekolah. Setiap bidang di Sdamada berkesempatan untuk mempresentasikan program-program yang telah berjalan, kendala yang dihadapi, serta progres capaian yang telah berhasil diraih.

Salah satu bidang yang menonjol adalah Hubungan Masyarakat (Humas), yang aktif menjalankan strategi publikasi sekolah melalui berbagai konten positif yang diunggah di platform media sosial.

Berdasarkan paparan program, kendala, dan progres yang disampaikan, Mulyana memberikan saran agar sekolah mengelola seluruh aktivitasnya dengan lebih terarah. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu sekolah dalam memperkenalkan berbagai keunggulannya kepada masyarakat secara lebih luas dan efektif.

Selain itu, sekolah juga dianjurkan untuk merumuskan diferensiasi yang jelas dan menjadi keunggulan kompetitif. Tidak hanya merumuskan, sekolah juga harus mampu mempertahankan keunggulan tersebut secara konsisten dari waktu ke waktu.

Publikasi melalui pemberitaan positif, lanjut Mulyana, dapat menjadi salah satu metode yang sangat efektif untuk memperkenalkan program, prestasi, dan berbagai kegiatan positif yang dilaksanakan sekolah kepada khalayak ramai.

“Kalau sekolah Anda mau terkenal, tulis berita tentang sekolah Anda,” tegasnya, menekankan kekuatan media.

Mulyana lebih lanjut menjelaskan bahwa program-program sekolah tidak cukup hanya sekadar membanggakan. Setiap program harus dilengkapi dengan blueprint, arah yang jelas, perencanaan yang matang, serta target yang terukur.

Dengan adanya perencanaan yang komprehensif, sekolah akan dapat mengembangkan program-programnya secara berkelanjutan. Di samping itu, blueprint ini juga menyediakan landasan yang kuat bagi sekolah untuk membangun citra dan identitas yang solid di mata masyarakat.

“Komitmen, etos kerja, brand, visibility, dan positioning menjadi bagian yang perlu perhatian agar sekolah memiliki identitas yang kuat di tengah persaingan lembaga pendidikan,” lanjut Mulyana, merinci elemen-elemen penting.

Sementara itu, Ya’qub Chamidi, S.S., M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas dan Al-Islam, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (Ismuba) Sdamada, menyatakan bahwa hal utama yang perlu ditekankan adalah kesadaran kolektif seluruh warga sekolah untuk berkontribusi dalam membangun citra positif sekolah. Ini bisa diwujudkan, misalnya, dengan aktif memberikan like, comment, share, dan follow pada konten-konten positif sekolah di media sosial.

Ya’qub juga menilai bahwa Bidang Ismuba memerlukan inovasi dalam metode pembelajarannya. Langkah ini dianggap penting untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, yang seringkali merasa jenuh.

“Selama ini, pelajaran Ismuba cenderung hafalan, membosankan, dan kurang sinkron dengan kehidupan sehari-hari,” paparnya, menjelaskan tantangan yang ada.

Melalui program Ngangsu Kaweruh ini, tim manajemen Sdamada berhasil mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai konsep school branding. Mereka juga diajak untuk menyusun langkah-langkah konkret dalam mengembangkan berbagai program sekolah ke depan.

Selain itu, para peserta juga mendiskusikan strategi publikasi berita positif yang efektif. Strategi ini diharapkan dapat menjadi penunjang dalam mengenalkan program-program dan keunggulan spesifik sekolah kepada masyarakat secara lebih luas.

Pembahasan juga mencakup strategi yang inovatif untuk penerimaan murid baru di masing-masing lembaga pendidikan. Dengan demikian, pengembangan sekolah tidak hanya berfokus pada kegiatan internal semata.

Ya’qub Chamidi menegaskan bahwa kegiatan semacam ini sangat esensial untuk membekali tim manajemen sekolah. Pembekalan ini sangat membantu sekolah dalam memproyeksikan arah pengembangan lembaga di masa mendatang.

“Kegiatan ini sangat penting untuk membekali tim manajemen sekolah atau pimpinan sekolah dalam memproyeksikan sekolah ke depan agar lebih baik lagi,” ujarnya, menggarisbawahi pentingnya perencanaan strategis.

Ya’qub juga menambahkan bahwa pertemuan strategis ini tidak akan berhenti pada satu kegiatan saja. Ia berkomitmen untuk melanjutkan Program Ngangsu Kaweruh secara rutin guna memastikan keberlanjutan pengembangan sekolah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Inspirasi Pengelolaan Masjid dan Ranting Muhammadiyah: Studi Tiru PDM Tuban ke Ponorogo

11 Sep 2026 - 06:10 WIB

Inspirasi Pengelolaan Masjid dan Ranting Muhammadiyah: Studi Tiru PDM Tuban ke Ponorogo

Simpang Merah Tuban: Tragedi Mengoyak Ketenangan Sore, Satu Nyawa Melayang Akibat Ketidakpatuhan

10 Sep 2026 - 21:06 WIB

Simpang Merah Tuban: Tragedi Mengoyak Ketenangan Sore, Satu Nyawa Melayang Akibat Ketidakpatuhan

Gemerlap Surabaya dan Bayangan Integritas: Kisah Lima Karyawan Valhalla yang Tersandung Narkoba

10 Sep 2026 - 21:05 WIB

Gemerlap Surabaya dan Bayangan Integritas: Kisah Lima Karyawan Valhalla yang Tersandung Narkoba

Inovasi Pendidikan: SD Muri Ajak Siswa Belajar dan Berkreasi di Luar Kelas Lewat ‘Little Bunny Adventure’

10 Sep 2026 - 21:04 WIB

Inovasi Pendidikan: SD Muri Ajak Siswa Belajar dan Berkreasi di Luar Kelas Lewat ‘Little Bunny Adventure’

Anies Baswedan di Lamongan: Jembatan Titian Persatuan, Lebih dari Sekadar Infrastruktur Penghubung Dua Desa

10 Sep 2026 - 21:03 WIB

Anies Baswedan di Lamongan: Jembatan Titian Persatuan, Lebih dari Sekadar Infrastruktur Penghubung Dua Desa
Trending di Pendidikan