Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Spemudas Sabet Gelar Juara Futsal Dies Natalis SMKN 1 Brondong Usai Pesta Gol

badge-check

Spemudas Sabet Gelar Juara Futsal Dies Natalis SMKN 1 Brondong Usai Pesta Gol Perbesar

KlikMojok – Tim futsal SMP Muhammadiyah 12 Sendangagung, yang dikenal dengan nama Spemudas, berhasil meraih gelar juara pertama dalam turnamen Dies Natalis ke-23 SMKN 1 Brondong. Kemenangan gemilang ini diraih setelah 12 pemain Spemudas mengalahkan lawannya dengan skor telak 8-1 di laga final, yang berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026. Miftah Uhyah dan Ngajiono terlihat mendampingi tim futsal Spemudas saat berpose sebagai juara.

Berdasarkan laporan, tim futsal SMP Muhammadiyah 12 atau Spemudas yang berasal dari Sendangagung, Paciran, Lamongan, sukses menyabet gelar juara I pada Turnamen Invitation Futsal. Ajang kompetisi ini diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-23 SMKN 1 Brondong. Gelar bergengsi tersebut dipastikan setelah Spemudas menundukkan MTs Muhammadiyah 19 Labihan, Brondong, dengan skor dominan 8-1 dalam pertandingan final yang sengit.

Rangkaian turnamen futsal ini berlangsung selama dua hari penuh, dimulai dari Selasa, 20 Oktober hingga Rabu, 21 Oktober 2026. Seluruh pertandingan diselenggarakan di Lapangan Cahaya Futsal Pambon (CFB), yang berlokasi di Brondong, Lamongan. Kompetisi ini menarik partisipasi berbagai tim dari jenjang SMP/MTs, tidak hanya dari Kabupaten Lamongan tetapi juga dari Kabupaten Tuban.

Dalam perjalanan menuju juara, tim Spemudas selalu didampingi oleh Ngajiono, S.Pd.I., yang merupakan guru olahraga sekaligus pelatih tim. Selain itu, Miftah Uhya turut berperan sebagai koordinator tim. Ngajiono, yang lebih dikenal dengan panggilan akrab Pak Jio, mengungkapkan bahwa pihak sekolah mengirimkan satu tim futsal yang terdiri dari 12 siswa terbaiknya untuk berkompetisi di turnamen ini.

Mengenai susunan pemain tim futsal Spemudas, daftar lengkapnya tidak disebutkan dalam sumber.

Perjalanan Spemudas dalam turnamen ini dimulai dengan langkah yang meyakinkan. Pada babak penyisihan, mereka berhasil meraih kemenangan telak 6-1 atas SMP Muhammadiyah 7 Blimbing. Momentum positif ini terus berlanjut saat Spemudas menghadapi KMI Darul Islam di babak perempat final, di mana mereka kembali menunjukkan dominasinya dengan skor akhir 7-1.

Tantangan yang lebih berat dihadapi Spemudas ketika mereka bertemu dengan MTs Sunan Drajat dari Paciran, Lamongan, di babak semifinal. Pertandingan berlangsung ketat dan penuh perlawanan. Namun, dengan perjuangan keras, Spemudas akhirnya berhasil mengamankan satu tempat di final setelah memenangkan laga tersebut dengan skor tipis 2-1.

Di laga penentuan gelar juara, Spemudas kembali berhadapan dengan lawan yang tangguh, yaitu MTs Muhammadiyah 19 Labihan dari Brondong, Lamongan. Meskipun demikian, tim Spemudas tampil superior dan mencetak kemenangan telak 8-1. Skor impresif ini secara otomatis mengantarkan mereka untuk mengangkat trofi juara.

Kapten tim Spemudas, Bima Adi Nugroho, mengungkapkan rasa puas dan syukurnya atas pencapaian gemilang yang telah diraih oleh timnya.

“Alhamdulillah, saya puas dan bersyukur atas kemenangan ini, bisa mempersembahkan yang terbaik untuk sekolah,” tutur siswa yang berasal dari Desa Tenggulun, Lamongan, tersebut.

Bima Adi Nugroho tidak lupa menyampaikan apresiasinya dan ucapan terima kasih yang tulus kepada pelatih serta koordinator yang telah setia mendampingi seluruh anggota tim sepanjang turnamen berlangsung.

“Terima kasih juga kepada Pak Jio selaku pelatih yang sabar tapi tegas, dan Pak Miftah Uhya sebagai koordinator, yang terus membersamai dari awal hingga akhir pertandingan,” imbuhnya.

Dengan keberhasilan ini, Bima menyatakan harapannya agar tim futsal Spemudas dapat kembali berpartisipasi dan meraih prestasi di turnamen-turnamen lainnya di masa mendatang.

Pak Jio lebih lanjut menjelaskan bahwa futsal di Spemudas merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang sangat diminati oleh para siswa. Kegiatan ini dirancang secara khusus untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi siswa dalam mengembangkan potensi dan bakat mereka di bidang olahraga futsal.

Para pemain tim futsal Spemudas diketahui menjalani sesi latihan rutin sebanyak empat kali dalam seminggu. Intensitas dan porsi latihan akan ditingkatkan secara signifikan saat tim sedang dalam masa persiapan menghadapi sebuah turnamen. Latihan rutin ini biasa dilaksanakan setelah para siswa selesai menunaikan salat Asar berjemaah hingga menjelang sore hari, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Pak Jio, yang tidak hanya melatih futsal tetapi juga aktif mengajar di MA Al-Ishlah, menyampaikan rasa syukurnya yang mendalam atas prestasi membanggakan yang telah dicapai oleh anak didiknya. Beliau menambahkan bahwa dalam kurun waktu satu tahun terakhir, tim futsal Spemudas telah berhasil mengumpulkan berbagai penghargaan dan gelar juara. Daftar penghargaan yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Dengan demikian, gelar juara yang berhasil diraih dalam ajang Dies Natalis ke-23 SMKN 1 Brondong ini semakin memperpanjang daftar prestasi gemilang yang telah diukir oleh tim futsal Spemudas.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Ketika Mentari Menyengat: Edukasi dan Kesiapsiagaan Menghadapi Cuaca Panas Ekstrem di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik

23 Okt 2026 - 09:44 WIB

Ketika Mentari Menyengat: Edukasi dan Kesiapsiagaan Menghadapi Cuaca Panas Ekstrem di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik

Ketika Telur Bicara: Jeritan Petani Tuban dan Janji Program Pertanian yang Terhambat

23 Okt 2026 - 09:43 WIB

Ketika Telur Bicara: Jeritan Petani Tuban dan Janji Program Pertanian yang Terhambat

Hari Santri Nasional: SDIT Al-Ibrah Gresik Tanamkan Karakter SANTRI Lewat Salat Istiska

23 Okt 2026 - 09:42 WIB

Hari Santri Nasional: SDIT Al-Ibrah Gresik Tanamkan Karakter SANTRI Lewat Salat Istiska

Senyap Malam, Terhenti di Penjara: Kisah Tujuh Maling Sapi dan Motor di Lumajang

23 Okt 2026 - 06:12 WIB

Senyap Malam, Terhenti di Penjara: Kisah Tujuh Maling Sapi dan Motor di Lumajang

Ketika Beton Berkeluh: Menguji Kualitas Proyek Jalan Blabakan-Randualas di Bawah Terik Madiun

23 Okt 2026 - 06:11 WIB

Ketika Beton Berkeluh: Menguji Kualitas Proyek Jalan Blabakan-Randualas di Bawah Terik Madiun
Trending di Pendidikan